Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

10 Cara Usaha Grosir Baju Cepat Laris

Angelina Donna | Suara.com

Jum'at, 31 Maret 2017 | 17:34 WIB
10 Cara Usaha Grosir Baju Cepat Laris

Suara.com - Sebagai pengusaha Anda tidak bisa terus menunggu untuk mendapatkan pelanggan dan diam saja. Anda harus memiliki strategi khusus untuk memasarkan produk anda. Terutama dengan jenis dagangan bukanlah konsumsi, melainkan penjualan seperti pakaian dan pemenuhan kebutuhan lain. Apalagi persaingan perdagangan sangatlah tinggi meskipun sudah menjualnya secara grosir.

Lalu bagaimana tipsnya agar bisa memiliki usaha cepat laris? Berikut tipsnya :

Gunakan Sosial Media
Di era modern ini serba menggunakan teknologi dan juga mudah. Anda bisa memanfaatkan media marketing lainnya selain menjajakan pakaian. Media sosial sudah beralih fungsi, di mana bukan lagi sebagai komunikasi biasa melainkan untuk digunakan usaha dan juga bisnis. Coba gunakan media sosial khusus untuk promosikan grosir baju Anda. Apalagi dengan kata kunci yang tepat, banyak orang lebih mudah mencari kebutuhan dan keinginan mereka dibanding berkeliling di toko. Lebih mudah, dan Anda bisa membanting harga tentunya.

Lokasi yang Tepat
Kenapa toko di depan lebih mahal harganya dibanding toko yang terletak di belakang? Karena lokasi menentukan segalanya. Terutama jika berada di sebuah tempat yang besar seperti mal atau pusat grosir. Maka lokasi merupakan ukuran di mana Anda bisa mempromosikan barang lebih banyak lagi dan lebih bagus lagi. Anda juga bisa memanfaatkan tempat untuk menjadi pengingat bagi para pelanggan. Tak jarang pelanggan mengunjungi toko karena mengingat tempatnya. Untuk ukuran jualan baju, bentuk toko tidaklah terlalu penting melainkan lokasi yang mudah dijangkaulah yang penting.

Sediakan Tren Terbaru
Pakaian sudah sangat maju sekarang, baik jenis, model dan juga harga. Pun bahan dan kualitas yang digunakan. Seorang pengusaha pakaian dituntut untuk selalu tahu update pakaian terbaru bahkan jika perlu menyediakan pakaian yang kemungkinan disukai pasar, dan akan menjadi viral alias popular di masa selanjutnya. Dijamin toko grosir pakaian Anda akan laku keras.

Cari Agen dan Reseller
Toko grosir memang biasanya dibutuhkan oleh mereka yang ingin dijual kembali atau usaha kecil-kecilan. Namun selain mereka jika bisa mencari agen tambahan atau reseller, seperti anak buah untuk memperluas jaringan penjualan Anda. Jangan lupa tawarkan harga khusus untuk reseller atau agen. Dengan begitu mereka akan tertarik untuk menjadi anak buah dan mengambil pakaian dari Anda untuk dijual kembali.  

Pelayanan Oke
Pelayanan satu dari sekian banyak hal yang dibutuhkan pelanggan. Kenapa penjualan tinggi pasti mengutamakan penjual yang ramah, atau pelayan yang memang ramah. Karena hal tersebut menjadi nilai plus tersendiri, di mana seorang pembeli merasa nyaman ketika membeli di toko Anda. Meskipun ada beberapa konsumen yang mungkin tidak sesuai dengan sistem dan aturan penjualan, Anda bisa menegurnya secara perlahan. Tentu dengan begitu, para pelanggan akan merasa percaya dan nyaman berbelanja di toko anda.

Dahulukan Kualitas
Selalu dahulukan kualitas dibandingkan harga. Ketika menjadi penjual grosir, harga sudah menjadi kelebihan yang bisa anda banggakan. Karena grosir umumnya jauh lebih murah. Setelah itu gunakan kualitas sebagai promosi selanjutnya. Terutama konsumen saat ini sangatlah pintar. Di mana mereka bisa menemukan pakaian yang murah namun berkualitas. Anda harus menawarkan hal yang sama bahkan lebih lagi.

Buy one get One
Promo merupakan satu dari sekian banyak yang bisa meningkatkan nilai penjualan. Anda bisa menggunakan sistem marketing alias penjualan khusus seperti ini. Selain itu Anda bisa mendapatkan langganan baru dari sistem ini.

Grosir Pakaian Anak
Grosir pakaian memiliki banyak jenis, anda bisa memilih grosir pakaian anak yang mungkin banyak diinginkan. Di mana grosir pakaian anak memang diminati banyak orang tua. Terutama ketika menjual pakaian bayi atau balita yang notabene membutuhkan pakaian banyak karena sering sekali kotor. Seperti gurita bayi atau celana bayi yang bisa dijual pak atau lusin dengan harga khusus.

Grosir Pakaian Muslim
Pakaian muslim pasti diminati, terutama jika membelinya ketika musim lebaran atau hari raya muslim. Anda pasti bisa menjual banyak pakaian dan mendulang keuntungan.

Sistem Diskon dan Free Ongkir
Selanjutnya mungkin sistem yang bisa digunakan di media sosial atau penjualan online. Ketika ingin memberikan potongan harga mungkin sudah biasa. Maka Anda bisa memanfaatkan ongkir atau ongkos kirim. Dengan potongan 9.000 hingga 18.000 sudah menjadi ketertarikan tersendiri dan membuat persaingan dagang yang berbeda.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Inilah Aturan Baru Bilyet Giro, Apa Saja yang Berubah?

 Cara Mudah untuk Mendaftar Asuransi via Online

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 4 Tanda Teman yang Gemar Berutang

Ini 4 Tanda Teman yang Gemar Berutang

Lifestyle | Senin, 27 Maret 2017 | 19:32 WIB

Intip Keuntungan Menjual Rumah Mewah

Intip Keuntungan Menjual Rumah Mewah

Bisnis | Jum'at, 24 Maret 2017 | 19:54 WIB

Ini 4 Cara Hemat Bos Facebook ini Perlu Anda Tiru

Ini 4 Cara Hemat Bos Facebook ini Perlu Anda Tiru

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 19:40 WIB

Lakukan Cara Ini Sebelum "Unpaid Leave"

Lakukan Cara Ini Sebelum "Unpaid Leave"

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 19:50 WIB

Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Tips Memulai Bisnis Hidroponik

Bisnis | Senin, 20 Maret 2017 | 19:38 WIB

Terkini

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB