Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sudah Kepala Tiga Belum Bisa Dibilang Sukses Berkarier Kalau...

Angelina Donna | Suara.com

Jum'at, 08 September 2017 | 20:18 WIB
Sudah Kepala Tiga Belum Bisa Dibilang Sukses Berkarier Kalau...

Suara.com - Setiap orang yang berkarier pasti ingin meraih kesuksesan. Bisa dilihat dari jabatan yang dipegang, juga gaji yang didapat. Biasanya, makin lama masa kerja, jabatan dan penghasilan makin tinggi. Namun mereka yang kerjanya sudah puluhan tahun gak jaminan lebih sukses ketimbang yang baru 5-6 tahun bekerja di tempat yang sama.

Ada satu patokan sukses berkarier yang banyak diamini orang: usia. Itulah kenapa orang yang usianya kepala 4 atau 5 dianggap wajar jika menduduki posisi tinggi dalam perusahaan.

Di sisi lain, orang yang usianya baru kepala 2 atau 3 namun sudah menjadi pemimpin dipandang sukses berkarier.

Kita belum sukses berkarir di usia kepala tiga jika masih menghadapi kondisi-kondisi di bawah ini:

Jabatan nggak naik-naik
Biasanya kita mulai bekerja di usia 24-25 tahun, saat usia kepala tiga idealnya jabatan sudah meningkat. Kalau jabatan nggak naik-naik, bisa jadi pertanda bahwa karier belum sukses.

Jikapun naik, jabatan yang dipegang belumlah signifikan. Misalnya dari staf junior hanya menjadi staf senior, bukan supervisor. Kata “senior” pada staf hanya menunjukkan bahwa usianya sudah nggak muda lagi sebagai staf.

Gaji segitu aja tiga tahun terakhir
Di perusahaan yang menggunakan sistem merit alias jasa, kenaikan gaji dihitung dari seberapa besar kontribusinya pada perusahaan. Ditambah dengan prosentase inflasi, jadilah gaji baru tiap tahun.

Jika kontribusi besar maka semakin besar pula kenaikan gaji. Nah, kalau ternyata gajimu segitu-gitu aja, berarti kontribusimu dianggap kurang oleh perusahaan.

Belum dibebani kerja
Mana enak sih kalau setiap hari datang ke kantor tapi gak ada yang dikerjakan? Masuk kerja cuma buat absen, seharian duduk-duduk ngobrol doang, lalu pulang. Orang seperti itu mirip parasit yang suka mencari keuntungan sendiri.

Namun buat yang ingin meraih kesuksesan karir, malah seharusnya mencari beban kerja. Sebab, beban itulah yang menandakan keberhasilan.

Pekerja yang dibebani tanggung jawab lebih besar ketimbang yang lain umumnya punya kemampuan lebih. Sebab, dia dipercaya menangani pekerjaan yang lebih penting. Apalagi jika pekerjaan itu berupa proyek besar. Pastinya jalan menuju kesuksesan karir makin lapang.

Merasa jenuh bekerja
Ketika di tempat kerja malah seperti terjebak dalam rutinitas, itu berarti gak ada niat untuk bekerja. Hilangnya niat antara lain disebabkan oleh kondisi kerja yang dirasa nggak nyaman.
Logikanya, orang yang karirnya sukses akan menikmati pekerjaannya. Mungkin pada suatu titik ada perasaan jenuh. Namun jika kejenuhan itu berlangsung terus-menerus, bisa jadi ada yang salah dalam karier.

Apakah kamu mengalami salah satu dari 4 hal di atas? Mungkin itulah kenapa karir terasa jalan di tempat, sehingga penghasilan dirasa tak kunjung cukup untuk menopang keuangan.

Jika merasa demikian, nggak ada kata terlambat untuk mengubah jalan menuju kesuksesan karir. Setelah berintrospeksi, segera temukan kelemahan yang mungkin menghambat karier dan perbaiki.

Baca juga artikel DuitPintar lainnya:

Belajar dari 7 Film Ini Tentang Mereka yang Berulang Kali Gagal Lalu Sukses

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nggak Mau Gigit Jari di Hari Tua? Ajuin Dana Pensiun Sejak Dini

Nggak Mau Gigit Jari di Hari Tua? Ajuin Dana Pensiun Sejak Dini

Bisnis | Rabu, 06 September 2017 | 20:08 WIB

Hindari Ini Jika Ingin Sekolahkan Anak ke Luar Negeri

Hindari Ini Jika Ingin Sekolahkan Anak ke Luar Negeri

Lifestyle | Sabtu, 02 September 2017 | 07:00 WIB

Hindari 5 Hal Gak Penting Kalau Mau Karier Makin Baik

Hindari 5 Hal Gak Penting Kalau Mau Karier Makin Baik

Lifestyle | Jum'at, 01 September 2017 | 18:35 WIB

5 Cara Berangkat Umrah Anti Gagal dan Pasti Berangkat

5 Cara Berangkat Umrah Anti Gagal dan Pasti Berangkat

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 08:00 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB