Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Begini Cara Orang Sukses Mengatur Keuangan di Usia 20-an

Angelina Donna | Suara.com

Rabu, 09 Agustus 2017 | 20:00 WIB
Begini Cara Orang Sukses Mengatur Keuangan di Usia 20-an

Suara.com -
Menginjak usia 20 tahun ternyata tidaklah mudah seperti yang diperkirakan, terutama dalam mengatur keuangan. Orang kaya dan sukses juga tak luput dari kesalahan dalam mengatur keuangan ketika berusia 20 tahunan.

Oleh karena itu, Anda perlu memahami bagaimana cara mengatur keuangan di usia 20 tahun. Berangkat dari pengalaman para orang sukses, simak saran berikut soal atur uang di usia 20 tahun.

Siapkan Dana Darurat
Pendiri Patron tequila, John Paul DeJoria dan John Paul Mitchell mengatakan, "Sebelum investasi dan membangun bisnis, pastikan Anda memiliki cukup uang untuk disimpan setidaknya dalam enam bulan ke depan untuk membayar tagihan atau biaya apa pun yang akan muncul. Sangat penting untuk memiliki dana cadangan dalam enam bulan ke depan sebelum berinvestasi atau hadapi sesuatu yang tidak sesuai harapan."

Dari semua uang yang diterima, sisihkan sebagian darinya untuk disimpan sebagai dana darurat. Jadi, jangan seluruhnya dihabiskan untuk pengeluaran sehari-hari.

Kelola Kartu Kredit dengan Baik
Mark Cuba, seorang Miliarder, pernah berkata, "Saya berharap tahu kalau kartu kredit merupakan salah satu yang membuat keuangan menjadi buruk. Lebih baik memiliki tabungan dan investasikan uang di saham."

Saat kita memiliki dan membawa kartu kredit ke mana pun pergi, keinginan untuk terus membelanjakan uang semakin besar karena uang tersebut tidak tampak. Tanpa disadari, utang semakin menumpuk dan bahkan tak ada sisa untuk ditabung. Jadi, alangkah baiknya untuk tidak memiliki kartu kredit atau memiliki, tapi dengan pengaturan yang tepat dalam penggunaannya.

Mengasah Keahlian
Penulis Buku The 4-Hour Workweek, Tim Ferriss pernah berkata, ketika berusia 20 tahun, lebih baik untuk mengoptimalkan diri dengan belajar ketimbang mengincar banyak uang. "Anda dapat belajar untuk memiliki pengalaman membuat kesepakatan dan mencari keterampilan," ujar Ferriss.

Ia menuturkan, dengan memprioritaskan keterampilan lebih cepat, akan mendorong produktivitas ke depannya.

Pada usia 20 tahunan, kita sebaiknya memperbanyak untuk menggali potensi diri dan meningkatkan keterampilan. Dengan begitu, kita bisa lebih matang saat tiba waktunya memasuki dunia kerja.

Tentukan Tujuan Keuangan
Penulis buku Financially Fearless, Alexa von Tobel berkata, "Tidak memiliki tujuan keuangan itu sesuatu yang tidak baik. Apa yang saya lihat selama ini, tanpa pendidikan keuangan pribadi, uang akan mudah hilang tanpa mengetahui ke mana perginya," ujar Tobel.

Menurut Tobel, pihaknya beruntung dapat belajar keuangan ketika masih berusia 20 tahunan. Dengan pengetahuannya, ia juga membantu orang lain untuk bijak mengatur keuangan. Intinya, pandai-pandailah dalam mengatur keuangan sebesar apa pun yang didapatkan.

Kejar Passion Terlebih Dahulu, Uang Kemudian
Pendiri TOMS, Blake Mycoskie, pernah berujar, "Ketika berusia 20 tahun, saya menyarankan agar setiap orang dapat mengikuti apa yang disukainya ketimbang mengejar uang. Saya telah melihat seseoroang yang mengikuti kata hati dan apa yang disukainya dan akhirnya mereka sukses."

Menurutnya, pada usia 20 tahun, tidak perlu khawatir mengenai uang. Akan tetapi, Anda harus fokus pada sesuatu yang disukai.

Contohnya, ketika berusia 20 tahunan, Anda menginjak status mahasiswa tingkat akhir. Karena merasa terlalu banyak waktu luang, Anda memutuskan untuk bekerja ketimbang menyelesaikan skripsi.

Alhasil, Anda terbuai dalam pencarian uang dan skripsi terbengkalai. Oleh karena itu, sebaiknya selesaikan tugas skripsi dengan cara-cara yang menyenangkan terlebih dahulu. Misalnya, mengerjakan skripsi sambil menjalani suatu hobi seperti travelling.

Percaya Diri
Penulis Buku dan Pendiri FinishRich Media, David Bach, mengatakan bahwa dirinya selalu menuturkan kepada seseorang, lebih mudah untuk bertaruh kepada diri sehingga menjadi pemenang. "Kau akan memiliki impian besar untuk dapat melawan rintangan besar sehingga dapat menjangkau orang lain."

Selanjutnya, ia memberi petuah, “Ketika penghasilan menghampiri Anda, sebaiknya, membayar diri sendiri terlebih dahulu”. Maksudnya, saat Anda mendapatkan penghasilan, tidak ada salahnya untuk memanjakan diri sendiri.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

 Urusan Pajak Bisa Dikuasakan, Inilah Ketentuan Wakil dan Kuasa Wajib Pajak

Buat Anak Pintar Berbisnis dengan Cara Simpel Ini

Tips Berburu Tiket Murah untuk Liburan Akhir Tahun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilihan Investasi Berikut Cocok untuk Anak Muda, Apa Saja?

Pilihan Investasi Berikut Cocok untuk Anak Muda, Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2017 | 19:57 WIB

Masalah-Masalah Keuangan Ini Dapat Menyebabkan Perceraian

Masalah-Masalah Keuangan Ini Dapat Menyebabkan Perceraian

Lifestyle | Senin, 07 Agustus 2017 | 18:32 WIB

Tips Sukses Memilih Bisnis Waralaba

Tips Sukses Memilih Bisnis Waralaba

Bisnis | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 07:00 WIB

Tips Jitu Berinvestasi bagi Perempuan

Tips Jitu Berinvestasi bagi Perempuan

Lifestyle | Kamis, 03 Agustus 2017 | 20:53 WIB

Terkini

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:06 WIB

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:55 WIB

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:41 WIB

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:25 WIB

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB