Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Wamenkeu Heran Rakyat Belum Sejahtera Meski APBN Selalu Naik

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 04 April 2017 | 12:15 WIB
Wamenkeu Heran Rakyat Belum Sejahtera Meski APBN Selalu Naik
Mardiasmo (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengaku heran selama ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sangat besar dan selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya. Namun, kenaikan jumlah APBN tersebut belum bisa menyejahterahkan seluruh masyarakat di Indonesia.

Hal ini terlihat masih bersarnya angka ketimpangan di Indonesia yang masih tinggi. Bahkan dana transfer ke daerah juga sudah cukup besar dengan gini rasio sebesar 0,41 persen.

"Padahal kalau dilihat dari APBN-nya naik terus sekarang sudah Rp 1.000 triliun. Transfer ke daerah dulu masih Rp 300-an triliun, sekarang sudah Rp 700-an triliun. Tapi dari jumlah yang banyak itu ko enggak nendang, nggak inline dengan  yang didapat rakyat, sejahtera yang seperti apa? Bagaimana bisa memperbaiki itu? Apa yang salah?" kata Mardiasmo di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2017).

Selain itu,lanjut Mardiasmo, selain APBN, Indonesia juga memiliki dana tambahan dari program tax amnesty atau pengampunan pajak sekitar Rp100 triliun. Namun tetap saja ketimpangan itu masih lebar.

Dia melanjutkan, setelah 71 tahun merdeka kondisi ini menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Indonesia. Pemerintah memang telah mengeluarkan berbagai langkah alternatif tetapi tetap saja belum dapat menekan ketimpangan.

Salah satu langkah reformasi yang dapat dilakukan Pemerintah adalah dengan menjadi akselerator bagi masyarakat. Tidak sebatas mengeluarkan peraturan, Pemerintah perlu memastikan realisasi dana belanja Negara sampai kepada masyarakat.

"Saya setuju dengan Presiden, pemerintah saat ini bukan regulator lagi. Tapi akselerator. Kalau regulator hanya buat aturan saja. Kita sudah saatnya mengakselarasi. Blusukan itu akselarasi, agar yang dikeluarkan bisa diimplementasikan, dan langsung ada hasil," katanya.

Oleh sebab itu, Mardiasmo berharap, untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan adanya sinergisitas antara Pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah. Dengan adanya sinergitas antara Pemerintah Pusat dan daerah, Pemerintah lebih mudah mengontrol dana yang diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat. Sinergi tersebut, juga dapat diwujudkan dari segala sektor penggerak roda perekonomian,

"Caranya, sinergi Pemerintah Pusat dan daerah. Bagaimana inline kan APBD Kota, Kabupaten. Dan sinergi di seluruh sektor, fiskal, moneter, jasa keuangan dan pelaku usaha," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menhub Targetkan Anggaran Kemenhub 2017 Terserap 92 Persen

Menhub Targetkan Anggaran Kemenhub 2017 Terserap 92 Persen

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 04:30 WIB

Sri Mulyani Akui Ada Pemborosan Anggaran Rp8,7 Triliun di 2017

Sri Mulyani Akui Ada Pemborosan Anggaran Rp8,7 Triliun di 2017

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 13:50 WIB

Sri Mulyani Sindir Penggunaan Anggaran Negara Masih Amburadul

Sri Mulyani Sindir Penggunaan Anggaran Negara Masih Amburadul

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 13:29 WIB

Sri Mulyani: Anggaran yang Baik Tak Harus Complicated

Sri Mulyani: Anggaran yang Baik Tak Harus Complicated

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 12:26 WIB

Jokowi Larang Kebijakan Money Follow Function

Jokowi Larang Kebijakan Money Follow Function

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 15:00 WIB

Gaji dan Tunjangan Direksi BUMN Dikritik Terlalu Besar

Gaji dan Tunjangan Direksi BUMN Dikritik Terlalu Besar

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 11:21 WIB

Demi Efisiensi, Anggaran Perjalanan Dinas di Kota Ini Ditekan

Demi Efisiensi, Anggaran Perjalanan Dinas di Kota Ini Ditekan

Bisnis | Minggu, 22 Januari 2017 | 21:33 WIB

Menkeu Ungkap Dua Fokus Utama Evaluasi APBN 2016

Menkeu Ungkap Dua Fokus Utama Evaluasi APBN 2016

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 15:37 WIB

Sri Mulyani Dicecar DPR Soal JPMorgan dan STNK

Sri Mulyani Dicecar DPR Soal JPMorgan dan STNK

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 13:57 WIB

Misbakhun Waswas Ijon Cukai Mengurangi Kredibilitas APBN 2017

Misbakhun Waswas Ijon Cukai Mengurangi Kredibilitas APBN 2017

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 18:30 WIB

Terkini

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:43 WIB

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:33 WIB

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:37 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB