Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

10 Cara Usaha Grosir Baju Cepat Laris

Angelina Donna

Jum'at, 31 Maret 2017 | 17:34 WIB
10 Cara Usaha Grosir Baju Cepat Laris

Suara.com - Sebagai pengusaha Anda tidak bisa terus menunggu untuk mendapatkan pelanggan dan diam saja. Anda harus memiliki strategi khusus untuk memasarkan produk anda. Terutama dengan jenis dagangan bukanlah konsumsi, melainkan penjualan seperti pakaian dan pemenuhan kebutuhan lain. Apalagi persaingan perdagangan sangatlah tinggi meskipun sudah menjualnya secara grosir.

Lalu bagaimana tipsnya agar bisa memiliki usaha cepat laris? Berikut tipsnya :

Gunakan Sosial Media
Di era modern ini serba menggunakan teknologi dan juga mudah. Anda bisa memanfaatkan media marketing lainnya selain menjajakan pakaian. Media sosial sudah beralih fungsi, di mana bukan lagi sebagai komunikasi biasa melainkan untuk digunakan usaha dan juga bisnis. Coba gunakan media sosial khusus untuk promosikan grosir baju Anda. Apalagi dengan kata kunci yang tepat, banyak orang lebih mudah mencari kebutuhan dan keinginan mereka dibanding berkeliling di toko. Lebih mudah, dan Anda bisa membanting harga tentunya.

Lokasi yang Tepat
Kenapa toko di depan lebih mahal harganya dibanding toko yang terletak di belakang? Karena lokasi menentukan segalanya. Terutama jika berada di sebuah tempat yang besar seperti mal atau pusat grosir. Maka lokasi merupakan ukuran di mana Anda bisa mempromosikan barang lebih banyak lagi dan lebih bagus lagi. Anda juga bisa memanfaatkan tempat untuk menjadi pengingat bagi para pelanggan. Tak jarang pelanggan mengunjungi toko karena mengingat tempatnya. Untuk ukuran jualan baju, bentuk toko tidaklah terlalu penting melainkan lokasi yang mudah dijangkaulah yang penting.

Sediakan Tren Terbaru
Pakaian sudah sangat maju sekarang, baik jenis, model dan juga harga. Pun bahan dan kualitas yang digunakan. Seorang pengusaha pakaian dituntut untuk selalu tahu update pakaian terbaru bahkan jika perlu menyediakan pakaian yang kemungkinan disukai pasar, dan akan menjadi viral alias popular di masa selanjutnya. Dijamin toko grosir pakaian Anda akan laku keras.

Cari Agen dan Reseller
Toko grosir memang biasanya dibutuhkan oleh mereka yang ingin dijual kembali atau usaha kecil-kecilan. Namun selain mereka jika bisa mencari agen tambahan atau reseller, seperti anak buah untuk memperluas jaringan penjualan Anda. Jangan lupa tawarkan harga khusus untuk reseller atau agen. Dengan begitu mereka akan tertarik untuk menjadi anak buah dan mengambil pakaian dari Anda untuk dijual kembali.  

Pelayanan Oke
Pelayanan satu dari sekian banyak hal yang dibutuhkan pelanggan. Kenapa penjualan tinggi pasti mengutamakan penjual yang ramah, atau pelayan yang memang ramah. Karena hal tersebut menjadi nilai plus tersendiri, di mana seorang pembeli merasa nyaman ketika membeli di toko Anda. Meskipun ada beberapa konsumen yang mungkin tidak sesuai dengan sistem dan aturan penjualan, Anda bisa menegurnya secara perlahan. Tentu dengan begitu, para pelanggan akan merasa percaya dan nyaman berbelanja di toko anda.

Dahulukan Kualitas
Selalu dahulukan kualitas dibandingkan harga. Ketika menjadi penjual grosir, harga sudah menjadi kelebihan yang bisa anda banggakan. Karena grosir umumnya jauh lebih murah. Setelah itu gunakan kualitas sebagai promosi selanjutnya. Terutama konsumen saat ini sangatlah pintar. Di mana mereka bisa menemukan pakaian yang murah namun berkualitas. Anda harus menawarkan hal yang sama bahkan lebih lagi.

Buy one get One
Promo merupakan satu dari sekian banyak yang bisa meningkatkan nilai penjualan. Anda bisa menggunakan sistem marketing alias penjualan khusus seperti ini. Selain itu Anda bisa mendapatkan langganan baru dari sistem ini.

Grosir Pakaian Anak
Grosir pakaian memiliki banyak jenis, anda bisa memilih grosir pakaian anak yang mungkin banyak diinginkan. Di mana grosir pakaian anak memang diminati banyak orang tua. Terutama ketika menjual pakaian bayi atau balita yang notabene membutuhkan pakaian banyak karena sering sekali kotor. Seperti gurita bayi atau celana bayi yang bisa dijual pak atau lusin dengan harga khusus.

Grosir Pakaian Muslim
Pakaian muslim pasti diminati, terutama jika membelinya ketika musim lebaran atau hari raya muslim. Anda pasti bisa menjual banyak pakaian dan mendulang keuntungan.

Sistem Diskon dan Free Ongkir
Selanjutnya mungkin sistem yang bisa digunakan di media sosial atau penjualan online. Ketika ingin memberikan potongan harga mungkin sudah biasa. Maka Anda bisa memanfaatkan ongkir atau ongkos kirim. Dengan potongan 9.000 hingga 18.000 sudah menjadi ketertarikan tersendiri dan membuat persaingan dagang yang berbeda.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Inilah Aturan Baru Bilyet Giro, Apa Saja yang Berubah?

 Cara Mudah untuk Mendaftar Asuransi via Online

Daftar Investasi yang Bisa Dilakukan Pada Masa Krisis

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 4 Tanda Teman yang Gemar Berutang

Ini 4 Tanda Teman yang Gemar Berutang

Lifestyle | Senin, 27 Maret 2017 | 19:32 WIB

Intip Keuntungan Menjual Rumah Mewah

Intip Keuntungan Menjual Rumah Mewah

Bisnis | Jum'at, 24 Maret 2017 | 19:54 WIB

Ini 4 Cara Hemat Bos Facebook ini Perlu Anda Tiru

Ini 4 Cara Hemat Bos Facebook ini Perlu Anda Tiru

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 19:40 WIB

Lakukan Cara Ini Sebelum "Unpaid Leave"

Lakukan Cara Ini Sebelum "Unpaid Leave"

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 19:50 WIB

Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Bisnis | Senin, 20 Maret 2017 | 19:38 WIB

Terkini

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:37 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB