Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jonan: Divestasi Freeport Simbol Kedaulatan Negara

Ardi Mandiri | Suara.com

Rabu, 06 September 2017 | 02:10 WIB
Jonan: Divestasi Freeport Simbol Kedaulatan Negara
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan, CEO Freeport-McMoran Copper & Gold Inc Richard Adkerson menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait divestasi saham di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (29/8).

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan divestasi yang disepakati PT Freeport atau bersedia melepas sahamnya sebanyak 51 persen merupakan simbol dari kedaulatan negara.

"Untuk masalah PT Freeport Indonesia, arahan Bapak Presiden adalah tetap mengedepankan kedaulatan negara atau mengedepankan pasal 33 UUD 1945 yaitu semua bumi air dan kekayaan alam di dalamnya di kuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," ujar Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Berdasarkan data yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa, pada laman Kementerian ESDM menyatakan PT Freeport Indonesia (PT FI) telah bersedia melepaskan 51 persen sahamnya untuk Pemerintah Indonesia.

Keputusan tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Selain sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, pelepasan saham 51 persen itu menurut Ignasius Jonan merupakan simbol kedaulatan Bangsa Indonesia dalam pengelolaan tambang gresberg di Timika, Papua.

Jonan percaya bahwa pengelolaan sumber daya pada suatu hari harus bisa dikelola oleh putra putri bangsa Indonesia, hal tersebut dimaknai dengan suatu lompatan untuk mulai menguasai banyak tantangan terutama freeport memang simbolis untuk minerba. Sama halnya dengan Blok Mahakam, setelah kontrak dengan total habis, sekarang dikelola oleh PT Pertamina.

Menurut Jonan, bersedianya PT Freeport Indonesia melepaskan sahamnya sebesar 51 persen dan dimiliki oleh negara merupakan simbol kedaulatan bangsa Indonesia terhadap tambang Gresberg.

"Ini merupakan suatu pencapaian yang besar. Ini kan bisnis ya, jadi bisnis itu win-win, tidak ada bisnis yang win-lose. Kalau 51 persen kan Presiden mengarahkan juga," jelas Jonan.

Selain harus melepaskan sahamnya sebesar 51 persen sebelum diperpanjang kontraknya, sesuai dengan peraturan yang berlaku, PT Freeport Indonesia juga harus membangun pabrik pemurnian dan pengolahan (smelter) dalam waktu lima tahun serta melakukan pembayaran pajak, PNBP, dan membayar royalti yang harus lebih besar dari sebelumnya.

"Pembelian saham 51 persen itu yang dibeli ini bukan tambangnya, tapi managemennya, peralatannya, teknologinya, organisasinya, dan bisnisnya, tidak termasuk diporsi tambangnya," jelas Jonan.

Pemerintah Indonesia bersama PT Freeport Indonesia melakukan perundingan untuk keberlanjutan operasi produksi PT Freeport Indonesia di tambang Gresberg Papua. Perundingan dimulai dengan empat poin utama yaitu keberlangsungan operasi, divestasi saham, stabilitas investasi dan pembangunan smelter.

Keempat poin utama ini dibahas dalam satu paket, sehingga menghasilkan kesepakatan yang lengkap. Hasil perundingan ini sesuai dengan Instruksi Presiden Jokowi, untuk mengedepankan kepentingan nasional, kepentingan rakyat papua, kedaulatan negara dalam sumber daya alam dan menjaga iklim investasi tetap kondusif. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stafsus Presiden: 1 Persen Laba Freeport Buat Warga Terlalu Kecil

Stafsus Presiden: 1 Persen Laba Freeport Buat Warga Terlalu Kecil

News | Senin, 04 September 2017 | 16:24 WIB

Sri Mulyani: Untuk Freeport, Saya Tidak Mau Jawab!

Sri Mulyani: Untuk Freeport, Saya Tidak Mau Jawab!

Bisnis | Kamis, 31 Agustus 2017 | 16:34 WIB

Sri Mulyani Tak Mau Jawab Kalau Diwawancara soal Freeport

Sri Mulyani Tak Mau Jawab Kalau Diwawancara soal Freeport

Bisnis | Kamis, 31 Agustus 2017 | 16:24 WIB

BPJS Minati Saham Freeport, Darmin: "Bagus Sekali..."

BPJS Minati Saham Freeport, Darmin: "Bagus Sekali..."

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 23:34 WIB

Ambil Alih Freeport, Darmin Pastikan Swasta Tidak Terlibat

Ambil Alih Freeport, Darmin Pastikan Swasta Tidak Terlibat

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 23:17 WIB

Rini Soemarno Ingin Holding BUMN Tambang Caplok Saham Freeport

Rini Soemarno Ingin Holding BUMN Tambang Caplok Saham Freeport

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 20:18 WIB

Pengamat: Saatnya 2021 Merah Putih Berkibar di Tambang Freeport

Pengamat: Saatnya 2021 Merah Putih Berkibar di Tambang Freeport

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 19:04 WIB

Bahas Divestasi, Komisi VII DPR Bakal Panggil Jonan dan Freeport

Bahas Divestasi, Komisi VII DPR Bakal Panggil Jonan dan Freeport

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 18:09 WIB

Freeport Tegaskan Setuju Ubah Kontrak Karya Menjadi IUPK

Freeport Tegaskan Setuju Ubah Kontrak Karya Menjadi IUPK

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 17:17 WIB

Terkini

Pasar Modal Fluktuatif, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham saat Krisis

Pasar Modal Fluktuatif, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham saat Krisis

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:15 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus USD 110, Diprediksi Bisa Capai 120 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Tembus USD 110, Diprediksi Bisa Capai 120 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 06:58 WIB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB