Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Raih Keuntungan dengan Barang-Barang Koleksi Anda

Angelina Donna | Suara.com

Rabu, 12 Juli 2017 | 20:24 WIB
Raih Keuntungan dengan Barang-Barang Koleksi Anda

Suara.com - Setiap orang pasti memiliki hobi yang berbeda-beda. Tak jarang dari hobi tersebut masuk dalam kategori unik. Namun, pernahkah Anda berpikir untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dari hobi tersebut?

Menghasilkan uang dari hobi yang dimiliki merupakan dambaan semua orang. Selain bekerja pada suatu perusahaan, ternyata hobi juga bisa memberikan penghasilan yang jumlahnya tak kalah besar dengan gaji bulanan. Masalahnya adalah masih banyak orang yang belum mengetahui hobi seperti apa yang bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Jika Anda termasuk salah seorang yang suka mengoleksi barang-barang lucu, unik dan antik, itu berarti Anda secara tidak langsung sudah melakukan investasi. Lambat laun, barang-barang yang Anda miliki bisa bernilai jual tinggi. Apalagi jika koleksi tersebut semakin populer di masa sekarang.

Menghasilkan uang dari hobi memang bukan perkara yang mudah. Namun, bukan berarti gagalkan? Ada banyak orang di luar sana yang telah sukses dari hobi yang dimilikinya. Fakta menariknya, hobi ini tidak memiliki batasan usia. Jadi bisa dilakukan oleh semua orang dari kalangan usia.

Bila Anda tertarik untuk melakukan investasi barang koleksi, ada beberapa tips yang perlu diketahui, di antaranya:

Mengenali Barang Koleksi
Mengenali di sini bukan sekedar tahu saja, melainkan tahu mengenai seluk beluk barang koleksi tersebut, seperti harga yang pantas, ke mana menjualnya, dan di mana bisa membelinya. Jika sasaran pasar untuk menjual barang koleksi tersebut besar, maka jerih payah untuk mengoleksinya tidak akan sia-sia. Hal ini tentu saja berbanding terbalik jika segmen pasar tidak tersedia, maka usaha yang dilakukan akan sia-sia.

Selektif dalam Memilih Barang
Tidak semua barang koleksi memiliki harga jual yang tinggi. Untuk itulah Anda harus selektif dalam memilih barang. Carilah informasi penting terkait barang koleksi dan seberapa besar ketertarikan masyarakat terhadap barang tersebut. Dengan demikian, keuntungan yang dihasilkan bisa maksimal.

Peka Melihat Hambatan
Melihat keuntungan saja tidak pas rasanya tanpa melihat hambatan. Ada banyak hal yang bisa membuat bisnis mengoleksi barang-barang tersebut menurun, misalnya terjadinya inflasi. Untuk itu, Anda perlu mencari sumber dan informasi dari berbagai media cetak maupun internet agar siap untuk menghadapi keadaan tersebut.

Perhatikan Usia Barang Koleksian
Semakin tua usia barang tersebut, semakin mahal pula harganya. Jika ingin menjual koleksi tersebut, sebaiknya jangan terburu-buru. Tunggulah beberapa tahun kemudian agar nilai jualnya semakin tinggi. Sebagai saran, tanyakanlah berapa ketahanan usia barang yang hendak dibeli kepada penjual. Tujuannya agar Anda mengetahui sampai berapa lama barang tersebut tahan untuk disimpan.

Miliki Modal yang Cukup
Hobi mengoleksi barang-barang antik juga membutuhkan modal yang tidak sedikit. Apalagi jika barang tersebut dianggap mahal dan berguna pada zaman dulu. Sudah pasti harga jualnya saat ini tinggi, bukan? Jadi pastikan kalau modal cukup agar hobi bisa berjalan sesuai harapan.

Anggap Kompetitor Sebagai Penyemangat
Hobi mengoleksi barang-barang antik tidak hanya disenangi oleh satu dua orang saja, melainkan puluhan bahkan ratusan orang. Tersedianya peluang yang besar untuk menghasilkan keuntungan yang maksimal membuat orang lain juga semakin bersemangat mengoleksinya. Ini berarti Anda memiliki kompetitor untuk menjual barang tersebut. Benar, tidak?

Kita kerap kali menganggap kompetitor sebagai musuh yang harus dihindari. Tak jarang dari kita memiliki niat buruk untuk menjatuhkan para pesaing. Perlu diketahui, pesaing tidak selamanya menjadi musuh. Keberadaan mereka bisa dijadikan sebagai penyemangat dalam menjalankan bisnis. Disinilah Anda diajarkan untuk selalu berinovasi dan menghadirkan ide-ide kreatif demi kelancaran bisnis yang dijalankan.

Itulah tips untuk meraih keuntungan dari koleksi barang-barang Anda. Mengetahui tipsnya saja belum cukup kalau tidak mengetahui barang apa yang memiliki nilai yang tinggi untuk dijual. Berikut adalah contoh barang yang bisa dijadikan koleksi, di antaranya:

Lukisan
Di berbagai belahan dunia, lukisan menjadi barang antik yang bernilai tinggi. Seperti lukisan Monet. Kalau diuangkan, mungkin harganya mencapai miliaran rupiah. Namun sayangnya lukisan tersebut telah ditempatkan di museum dan tidak untuk dijual.

Mobil Antik
Saat ini, banyak orang yang hobi untuk mengoleksi mobil antik tahun 70an hingga 80an. Ini disebabkan karena model dan bentuk dari mobil tersebut lucu dan unik. Harga jual dari mobil ini juga tak kalah mahalnya, terlebih lagi jika mesinnya telah diganti dengan mesin baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Tips Cepat Naik Haji

Ini Dia Tips Cepat Naik Haji

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 20:00 WIB

Tips Efektif Mengelola Keuangan Bisnis dan Usaha

Tips Efektif Mengelola Keuangan Bisnis dan Usaha

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 19:07 WIB

Punya Masalah Keuangan? Pelajari 4 Jurus Ini

Punya Masalah Keuangan? Pelajari 4 Jurus Ini

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 21:00 WIB

5 Tips Liburan Hemat Selama Musim Libur Lebaran

5 Tips Liburan Hemat Selama Musim Libur Lebaran

Bisnis | Kamis, 29 Juni 2017 | 20:00 WIB

Ini Empat Penyebab Anda Gagal Mengelola Uang

Ini Empat Penyebab Anda Gagal Mengelola Uang

Bisnis | Rabu, 28 Juni 2017 | 20:05 WIB

Terkini

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:17 WIB

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:00 WIB

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:56 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:06 WIB

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:55 WIB