Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

IPW Minta BI dan OJK Paksa Bank BUMN Turunkan Bunga KPR

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 03 Oktober 2017 | 19:57 WIB
IPW Minta BI dan OJK Paksa Bank BUMN Turunkan Bunga KPR
Perumahan subsidi yang memperoleh pembiayaan dari BTN di Riau. [Dok Kementerian PUPR]

BUMN Hadir Untuk Negeri ternyata masih sebatas slogan semata tanpa bukti nyata. Bank BUMN yang seharusnya dapat menjadi pelopor dalam penurunan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah ternyata masih belum terjadi.

Seperti diketahui sampai saat ini Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga BI 7 Days Repo sebanyak 2 kali per 22 Agustus 2017 4,5 persen dan 22 September 2017 turun lagi 4,25 persen. Seharusnya dengan penurunan ini akan mendorong perbankan untuk dapat juga menurunkan suku bunga KPRnya. Namun suku bunga acuan di beberapa bank termasuk Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN masih berada di kisaran 10,25 – 10,5 persen. Indonesia Property Watch mengakui dibutuhkan waktu untuk penyesuaian suku bunga tersebut. Namun dengan kondisi saat ini rasanya bank-bank BUMN bergerak sangat lambat.

“Bagaimana bisa mengerakkan sektor riil bila perbankan BUMN masih mematok suku bunga tinggi. Spread suku bunga sudah terlalu tinggi, harusnya pemerintah melalui BI dan OJK dapat melakukan sedikit ‘paksaan’ kepada bank BUMN agar dapat menurunkan suku bunga KPRnya,” kata Ali Tranghanda, CEO IPW di Jakarta, Selasa (3/10/2017).

“Di negara lain spread antara safe rate dengan bunga KPR antara 3 – 3,5 persen dibandingkan di Indonesia yang saat ini bisa mencapai 6 persen. Itu terlalu tinggi dan hanya menguntungkan perbankan semata,” tambah Ali.

Berdasarkan analisis yang dilakukan IPW, faktor suku bunga dan tingkat penjualan rumah memerlihatkan keterikatan yang kuat. Dengan adanya penurunan suku bunga, maka terdapat kemungkinan besar tingkat penjualan properti akan naik juga. Setiap penurunan 1 persen suku bunga KPR, maka pangsa pasar KPR diperkirakan akan naik 4 – 5 persen. Dengan suku bunga BI saat ini, maka sangat dimungkinkan terjadi penurunan suku bunga KPR sampai 1 digit menyentuh level 7 – 8 persen. Dengan demikian maka potensi pertumbuhan KPR akan sangat tinggi dapat mencapai 10 – 15 persen di tahun 2017.

"Pertumbuhan KPR ini harus terus digenjot ditengah perlambatan yang masih terjadi di pasar perumahan dan properti," ujar Ali.

Beberapa alasan yang dikemukan perbankan sehingga belum dapat menurunkan suku bunga memerlihatkan bahwa efisiensi perbankan nasional masih jauh dari baik. Penyebab lain terkait lambatnya penurunan suku bunga kredit adalah peningkatan kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) sehingga membuat bank sangat waspada dalam mengelola portofolionya.

"Namun dengan tetap mematok suku bunga di level yang tinggi, maka sektor riil pun tidak akan berputar dan dikhawatirkan malah membuat NPL makin tinggi. Perbankan terutama BUMN harus segera menurunkan suku bunganya agar pasar properti dapat bergerak positif," tutup Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasar Rumah 'Second' di Jakarta Mulai Menggeliat

Pasar Rumah 'Second' di Jakarta Mulai Menggeliat

Bisnis | Sabtu, 30 September 2017 | 15:04 WIB

Proses KPR Subsidi Lambat, BTN Dikeluhkan Banyak Pengembang

Proses KPR Subsidi Lambat, BTN Dikeluhkan Banyak Pengembang

Bisnis | Sabtu, 30 September 2017 | 14:53 WIB

IPW Akui Program Sejuta Rumah Banyak Dijegal Spekulan

IPW Akui Program Sejuta Rumah Banyak Dijegal Spekulan

Bisnis | Sabtu, 30 September 2017 | 14:46 WIB

Ini Dampak Panasnya Suhu Politik Pemilu 2019 ke Properti

Ini Dampak Panasnya Suhu Politik Pemilu 2019 ke Properti

Bisnis | Sabtu, 30 September 2017 | 14:40 WIB

Bank Mandiri Dongkrak Nilai Tambah Nasabah Korporasi

Bank Mandiri Dongkrak Nilai Tambah Nasabah Korporasi

Bisnis | Rabu, 27 September 2017 | 14:55 WIB

BRI Beri Kartu Co Branding ke Pedagang PD Pasar Jaya

BRI Beri Kartu Co Branding ke Pedagang PD Pasar Jaya

Bisnis | Rabu, 27 September 2017 | 14:43 WIB

Wow, Ada Developer di Balikpapan Jual Rumah Tanpa KPR Bank

Wow, Ada Developer di Balikpapan Jual Rumah Tanpa KPR Bank

Bisnis | Rabu, 27 September 2017 | 11:27 WIB

BRI akan Luncurkan Kartu Kredit dan BRIZZI "Wonderful Indonesia"

BRI akan Luncurkan Kartu Kredit dan BRIZZI "Wonderful Indonesia"

Bisnis | Selasa, 26 September 2017 | 15:12 WIB

Antisipasi Gunung Agung, BRI Bangun Posko Darurat Bencana di Bali

Antisipasi Gunung Agung, BRI Bangun Posko Darurat Bencana di Bali

Press Release | Minggu, 24 September 2017 | 15:01 WIB

BRI Luncurkan Kartu Pekerja Indonesia - Malaysia

BRI Luncurkan Kartu Pekerja Indonesia - Malaysia

Bisnis | Minggu, 24 September 2017 | 14:00 WIB

Terkini

Dituntut Masyarakat, Danantara Jelaskan soal Laporan Keuangan yang Belum Dipublikasi

Dituntut Masyarakat, Danantara Jelaskan soal Laporan Keuangan yang Belum Dipublikasi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:22 WIB

Libur Panjang Justru Jadi Petaka Bagi Rupiah

Libur Panjang Justru Jadi Petaka Bagi Rupiah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:48 WIB

Daftar Tarif BPJS Kesehatan Kelas 1-3 per Mei 2026, Wacana Iuran Naik Terus Mencuat

Daftar Tarif BPJS Kesehatan Kelas 1-3 per Mei 2026, Wacana Iuran Naik Terus Mencuat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:42 WIB

Dolar AS Perkasa, Harga Referensi Emas Indonesia Periode II Mei 2026 Terkoreksi Tajam

Dolar AS Perkasa, Harga Referensi Emas Indonesia Periode II Mei 2026 Terkoreksi Tajam

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:41 WIB

Catcrs Update Keamanan Transaksi Kripto Besar-besaran, Ini yang Wajib Diketahui Pengguna

Catcrs Update Keamanan Transaksi Kripto Besar-besaran, Ini yang Wajib Diketahui Pengguna

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:55 WIB

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:36 WIB

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:29 WIB