Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Kemenkeu Dorong Pusat dan Daerah Sinergi Rumuskan Kebijakan

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 22 November 2017 | 12:56 WIB
Kemenkeu Dorong Pusat dan Daerah Sinergi Rumuskan Kebijakan
Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo (kanan). [Antara/Prasetyo Utomo]

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menegaskan bahwa sinergi dari pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan untuk merumuskan kebijakan di bidang microfinance. Ini salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Perkembangan keuangan mikro pada sektor ekonomi tidak dapat dipisahkan dari usaha-usaha dalam penanggulangan kemiskinan. Usaha mikro kecil tidak dapat dilepaskan dengan kelembagaan keuangan mikro.

"Indonesia akan maju apabila bersinergi dengan daerah. Daerah ini pasti provinsi, Gubernur, Bupati, Walikota, dan pimpinan kepala Bapak/Ibu Desa. Jangan lupa peranan Bank Pembangunan Daerah karena kita bicara kesejahteraan daerah. BPD harus banyak perannya, harus mereformasi dan juga merevolusi dirinya," kata Mardiasmo, Rabu (22/11/2017).

Mardiasmo juga mengatakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menerapkan program kredit ultra mikro yang diperuntukan kepada masyarakat bawah agar bisa tetap berusaha dan terlibat dalam perekonomian nasional.

Program kredit ultra mikro menjadi salah satu program yang penting terkait dengan daya beli, sebab program ini menjadi modal awal masyarakat kelompok bawah terhadap lembaga keuangan.

"Karena walaupun kita datang dengan Rp1,5 triliun tahun ini dan tahun depan Rp2,5 triliun tapi kita sebagai koordinator fund tidak bisa melaksanakan sendiri. Kita juga mengundang termasuk Pemda, BPD nya untuk bisa berjalan sehingga memberikan dengan skema dana bergulir dan ini yang betul-betul dibutuhkan rakyat (yang membutuhkan pinjaman) di bawah Rp10 juta," ujarnya.

Sebagai informasi, The 1st IIMF 2017 ini merupakan kerjasama antara Bank Jateng, Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip).

Kegiatan ini bertujuan untuk memformulasikan skema microfinance yang sesuai dengan kondisi usaha mikro kecil saat ini khususnya di era globalisasi dan digitalisasi pasar.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Freeport Tolak Skema Divestasi, Wamenkeu Tetap Berharap

Freeport Tolak Skema Divestasi, Wamenkeu Tetap Berharap

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2017 | 15:37 WIB

Pembayar Pajak di Indonesia Cuma 25 Persen dari Tenaga Kerja

Pembayar Pajak di Indonesia Cuma 25 Persen dari Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 20 September 2017 | 17:32 WIB

Jokowi Buka Rakernas Akuntansi dan Keuangan Daerah

Jokowi Buka Rakernas Akuntansi dan Keuangan Daerah

Foto | Selasa, 20 September 2016 | 14:11 WIB

Sri Mulyani Seleksi Calon Penganti Ken Dwijugiasteadi

Sri Mulyani Seleksi Calon Penganti Ken Dwijugiasteadi

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 16:36 WIB

Masih Banyak Konsultan Pajak yang Tidak Punya NPWP

Masih Banyak Konsultan Pajak yang Tidak Punya NPWP

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2015 | 13:52 WIB

"Quickwins", Program Unggulan Kemenkeu untuk Capai Target

"Quickwins", Program Unggulan Kemenkeu untuk Capai Target

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2015 | 13:27 WIB

 BPKP Kaji Efektivitas Rp18,6 Triliun Dana Bansos

BPKP Kaji Efektivitas Rp18,6 Triliun Dana Bansos

Bisnis | Rabu, 23 April 2014 | 11:01 WIB

Terkini

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:03 WIB

Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi

Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:54 WIB

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:44 WIB

Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026

Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:18 WIB

Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026

Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:04 WIB

Ace Hardware Dipastikan Kembali Buka di Indonesia

Ace Hardware Dipastikan Kembali Buka di Indonesia

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:49 WIB

Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026

Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:47 WIB

Rupiah Menguat Seiring Kembalinya Investor Asing

Rupiah Menguat Seiring Kembalinya Investor Asing

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:46 WIB

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:32 WIB

Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?

Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:29 WIB