APTI Desak Pemerintah Atasi Banjir Impor Tembakau

Adhitya Himawan

Jum'at, 31 Maret 2017 | 07:36 WIB
APTI Desak Pemerintah Atasi Banjir Impor Tembakau
Aksi damai petani tembakau di depan kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/1/2017). [Dok APTI]

Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) mengadakan Musyawarah Kepengurusan Daerah di Provinsi D.I Yogyakarta yang dilaksanakan Kamis (30/3/2017) di Balai Desa Selo Pamioro , Bantul. Yogyakarta
penguatan kelembagaan dan kerja sama antar daerah penghasil tembakau sangat diperlukan untuk memperlancar pelaksanaan program kerja APTI. Musda APTI kemarin juga di hadiri oleh ketua DPD APTI dari Lampung, NTB, Jawa Barat, Jawa Timur.

"Musda APTI Kali Ini adalah Musda Istimewa," kata Ketua Umum APTI Agus Parmuji.

Ketua Panitia Sukro Nur Harjono Mengatakan APTI DIY merupaka bagian dari Organi sasi nasional yang sepakat secara bersama -sama memajukan petani tembakau Indonesia. Mengacu kepada Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART) APTI, serta Amanat Rakernas telah dilakukan di Kuningan Jawa Barat pada bulan lalu, Parmuji Keputusan Musda sebagai dasar pelaksanaan tugas dan tanggung jawab periode pengurusan 2017 - 2022, karena APTI sebagai Organisas p rofesi di tingkat nasional yang telah memiliki badan hukum yang sama, ole h karena itu di semua tingkatan.

APTI seluruh Indonesia memiliki visi dan misi yang sama yaitu memperjuangkan peta tembakau Indonesia agar lebih sejahtera dan berdaulat. Acara Musda Yogyakarta di Hadiri Oleh pengurus DPC yang ada di Provinsi Yogyakarta , kelompok tani dan tokoh masyarakat di Yogyakarta kurang lebih 4 00 peserta dari wilayah di Yogya karta dinas Terkait dan Bupati Bantul. Bahkan dalam sambutannya Bupati Bantul memberikan dukungan moral agar petani tembakau tetap solid dalam memperjuangkan RUU pertembakauan. 

"Kerja sama antar daerah penghasil tembakau yang konstruktif dapat menjadi salah satu tolok ukur bagi perubahan konstelasi industri tembakau d i Indonesia dan perubahan pendekatan yg lebih dalam menghadapi tantangan -tantangan baru. Peran penting APTI dalam percaturan pertembakaun diharapkan mampu membawa terwujudnya kesejahteraan petani tembakau. Terutama perjuangan tentang regulasi atau aturan aturan terkait Import Tembakau dari Luar Negeri," jelas Agus.

Menurutnya, keresahan petani tembakau tentang membanjirnya impor tembakau dari beberapa negara, seperti Cina, AS, Simbabwe, Turki dan India, yang membanjiri pasar Indonesia. Hal ini mempunyai pengaruh yang cukup signifikan terhadap pasakon tembakau di Indonesia, tentunya sangat berpengaruh terhadap harga jual tembaku lokal. Oleh karenanya, APTI menegaskan hal ini harus dikaji dan diberikan solusi oleh Pemerintah.

Data Kementerian Perindutrian RI menyebutkan bahwa tahun 2003 Jumlah Import Tembakau hanya 28 Ribu Ton, Tahun 2010 sebanyak 91 Ribu Ton dan pada puncaknya pada tahun 2012 mencapai 150.1 Ribu Ton. APTI mengusulkan kepada Pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk memberlakukan bea tarif masuk untuk tembakau serta pengenaan cukai yang lebih tinggi untuk tembakau impor. 

"Petani tembakau Indonesia harus berdaulat secara hukum artinya harus memiliki payung hukum yang bisa melindungi para petani tembakau, Yaitu UU Pertembakauan. Dalam penyediaan bahan baku tembakau sebaiknya tidak lagi tergantung pada import yg notabene tergantung dengan petani tembakau dari luar negeri, Jika kedaulatan dan kemandirian bisa terwujud maka kami yakin petani tembakau akan sejahtera," tutup Agus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serbuan Impor Tembakau Bikin Petani Galau dan Kelimpungan

Serbuan Impor Tembakau Bikin Petani Galau dan Kelimpungan

Bisnis | Sabtu, 25 Maret 2017 | 05:40 WIB

Ratusan Petani Tembakau Klaten Desak RUU Pertembakauan Disahkan

Ratusan Petani Tembakau Klaten Desak RUU Pertembakauan Disahkan

Bisnis | Sabtu, 25 Maret 2017 | 05:25 WIB

Baleg Menghimbau Pemerintah Kirimkan Surpres RUU Pertembakauan

Baleg Menghimbau Pemerintah Kirimkan Surpres RUU Pertembakauan

Bisnis | Sabtu, 25 Maret 2017 | 04:30 WIB

Ratas Masalah Tembakau

Ratas Masalah Tembakau

Foto | Selasa, 14 Maret 2017 | 20:37 WIB

Jokowi: Perhatikan Nasib Petani Saat Mengatasi Efek Tembakau

Jokowi: Perhatikan Nasib Petani Saat Mengatasi Efek Tembakau

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 18:51 WIB

2016, Kontribusi Cukai Rokok ke Negara Mencapai Rp136,5 Triliun

2016, Kontribusi Cukai Rokok ke Negara Mencapai Rp136,5 Triliun

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 15:09 WIB

Komunitas Kretek Klaim Rokok Bukan Faktor Tunggal Kanker

Komunitas Kretek Klaim Rokok Bukan Faktor Tunggal Kanker

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 15:05 WIB

Kelompok Anti Tembakau Diminta Tak Dramatisir RUU Pertembakauan

Kelompok Anti Tembakau Diminta Tak Dramatisir RUU Pertembakauan

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 11:26 WIB

Firman Minta Industri Media Berimbang Beritakan Isu Pertembakauan

Firman Minta Industri Media Berimbang Beritakan Isu Pertembakauan

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 08:36 WIB

Baleg DPR: Hanya Pemimpin Bodoh yang Matikan Industri Tembakau

Baleg DPR: Hanya Pemimpin Bodoh yang Matikan Industri Tembakau

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 08:24 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×