Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

ASRIM Keberatan Minuman Ringan Dikenakan Cukai

Adhitya Himawan

Selasa, 09 Mei 2017 | 04:55 WIB
ASRIM Keberatan Minuman Ringan Dikenakan Cukai
Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM). [Dok ASRIM]

Rangkaian paket kebijakan ekonomi pemerintah untuk mendukung dunia usaha dan investasi telah memberikan harapan baru bagi para pelaku industri, tidak terkecuali pengusaha industri minuman ringan.
Namun tantangan terhadap industri minuman masih tetap tinggi, khususnya terkait dengan kebijakan/regulasi yang akan berdampak langsung pada biaya dan harga jual serta kebijakan yang berdampak pada alur proses perijinan yang panjang dan kompleks.

Wacana kebijakan cukai masih menyisakan kekhawatiran yang serius bagi pengusaha minuman, karena secara langsung akan berdampak langsung pada beban biaya dan harga jual. Terkait wacana cukai minuman berpemanis, Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM )tetap berpandangan bahwa wacana kebijakan terhadap satu kategori produk tertentu untuk menanggulangi epidemi Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah tidak tepat bahkan kontra produktif.

“PTM seperti obesitas dan diabetes merupakan kondisi yang kompleks, yang tidak hanya disebabkan oleh satu jenis produk minuman atau makanan tertentu. Ini berkaitan dengan pola hidup masyarakat secara total, seimbang dengan pola konsumsi dan aktifitas fisik yang seimbang. Karenanya, tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu mekanisme. ASRIM siap untuk terus bersinergi bersama pemerintah mencari solusi yang tepat dan efektif”, kata Triyono Pridjosoesilo, Ketua ASRIM, di Jakarta, Senin (8/5/2017).

Terkait dengan isu kemasan plastik yang juga semakin menjadi perhatian, ASRIM juga mengkritisi wacana kebijakan cukai plastik kemasan produk minuman. “Kami terus mendorong pemerintah agar menyiapkan kebijakan pengelolaan sampah tepat sasaran, terintegrasi dan berkelanjutan. Plastik kemasan produk minuman (jenis plastik PET) bekas pakai merupakan salah satu bahan yang masih bernilai ekonomis tinggi. Penelitian Komposisi Sampah DKI Jakarta tahun 2010 oleh Universitas Indonesia menunjukkan bahwa sampah plastik bekas kemasan sudah terserap oleh sektor informal untuk proses daur ulang," ujar Triyono.

“Pada intinya, kami mendukung upaya pemerintah dalam menyusun roadmap kebijakan pengelolaan sampah dan terus akan memastikan agar jangan sampai pemerintah justru melahirkan kebijakan yang salah, yang memberatkan industri namun tetap tidak menyelesaikan masalah sampah yang sebenarnya,” tambah Triyono.

Diluar dua wacana kebijakan cukai ini, beberapa kebijakan yang juga menjadi perhatian serius para pelaku industri minuman ringan diantaranya: RUU Sumber Daya Air yang mengatur pemanfaatan air hanya untuk BUMN dan BUMD; RUU Kewajiban sertifikasi Halal; hingga peraturan Menteri Perdagangan yang baru-baru ini dikeluarkan tentang Perdagangan gula rafinasi melalui Pasar Lelang Komoditas. Beberapa kebijakan ini akan membawa pengharuh besar terhadap alur proses perijinan yang panjang dan kompleks.

Industri minuman merupakan industri yang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan juga penyerapan tenaga kerja. Data Kementerian Perindustrian tahun 2013 lalu menunjukkan tenaga kerja langsung di sektor industri minuman saja adalah sekitar 120,000 orang, dengan multiplier effect jumlah anggota rumah tangga yang menjadi tanggungannya rata-rata sebanyak 3-4 orang. Dari komposisi pelaku usaha, industri ini banyak melibatkan sektor usaha mikro dan informal dari sisi distribusi. Sebagai gambaran, dalam Economic Impact Study terhadap Minuman Berkarbonasi di tahun 2012 lalu didapatkan bahwa lebih dari 60 persen produk minuman berkarbonasi dijual oleh pedagang tradisional termasuk usaha kecil, dengan rata-rata omset minuman ringan adalah 41 persen.

“Apabila terjadi penurunan omset minuman ringan, akan berdampak besar bagi omset perdagangan secara keseluruhan. Oleh karena itu, kami memandang sangat sangat penting terus dapat bersinergi bersama pemerintah dalam proses perumusan kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri minuman di Indonesia”, tutup Triyono.

baca juga

Saat ini , ASRIM beranggotakan 25 lebih perusahaan produsen minuman ringan non-alkohol dan non-suplemen, baik berskala multi-national corporation, hingga UMKM dan mewadahi ratusan ribu pekerja langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investasi Masuk di Sektor Industri Minuman Ringan Rp18,5 Triliun

Investasi Masuk di Sektor Industri Minuman Ringan Rp18,5 Triliun

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2017 | 04:47 WIB

Sektor Padat Karya Jadi Kunci Atasi Masalah Pengangguran

Sektor Padat Karya Jadi Kunci Atasi Masalah Pengangguran

Bisnis | Sabtu, 06 Mei 2017 | 05:46 WIB

Ternyata Kontrak Kerja Proyek e-KTP Diubah Sembilan Kali

Ternyata Kontrak Kerja Proyek e-KTP Diubah Sembilan Kali

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 17:19 WIB

ThreadSol, Kunci Efisiensi Bisnis Pabrik Garmen di Indonesia

ThreadSol, Kunci Efisiensi Bisnis Pabrik Garmen di Indonesia

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 18:35 WIB

Penjualan BUMN PT Dirgantara Indonesia Adalah Hoax!

Penjualan BUMN PT Dirgantara Indonesia Adalah Hoax!

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 21:12 WIB

Total Aset Kimia Farma Tahun 2016 Capai Rp4,61 Triliun

Total Aset Kimia Farma Tahun 2016 Capai Rp4,61 Triliun

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 09:24 WIB

Pemerintah Rombak Dewan Direksi dan Komisaris Kimia Farma

Pemerintah Rombak Dewan Direksi dan Komisaris Kimia Farma

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 09:16 WIB

Praktik Insider Trading Ancam Rugikan BUMN

Praktik Insider Trading Ancam Rugikan BUMN

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 07:55 WIB

Jokowi Ingin Kalsel Beralih Dari Pertambangan ke Pengolahan

Jokowi Ingin Kalsel Beralih Dari Pertambangan ke Pengolahan

Bisnis | Selasa, 11 April 2017 | 08:43 WIB

Menteri BUMN Tunjuk Budiman Saleh Jadi Dirut PT PAL

Menteri BUMN Tunjuk Budiman Saleh Jadi Dirut PT PAL

Bisnis | Senin, 03 April 2017 | 15:48 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

MUTU Umumkan Private Placement Rp 29,9 Miliar, Incar Ekspansi Bisnis Karbon

MUTU Umumkan Private Placement Rp 29,9 Miliar, Incar Ekspansi Bisnis Karbon

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:08 WIB

Daftar Marketplace yang Bakal Beri Diskon Biaya Layanan 50 Persen

Daftar Marketplace yang Bakal Beri Diskon Biaya Layanan 50 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:51 WIB

Asosiasi E-commerce hingga Pengusaha Dukung Purbaya Tarik Pajak Marketplace

Asosiasi E-commerce hingga Pengusaha Dukung Purbaya Tarik Pajak Marketplace

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:49 WIB

Pegadaian Praya Dukung Infrastruktur Sekolah dan Edukasi Investasi Emas bagi Siswa

Pegadaian Praya Dukung Infrastruktur Sekolah dan Edukasi Investasi Emas bagi Siswa

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:33 WIB

Berlaku Agustus 2026, DJP Klaim Pungutan ke Marketplace Bukan Pajak Baru

Berlaku Agustus 2026, DJP Klaim Pungutan ke Marketplace Bukan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:22 WIB

IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini

IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:01 WIB

Harga Tiket Pesawat Turun Setelah BBM Avtur Melemah?

Harga Tiket Pesawat Turun Setelah BBM Avtur Melemah?

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:54 WIB

B50 Resmi Berlaku, INDEF Beberkan Ancaman Kenaikan Harga Minyak Goreng

B50 Resmi Berlaku, INDEF Beberkan Ancaman Kenaikan Harga Minyak Goreng

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:44 WIB

BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat

BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:21 WIB

×