Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jokowi Minta Masyarakat Teliti Saat Pinjam Modal ke Bank

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 06 November 2017 | 18:54 WIB
Jokowi Minta Masyarakat Teliti Saat Pinjam Modal ke Bank
Presiden Jokowi berkunjung ke Kabupaten Madiun, Jawa Timur. [Foto Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dan teliti dalam mengambil pinjaman modal ke bank jika menggunakan sertifikat tanah atau rumah.

"Hati-hati. Saya ingatkan kalau ingin pinjam di bank, ingin dipakai untuk jaminan di bank, silahkan. Tapi dihitung dan dikalkulasi bisa masuk atau tidak, bisa mencicil setiap bulan atau tidak. Kalau tidak bisa ya jangan," kata Presiden dalam sambutannya saat acara Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Alun-Alun Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Senin (6/11/2017).

Menurut Presiden, masyarakat harus menggunakan dana dari pinjaman itu untuk hal-hal yang produktif seperti membeli bibit, pupuk atau untuk modal usaha lainnya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu meminta masyarakat tidak membeli kendaraan bermotor baru yang tidak produktif membantu peningkatan ekonomi keluarga.

Dia juga mengingatkan agar sertifikat disimpan dengan baik agar terhindar dari kerusakan.

Dalam acara itu Presiden bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil menyerahkan sertifikat kepada sebanyak 8.950 penerima dari lima kabupaten dan kota yaitu 5.000 orang dari Kabupaten Madiun, 2.500 orang asal Kabupaten Ngawi, 1.000 orang dari Kabupaten Magetan, 200 orang dari Kota Madiun dan 250 orang dari Kabupaten Ponorogo.

Sertifikat tersebut, tambah Presiden, berguna sebagai status hak hukum atas tanah yang dimiliki masyarakat.

Hal itu juga akan menghindari persengketaan yang kerap terjadi di masyarakat baik antar warga, dengan perusahaan maupun dengan pemerintahan.

"Saya perintahkan kepada Menteri ATR/Kepala BPN tahun ini lima juta sertifikat harus keluar, lalu tahun depan (2018) tujuh juta dan tahun depannya lagi (2019) sembilan juta. Saya sudah perintahkan juga di Jawa Timur tahun 2023 semuanya pegang sertifikat," tambah Presiden.

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Madiun Jawa Timur, Presiden juga telah mengunjungi Kecamatan Dungus untuk menyerahkan SK perhutanan sosial yang memberikan hak kepada masyarakat untuk mengelola lahan hutan.

Usai membagikan sertifikat di Kabupaten Madiun, Presiden kembali ke Kota Solo melalui Lanud Iswahyudi dengan menumpang pesawat kepresidenan Indonesia Satu.

Kemudian Presiden mendarat di Lanud Adi Sumarmo, Kabupaten Boyolali pada sekitar pukul 13.45 WIB. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satelit BRISat Dipakai TNI, Polri, BIN, Bakamla, dan Kemenkeu

Satelit BRISat Dipakai TNI, Polri, BIN, Bakamla, dan Kemenkeu

Bisnis | Senin, 06 November 2017 | 17:52 WIB

Garap Perhutanan Sosial, Jokowi Dorong Masyarakat Ambil KUR

Garap Perhutanan Sosial, Jokowi Dorong Masyarakat Ambil KUR

Bisnis | Senin, 06 November 2017 | 14:47 WIB

Komitmen Presiden Jokowi Dituntut untuk Bongkar 'Paradise Papers'

Komitmen Presiden Jokowi Dituntut untuk Bongkar 'Paradise Papers'

Bisnis | Senin, 06 November 2017 | 13:45 WIB

Tim 17 Kerucutkan Dua Nama Pasangan Khofifah, Siapa Saja?

Tim 17 Kerucutkan Dua Nama Pasangan Khofifah, Siapa Saja?

News | Minggu, 05 November 2017 | 20:24 WIB

Hampir 7 Bulan Kasus Novel, Saor: Dari Awal Polisi Tak Objektif

Hampir 7 Bulan Kasus Novel, Saor: Dari Awal Polisi Tak Objektif

News | Minggu, 05 November 2017 | 16:34 WIB

Ditanya Kapan Jadi Menteri, Najwa Shihab: Belum Minat

Ditanya Kapan Jadi Menteri, Najwa Shihab: Belum Minat

News | Jum'at, 03 November 2017 | 04:12 WIB

Survei Populi Center: Jokowi Semakin Tegas

Survei Populi Center: Jokowi Semakin Tegas

News | Kamis, 02 November 2017 | 22:11 WIB

Demi Pemerataan Ekonomi, Jokowi Luncurkan Perhutanan Sosial

Demi Pemerataan Ekonomi, Jokowi Luncurkan Perhutanan Sosial

Bisnis | Rabu, 01 November 2017 | 14:49 WIB

Darmin Beberkan Capaian Tiga Tahun Kinerja Ekonomi Jokowi

Darmin Beberkan Capaian Tiga Tahun Kinerja Ekonomi Jokowi

Bisnis | Rabu, 01 November 2017 | 13:16 WIB

Jokowi Buka Akses Hutan Kawasan Negara ke Petani dan Petambak

Jokowi Buka Akses Hutan Kawasan Negara ke Petani dan Petambak

Bisnis | Rabu, 01 November 2017 | 11:42 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB