Seperti Apa Stasiun Kereta Cepat di Cina?

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 25 September 2017 | 09:36 WIB
Seperti Apa  Stasiun Kereta Cepat di Cina?
Kereta cepat di Tianjin, Tiongkok [Shutterstock]

Stasiun kereta cepat di Cina sangat berbeda dengan stasiun kereta api di Indonesia. Infrastruktur dan fasilitas yang tersedia menyerupai bandara, yakni calon penumpang kereta maupun pengantar harus menjalani proses pemeriksaan melalui detektor logam sesaat setelah melewati pintu masuk stasiun.

Penulis bersama wartawan dari negara-negara ASEAN belum lama ini mendapat kesempatan menumpang kereta cepat rute Beijing-Nanjing, dalam rangkaian kegiatan peliputan atas undangan Kementerian Luar Negeri China.

Perjalanan menuju Nanjing saat itu dimulai dari stasiun kereta cepat Beijing Selatan (Beijingnan) yang terletak di Distrik Fengtai.

Di dalam stasiun berjajar berbagai gerai makanan, minuman, serta toko oleh-oleh. Seperti di berbagai tempat umum lainnya di China, stasiun kereta juga sangat padat orang.

Sebelum turun ke platform kereta yang berada satu lantai di bawah lantai dasar stasiun, calon penumpang harus menunjukkan tiket dan kartu identitas kepada petugas.

Harga tiket kelas satu untuk tujuan Nanjing 748,5 yuan (sekitar Rp1,5 juta) per orang. Sistem penetapan tarif tiket kereta cepat di China didasarkan pada waktu tempuh. Tarif untuk kelas satu dibanderol 150 yuan (sekitar Rp300 ribu) per jam sementara untuk kelas dua sebesar 100 yuan (sekitar Rp200 ribu) per jam.

"Dengan kecepatan kereta 350 kilometer per jam, kami bisa sangat menghemat waktu. Sebelumnya kami harus menempuh 14 jam dari Beijing menuju Nanjing, tetapi setelah ada kereta cepat kami cukup menghabiskan 4,5 jam saja," ujar Hu Fangfang, pemandu perjalanan para wartawan selama berada di Beijing.

Satu rangkaian kereta cepat yang ditumpangi para wartawan terdiri dari 16 gerbong kereta, dengan kapasitas gerbong kelas satu 41 penumpang.

Yang menarik dari kereta ini adalah nomor kursi setelah angka diikuti huruf A, C, F, D, tidak runut seperti kereta api di Indonesia yang menggunakan huruf A, B, C, D.

Kereta cepat di China memiliki karakteristik warna putih pada badan kereta dan bentuk moncong menyerupai peluru pada ujung-ujungnya.

Interior di dalam kereta mirip kereta kelas eksekutif di Indonesia, dilengkapi toilet, pendingin ruangan, dan kabin barang.

Kursi-kursi kereta berwarna merah dengan sandaran tinggi difasilitasi dengan meja lipat yang bisa digunakan untuk menaruh benda kecil atau peralatan kerja seperti laptop dan gawai.

Sesaat setelah keberangkatan, pramugari kereta akan membagikan sekotak makanan kecil yang di dalamnya berisi kacang, biskuit, dan daging kering. Penumpang juga bebas memilih minuman yang disediakan seperti air mineral, teh, dan jus kelapa.

Bagi Panaiyada Pattamakowit, pengalaman pertama menumpang kereta cepat sangat berkesan. Wartawan media berbasis daring InfoQuest asal Thailand itu mengaku jarang menggunakan transportasi kereta api di negaranya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiongkok Yakin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai Akhir 2019

Tiongkok Yakin Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai Akhir 2019

News | Sabtu, 23 September 2017 | 03:15 WIB

Pembangunan MRT Lebak Bulus - Bundaran HI Mencapai 80 Persen

Pembangunan MRT Lebak Bulus - Bundaran HI Mencapai 80 Persen

Bisnis | Senin, 18 September 2017 | 13:35 WIB

Proyek Skytrain Bandara Soeta Telan Dana Rp950 Miliar

Proyek Skytrain Bandara Soeta Telan Dana Rp950 Miliar

Bisnis | Minggu, 17 September 2017 | 14:09 WIB

Naik Skytrain, Dari Terminal 3 ke Terminal 2 Hanya Tiga Menit

Naik Skytrain, Dari Terminal 3 ke Terminal 2 Hanya Tiga Menit

Bisnis | Minggu, 17 September 2017 | 13:02 WIB

Luhut: Biaya Kereta Cepat Jakarta - Surabaya Masih Dihitung

Luhut: Biaya Kereta Cepat Jakarta - Surabaya Masih Dihitung

Bisnis | Kamis, 14 September 2017 | 04:00 WIB

JK Minta Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Pakai Jalur yang Sudah Ada

JK Minta Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Pakai Jalur yang Sudah Ada

Bisnis | Rabu, 06 September 2017 | 19:50 WIB

JK: Pembebasan Lahan Proyek KA Cepat Bukan Domain Pemerintah

JK: Pembebasan Lahan Proyek KA Cepat Bukan Domain Pemerintah

Bisnis | Senin, 28 Agustus 2017 | 15:44 WIB

Menhub: Proyek Kereta Bandara Solo Harus Tuntas November 2018

Menhub: Proyek Kereta Bandara Solo Harus Tuntas November 2018

Bisnis | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 15:09 WIB

Kereta Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi 17 September 2017

Kereta Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi 17 September 2017

Bisnis | Selasa, 15 Agustus 2017 | 17:07 WIB

Kereta Bandara Soekarno-Hatta Mulai Diuji Coba

Kereta Bandara Soekarno-Hatta Mulai Diuji Coba

Bisnis | Selasa, 15 Agustus 2017 | 17:01 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:51 WIB

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:37 WIB

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:36 WIB

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB