Rini Dilarang ke DPR, Harusnya Presiden dan Seskab Mendamaikan

Selasa, 28 November 2017 | 16:45 WIB
Rini Dilarang ke DPR, Harusnya Presiden dan Seskab Mendamaikan
Menteri BUMN Rini Soemarno mengikuti uji coba kereta bandara dari Stasiun Bandara Soekarno Hatta menuju Stasiun Sudirman Baru di Jakarta, Selasa (28/11).

Suara.com - Pengamat politik dari lembaga Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan seharusnya Presiden Joko Widodo dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung segera mendamaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dan DPR. Menurut Yunarto akar permasalahan kedua belah sebenarnya hanyalah komunikasi.

“Jadi selama ini terkesan dibiarkan oleh kedua belah pihak ini antara eksekutif dan legislatif. Harusnya Presiden atau seskab itu mendamaikan ini dengan melakukan komunikasi dengan DPR, ini hanya masalah komunikasi,” kata Yunarto kepada Suara.com, Selasa (28/11/2017).

Presiden Jokowi juga harus menjelaskan kepada DPR mengenai kenapa tetap mempertahankan Rini di Kabinet Kerja.

“Jadi dijelaskan saja kenapa mempertahankan Rini dan segala macamnya. Karena penunjukan seorang menteri itu kan hak prerogatif Presiden. Jadi ke depan diharapkan tidak ada penolakan lagi,” katanya.

Yunarto menilai sangat lucu melihat DPR melarang Rini menghadiri rapat di DPR, padahal menteri punya kewajiban untuk melaporkan kinerja ke dewan. Menurut Yunarto kebekuan hubungan tersebut berdampak pada pengambilan kebijakan.

"Masa mau sampai akhir masa jabatannya seorang menteri tidak bisa lakukan LPP atau tidak bisa melakukan raker, pasti itu berdampak dong dalam pengambilan keputusan dan kebijakannya. Jadi ini masalah komunikasi yang terkesan didiamkan,” katanya.

Yunarto mengandaikan Presiden dan Sekretaris Kabinat bersikap tangkas menyikapi persoalan, tentu tak berlatur-larut seperti sekarang.

"Saya yakin kalau ada komunikasi ini masalah bisa selesai. Presiden mempertemukan Rini dengan ketua DPR dimediasi, ini semua sudah selesai tanpa harus berlangsung selama dua tahun ini. Kedua belah institusi ini harus bisa meredam ini semua,” kata Yunarto.

Rini dilarang DPR ikut rapat kerja atau rapat dengar pendapat sejak 2015.

Isu ini menghangat lagi setelah beredar rumor Presiden Joko Widodo akan kembali melakukan reshuffle Kabinet Kerja.

Tetapi Rini tidak tertarik ketika ditanya soal kenapa sampai sekarang belum akur dengan DPR. “(Pertanyaan) yang lain aja,” kata Rini usai mendengar pertanyaan di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI