Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Aspal Plastik Kementerian PUPR Ampuh Kurangi Pencemaran

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 17 September 2017 | 18:00 WIB
Aspal Plastik Kementerian PUPR Ampuh Kurangi Pencemaran
Penerapan Teknologi Campuran Beraspal Menggunakan Limbah Plastik di Bekasi, Jawa Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Pengelolaan sampah plastik di Indonesia menjadi masalah kronis, bahkan telah menjadi isu global. Berdasarkan data dari Jambeck (2015) diperkirakan 3,32 juta metrik ton limbah plastik di Indonesia belum terkelola baik dimana 0,48-1,29 juta metrik ton masuk ke laut.

Berangkat dari kondisi yang memprihatinkan tersebut, Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersama dengan Menteri Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersinergi bersama-sama untuk mencari solusi terhadap persoalan limbah plastik tersebut melalui inovasi teknologi. Jawabannya adalah campuran beraspal menggunakan limbah plastik atau aspal campur plastik hasil penelitian Badan Penelitian Pengembangan (Balitbang) PUPR.

"Sampah plastik ini muaranya ke laut, inilah mengapa Menko Kemaritiman yang bergerak. Kalau sampah botol dicari orang, tetapi sampah kantong plastik kresek tidak ada nilai ekonomisnya. Sekarang kita coba agar sampah plastik itu punya nilai ekonomi yang tinggi," kata Menteri Basuki saat bersama Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan melihat langsung penerapan Teknologi Campuran Beraspal Menggunakan Limbah Plastik di Jalan Sultan Agung, Bekasi Jawa Barat, pada Sabtu (16/9/2017).

Menurut Menteri Basuki, sebenarnya penelitian pemanfaatan limbah plastik sudah mulai dilakukan sejak 2008 oleh Balitbang PUPR. Kemudian atas inisiatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, penelitian ini terus dikembangkan dan diintensifkan sejak awal tahun 2017. "Kami sudah melakukan ujicoba penerapan hasil penelitian tersebut di jalan dengan volume lalu lintas rendah di Universitas Udayana Bali sepanjang kurang lebih 700 meter pada 18-19 Juli 2017. Hasilnya ternyata cukup baik. Untuk itu, sekarang kami coba di Jalan Sultan Agung Bekasi sepanjang 2 km dengan kepadatan lalulintas yang tinggi," katanya.

Menteri Basuki juga menyebut setelah ujicoba di Kota Bekasi, teknologi aspal plastik akan diterapkan di beberapa tempat lainnya, seperti Cilincing, Surabaya, Medan dan pada rest area ruas tol Tangerang-Merak.

Untuk itu perlu dukungan dari pemangku kepentingan terkait, seperti Kementerian Perindustrian dan Pemerintah Daerah untuk menyiapkan rantai pasok (supply chain) karena limbah plastik kresek sebagai campuran aspal perlu dicacah terlebih dahulu sehingga untuk pemanfaatan lebih luas perlu ketersediaan pasokan.

"Di bawah koordinasi Menko Kemaritiman, saat ini kami tengah memikirkan bagaimana model bisnis yang tepat untuk mengolah sampah plastik tersebut. Apakah dari bank sampah, pengepul atau pemulung," lanjut Menteri Basuki.

Sementara itu Menko Maritim Luhut Pandjaitan menyatakan bangga dengan hasil karya anak bangsa dalam penelitian pemanfaatan sampah plastik sebagai campuran aspal jalan, "Saya memberikan apresiasi kepada Kementerian PUPR atas kerja bersama yang konkrit ini," kata Menteri Luhut.

baca juga

Sementara itu, Kepala Puslitbang Jalan dan Jembatan Deded P. Syamsudin mengatakan, "Hasilnya tampak sangat baik dan sama sekali tidak mengurangi kualitas jalan. Bahkan justru bisa menambah kerekatan jalan. Ketika diukur suhunya masih aman yaitu 150-180 derajat celcius, plastik tidak terdegradasi. Masih jauh dari batas degradasi sampah yaitu 250-280 derajat Celcius, sehingga belum memasuki tahap mengeluarkan racun," jelasnya.

Untuk rencana ke depan, limbah plastik ini akan dijadikan sebagai bahan campuran aspal dengan komposisi 6 persen yang akan digunakan untuk pemeliharaan jalan. Adapun kebutuhan preservasi jalan nasional mencapai 47 ribu km. Jika satu kilometer jalan butuh 3 ton plastik maka perlu limbah plastik sebanyak 140 ribu ton yang kemudian dicacah menjadi plastik ukuran 5 milimeter.

Berdasarkan hasil uji laboratorium tahun 2017 dan hasil analisisnya, campuran beraspal panas dengan tambahan limbah plastik menunjukkan peningkatan nilai stabilitas Marshall 40 persen dan lebih tahan terhadap deformasi dan retak lelah dibandingkan dengan campuran beraspal panas standar.

Turut hadir beberapa Pejabat Tinggi Madya di lingkungan Kemenko Kemaritiman, Kepala Balitbang PUPR Danis Sumadilaga, Kepala Puslitbang Jalan dan Jembatan Deded P Syamsudin, Kepala Pusat Litbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi Rezeki Peranginangin, Sekretaris Balitbang Herry Vaza, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan VI Atyanto Busono dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Bangun Tanggul untuk Atasi Rob di Semarang

Kementerian PUPR Bangun Tanggul untuk Atasi Rob di Semarang

News | Minggu, 17 September 2017 | 10:00 WIB

Kampus PUPR Raih Penghargaan "Anugerah Energi Lestari 2017"

Kampus PUPR Raih Penghargaan "Anugerah Energi Lestari 2017"

News | Minggu, 17 September 2017 | 12:00 WIB

Basuki: Peran Geolog Penting dalam Pembangunan Infrastruktur

Basuki: Peran Geolog Penting dalam Pembangunan Infrastruktur

News | Minggu, 17 September 2017 | 14:00 WIB

Restorasi Berhasil, Danau Rawa Pening Jadi Arena Lomba Dayung

Restorasi Berhasil, Danau Rawa Pening Jadi Arena Lomba Dayung

News | Jum'at, 15 September 2017 | 13:00 WIB

7 Inovasi Teknologi Litbang PUPR Siap Diterapkan

7 Inovasi Teknologi Litbang PUPR Siap Diterapkan

News | Jum'at, 15 September 2017 | 09:39 WIB

Sejak 2016, Kementerian PUPR Keruk Danau Rawa Pening

Sejak 2016, Kementerian PUPR Keruk Danau Rawa Pening

Bisnis | Jum'at, 15 September 2017 | 02:00 WIB

Tujuh Teknologi Ciptaan Kementerian Dilirik BUMN dan Swasta

Tujuh Teknologi Ciptaan Kementerian Dilirik BUMN dan Swasta

Bisnis | Jum'at, 15 September 2017 | 01:00 WIB

Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu Telan Dana Rp8,41 Triliun

Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu Telan Dana Rp8,41 Triliun

Bisnis | Jum'at, 15 September 2017 | 01:00 WIB

Pemerintah Pacu Pembangunan Tol Cisumdawu

Pemerintah Pacu Pembangunan Tol Cisumdawu

News | Kamis, 14 September 2017 | 16:04 WIB

Basuki: Masifnya Pembangunan Infrastruktur Bawa Optimisme Bisnis

Basuki: Masifnya Pembangunan Infrastruktur Bawa Optimisme Bisnis

News | Kamis, 14 September 2017 | 09:17 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×