Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jokowi Mengaku Pernah Mengontrak Rumah Tipe 25

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 04 Mei 2017 | 20:09 WIB
Jokowi Mengaku Pernah Mengontrak Rumah Tipe 25
Presiden Jokowi meresmikan Villa Kencana Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. [Foto Biro Pers Istana]

Program sejuta rumah yang digagas pemerintah masih terus bergulir. Setelah beberapa waktu sebelumnya Presiden Joko Widodo meresmikan sendiri proyek pembangunan Rusunami di kawasan Tangerang Selatan, sore ini, Kamis (4/5/2017), Jokowi dirinya kembali meresmikan pembangunan hunian lainnya.

Pembangunan hunian layak huni dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang diresmikan kali ini berada di Cikarang, Jawa Barat. Hunian berupa rumah tapak tersebut tepatnya terletak di Villa Kencana Cikarang, Jalan Raya Pulo Sirih, Sukakarya, Kabupaten Bekasi.

Sebanyak 8.749 unit rumah akan disiapkan pada proyek pembangunan tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.734 unit telah diselesaikan dan sebanyak 3.600 unit telah dilakukan akad jual beli.

"Saya senang sekali. Jadi pembangunan rumah sederhana untuk rakyat seperti yang ada di Villa Kencana Cikarang ini sudah dibangun 4.734 unit. Akan dibangun lagi 4.015 unit dan yang sudah akad 3.600 unit. Tipe rumahnya 25/60. Harganya Rp112-141 juta," ujar Presiden Jokowi.

Jokowi sempat berdialog dengan beberapa pembeli hunian tersebut. Ia ingin mendengar langsung dari masyarakat apakah harga yang ditawarkan pemerintah beserta cicilannya itu masih dirasakan membebani masyarakat. "Harganya Rp112-141 juta, ini mahal tidak?" tanya Jokowi.

Uus Kusnadi, seorang pembeli yang ditanyakan langsung oleh Presiden, menyatakan kesanggupannya untuk membeli hunian dengan harga yang ditawarkan tersebut. Ia juga mengaku sanggup untuk membayarkan cicilan sebesar Rp750-900 ribu yang telah ditetapkan. "Insya Allah, Pak. Pasti," jawab Uus.

Kesanggupan yang sama juga dinyatakan oleh pembeli lainnya yang mengaku berpenghasilan sekitar Rp3,5 juta per bulannya. "Pendapatan saya Rp3,5 juta per bulan. Untuk bayar angsuran rumah Rp700 ribu. Itu masih ada sisa buat yang lain-lainnya nanti," kata Eep.

Kemudian, agar lebih membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan hunian terjangkau tersebut, pemerintah juga memberikan bantuan uang muka dan administrasi sebesar Rp4 juta. Sementara untuk pembayaran di muka ditetapkan sebesar 1 persen.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara sempat menceritakan soal pengalamannya dahulu ketika mengontrak rumah. Presiden menjelaskan bahwa rumah yang dikontraknya dulu serupa dengan tipe yang ditawarkan di Villa Kencana Cikarang ini.

"Dulu saat saya mengontrak rumah, kamarnya juga ada dua. Sama dengan yang ini. Tipe 25 besar, ada dua kamar dan satu kamar mandi. Saya dulu sembilan tahun mengontrak baru bisa beli rumah. Jadi Alhamdulillah kalau ini bisa dicicil dengan baik. Kalau boleh saya beli satu, Pak Dirut?" canda Jokowi.

Jokowi pun memastikan bahwa pihaknya akan terus mengupayakan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat. Tak hanya di Pulau Jawa saja, tapi juga di pulau-pulau lainnya di seluruh Indonesia.

"Inilah yang ingin kita bangun di mana-mana. Di seluruh kota yang ada di Tanah Air ini karena sudah dianggarkan di APBN kita. Targetnya saya kira akan tercapai sesuai dengan yang telah kita gariskan," ucap Jokowi mengakhiri.

Turut mendampingi Presiden, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Dirut BTN Maryono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Total KPR BTN Dalam Program Sejuta Rumah Rp144,37 Triliun

Total KPR BTN Dalam Program Sejuta Rumah Rp144,37 Triliun

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 19:42 WIB

Sukseskan Sejuta Rumah, BTN Siapkan Villa Kencana Cikarang

Sukseskan Sejuta Rumah, BTN Siapkan Villa Kencana Cikarang

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 19:34 WIB

Jokowi: Potensi Ekonomi Laut dan Perikanan RI Rp19 Ribu Triliun

Jokowi: Potensi Ekonomi Laut dan Perikanan RI Rp19 Ribu Triliun

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 17:52 WIB

Jokowi Minta Nelayan Berani Budidaya Perikanan Lepas Pantai

Jokowi Minta Nelayan Berani Budidaya Perikanan Lepas Pantai

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 17:39 WIB

Presiden Jokowi: Sejak 1997, Ekonomi Indonesia Tumbuh 300 Persen

Presiden Jokowi: Sejak 1997, Ekonomi Indonesia Tumbuh 300 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Mei 2017 | 17:00 WIB

Jokowi: Tantangan Besar Kebebasan Pers Saat Ini adalah Hoax

Jokowi: Tantangan Besar Kebebasan Pers Saat Ini adalah Hoax

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 23:36 WIB

Inilah Sebab Hubungan Buruh dan Pengusaha Kerap Bertentangan

Inilah Sebab Hubungan Buruh dan Pengusaha Kerap Bertentangan

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 16:38 WIB

Jokowi Evaluasi Proyek Strategis Nasional di 22 Provinsi

Jokowi Evaluasi Proyek Strategis Nasional di 22 Provinsi

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 16:17 WIB

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Jokowi Dianggap Salah Data Soal Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 14:51 WIB

Gerindra: Banyak Proyek Infrastruktur Mangkrak di Era Jokowi

Gerindra: Banyak Proyek Infrastruktur Mangkrak di Era Jokowi

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 13:09 WIB

Terkini

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:38 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:20 WIB

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:59 WIB

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:41 WIB