Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Seperti Apa Stasiun Kereta Cepat di Cina?

Adhitya Himawan

Senin, 25 September 2017 | 09:36 WIB
Seperti Apa  Stasiun Kereta Cepat di Cina?
Kereta cepat di Tianjin, Tiongkok [Shutterstock]

Stasiun kereta cepat di Cina sangat berbeda dengan stasiun kereta api di Indonesia. Infrastruktur dan fasilitas yang tersedia menyerupai bandara, yakni calon penumpang kereta maupun pengantar harus menjalani proses pemeriksaan melalui detektor logam sesaat setelah melewati pintu masuk stasiun.

Penulis bersama wartawan dari negara-negara ASEAN belum lama ini mendapat kesempatan menumpang kereta cepat rute Beijing-Nanjing, dalam rangkaian kegiatan peliputan atas undangan Kementerian Luar Negeri China.

Perjalanan menuju Nanjing saat itu dimulai dari stasiun kereta cepat Beijing Selatan (Beijingnan) yang terletak di Distrik Fengtai.

Di dalam stasiun berjajar berbagai gerai makanan, minuman, serta toko oleh-oleh. Seperti di berbagai tempat umum lainnya di China, stasiun kereta juga sangat padat orang.

Sebelum turun ke platform kereta yang berada satu lantai di bawah lantai dasar stasiun, calon penumpang harus menunjukkan tiket dan kartu identitas kepada petugas.

Harga tiket kelas satu untuk tujuan Nanjing 748,5 yuan (sekitar Rp1,5 juta) per orang. Sistem penetapan tarif tiket kereta cepat di China didasarkan pada waktu tempuh. Tarif untuk kelas satu dibanderol 150 yuan (sekitar Rp300 ribu) per jam sementara untuk kelas dua sebesar 100 yuan (sekitar Rp200 ribu) per jam.

"Dengan kecepatan kereta 350 kilometer per jam, kami bisa sangat menghemat waktu. Sebelumnya kami harus menempuh 14 jam dari Beijing menuju Nanjing, tetapi setelah ada kereta cepat kami cukup menghabiskan 4,5 jam saja," ujar Hu Fangfang, pemandu perjalanan para wartawan selama berada di Beijing.

Satu rangkaian kereta cepat yang ditumpangi para wartawan terdiri dari 16 gerbong kereta, dengan kapasitas gerbong kelas satu 41 penumpang.

baca juga

Yang menarik dari kereta ini adalah nomor kursi setelah angka diikuti huruf A, C, F, D, tidak runut seperti kereta api di Indonesia yang menggunakan huruf A, B, C, D.

Kereta cepat di China memiliki karakteristik warna putih pada badan kereta dan bentuk moncong menyerupai peluru pada ujung-ujungnya.

Interior di dalam kereta mirip kereta kelas eksekutif di Indonesia, dilengkapi toilet, pendingin ruangan, dan kabin barang.

Kursi-kursi kereta berwarna merah dengan sandaran tinggi difasilitasi dengan meja lipat yang bisa digunakan untuk menaruh benda kecil atau peralatan kerja seperti laptop dan gawai.

Sesaat setelah keberangkatan, pramugari kereta akan membagikan sekotak makanan kecil yang di dalamnya berisi kacang, biskuit, dan daging kering. Penumpang juga bebas memilih minuman yang disediakan seperti air mineral, teh, dan jus kelapa.

Bagi Panaiyada Pattamakowit, pengalaman pertama menumpang kereta cepat sangat berkesan. Wartawan media berbasis daring InfoQuest asal Thailand itu mengaku jarang menggunakan transportasi kereta api di negaranya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiongkok Yakin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai Akhir 2019

Tiongkok Yakin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai Akhir 2019

News | Sabtu, 23 September 2017 | 03:15 WIB

Pembangunan MRT Lebak Bulus - Bundaran HI Mencapai 80 Persen

Pembangunan MRT Lebak Bulus - Bundaran HI Mencapai 80 Persen

Bisnis | Senin, 18 September 2017 | 13:35 WIB

Proyek Skytrain Bandara Soeta Telan Dana Rp950 Miliar

Proyek Skytrain Bandara Soeta Telan Dana Rp950 Miliar

Bisnis | Minggu, 17 September 2017 | 14:09 WIB

Naik Skytrain, Dari Terminal 3 ke Terminal 2 Hanya Tiga Menit

Naik Skytrain, Dari Terminal 3 ke Terminal 2 Hanya Tiga Menit

Bisnis | Minggu, 17 September 2017 | 13:02 WIB

Luhut: Biaya Kereta Cepat Jakarta - Surabaya Masih Dihitung

Luhut: Biaya Kereta Cepat Jakarta - Surabaya Masih Dihitung

Bisnis | Kamis, 14 September 2017 | 04:00 WIB

JK Minta Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Pakai Jalur yang Sudah Ada

JK Minta Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Pakai Jalur yang Sudah Ada

Bisnis | Rabu, 06 September 2017 | 19:50 WIB

JK: Pembebasan Lahan Proyek KA Cepat Bukan Domain Pemerintah

JK: Pembebasan Lahan Proyek KA Cepat Bukan Domain Pemerintah

Bisnis | Senin, 28 Agustus 2017 | 15:44 WIB

Menhub: Proyek Kereta Bandara Solo Harus Tuntas November 2018

Menhub: Proyek Kereta Bandara Solo Harus Tuntas November 2018

Bisnis | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 15:09 WIB

Kereta Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi 17 September 2017

Kereta Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi 17 September 2017

Bisnis | Selasa, 15 Agustus 2017 | 17:07 WIB

Kereta Bandara Soekarno-Hatta Mulai Diuji Coba

Kereta Bandara Soekarno-Hatta Mulai Diuji Coba

Bisnis | Selasa, 15 Agustus 2017 | 17:01 WIB

Terkini

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB