Kementan: Kapal Ternak Kurangi Penyusutan Bobot Sapi

Senin, 23 Oktober 2017 | 12:42 WIB
Kementan: Kapal Ternak Kurangi Penyusutan Bobot Sapi
Peternakan sapi di Depok, Jawa Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menilai tersedianya kapal ternak KM Camara Nusantara I dapat mengurangi penyusutan bobot ternak sapi yang didistribusikan dari NTB dan NTT menuju Jabodetabek.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Fini Murfiani mengatakan bahwa sebelum menggunakan kapal khusus ternak, hewan ternak diangkut kapal kargo dengan penanganan yang tidak memenuhi unsur kesejahteraan hewan sehingga dapat mengalami penyusutan bobot ternak cukup besar.

"Penyusutan bobot ternak jika menggunakan kapal kargo bisa mencapai 15 sampai 22 persen, sekarang dengan kapal ternak hanya 7 sampai 12 persen," kata Fini pada diskusi di Jakarta.

Dengan berkurangnya penyusutan bobot sapi potong, kata Fini, kisaran harga di tingkat peternak juga mengalami perubahan dari sekitar Rp26 ribu sampai dengan Rp29 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram.

Menurut dia, keberadaan kapal ternak yang difasilitasi dari Kementerian Perhubungan bertujuan menjamin kelangsungan distribusi ternak melalui angkutan laut dari NTT menuju DKI Jakarta.

Kapal ternak KM Camara Nusantara I (CN 1) dengan kapasitas angkut 500 ekor sapi bali ini akan menciptakan iklim usaha yang sehat dan peternakan berdaya saing karena adanya kepastian fasilitas transportasi laut dengan jadwal reguler.

Selain itu, dengan dipenuhinya aspek kesejahteraan hewan sesuai dengan standarnya, akan mengurangi penyusutan bobot sapi selama perjalanan dan menambah nilai nominal yang sampai ke tangan peternak sehingga bisnis sapi lebih menggairahkan.

Ia menyebutkan setiap pelayaran CN 1 mampu mengangkut ternak sebanyak 500 ekor. Sepanjang 2017, CN 1 pada pelayaran ke-15 pada tanggal 2 Oktober 2017 telah mengangkut ternak sebanyak 7.500 ekor dari NTT ke Jakarta.

"Animo pemanfaatan kapal cukup tinggi sehingga jumlah satu unit kapal yang sudah ada dirasakan kurang," kata Fini.

Kementan mencatat dari 66.300 ekor target kuota pengeluaran ternak sapi dari NTT tahun 2017, Kapal ternak CN 1 hanya dapat mengangkut 12.000 ekor atau 18 persen.

Kementerian Perhubungan sedang membangun lima tambahan kapal ternak yang direncanakan selesai Desember 2017 dengan total anggaran Rp295 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI