Inalum Resmi Jadi Holding BUMN Industri Pertambangan

Ardi Mandiri

Kamis, 30 November 2017 | 03:16 WIB
Inalum Resmi Jadi Holding BUMN Industri Pertambangan
Ilustrasi pertambangan batubara. [Shutterstock]

Suara.com - Perseroan Terbatas Indonesia Asahan Inalum resmi menjadi holding Badan Usaha Milik Negara industri pertambangan setelah hasil rapat umum pemegang saham luar biasa PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan Timah Tbk menyetujui perubahan status dari persero menjadi non-persero.

"Hari ini (29/11), kita mengumumkan holding pertambangan sudah resmi terbentuk. Anggota holding-nya, yakni PT Timah, PT Bukit Asam, dan PT Antam. Sekarang, kita berempat sudah menjadi saudara, bertekad bekerja sama," ujar Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu.

Ia optimistis pembentukan holding BUMN tambang ini dapat menjadikan industri pertambangan Indonesia dapat bersaing dan setara dengan perusahaan-perusahaan besar sejenis di dunia.

Ia mengemukakan bahwa langkah ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2017 tentang Penambahan Penyertaan modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham PT Inalum (Persero).

"Pembentukan holding BUMN pertambangan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan pendanaan, pengelolaan sumber daya alam mineral dan batubara, peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi dan meningkatkan kandungan lokal, serta efisiensi biaya dari sinergi yang dilakukan," katanya.

Dalam jangka pendek, ia menyampaikan, holding baru ini akan segera melakukan serangkaian aksi korporasi, di antaranya pembangunan pabrik smelter grade alumina di Mempawah, Kalimantan Barat dengan kapasitas sampai 2 juta ton per tahun, pabrik feronikel di Buli, Halmahera Timur berkapasitas 13.500 ton nikel dalam feronikel per tahun, dan pembangunan PLTU di lokasi pabrik hilirisasi bahan tambang sampai dengan 1.000 MW.

Dalam jangka menengah, lanjut Budi Gunadi Sadikin, holding BUMN industri pertambangan akan terus melakukan akuisisi maupun eksplorasi wilayah penambangan, integrasi, dan hilirisasi. Sementara dalam jangka panjang, holding ini akan masuk sebagai salah satu perusahaan yang tercatat dalam 500 Fortune Global Company.

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan bahwa holding BUMN industri pertambangan akan memperkuat posisi perusahaan dalam rangka penciptaan nilai tambah dan optimalisasi cadangan mineral.

"Antam akan bersinergi dengan Inalum, Timah, dan Bukit Asam untuk bersama-sama menjalankan strategi investasi, eksplorasi, pengembangan sumber daya manusia, serta pengembangan dan penelitian," katanya.

Ia mengemukakan sebanyak 15,619 miliar saham seri B milik negara di PT Antam Tbk dialihkan kepada Inalum sebagai tambahan penyertaan modal negara. Dengan demikian sesuai PP 47/2017 saham seri B PT Antam Tbk akan dimiliki Inalum sebanyak 65 persen dan publik 35 persen. Sedangkan saham seri A PT Antam Tbk yang merupakan saham pengendali tetap dimiliki negara.

Sementara itu, Direktur Utama PT Timah Tbk, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani mengatakan dengan terbetuknya holding ini, kemampuan skill SDM juga membaik karena akan saling bertukar pengalaman.

"Efisiensi akan menciptakan kinerja keuangan menjadi lebih baik," ujarnya.

Ia menyampaikan sebanyak 4,841 miliar saham seri B milik PT Timah Tbk atau 65 persen, dialihkan kepada Inalum sebagai tambahan penyertaan modal negara dan saham seri A PT Timah Tbk yang merupakan saham pengendali tetap dimiliki negara.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arviyan Arifin juga mengatakan bahwa adanya holding ini, tentu akan mempercepat visi perusahaan menjadi perusahaaan energi kelas dunia ke depan. Dengan sinergi, masing-masing perusahaan anggota holding saling mendukung untuk menjadi yang terbaik.

Ia memaparkan sebanyak 1,498 miliar saham seri B milik PT Bukit Asam Tbk, atau sebanyak 65,02 persen,dialihkan kepada Inalum sebagai tambahan penyertaan modal negara dan saham seri A PT Bukit Asam Tbk yang merupakan saham pengendali tetap dimiliki negara. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minggu Depan, Tersangka Korupsi Pertamina di Blok BMG Ditetapkan

Minggu Depan, Tersangka Korupsi Pertamina di Blok BMG Ditetapkan

News | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 07:52 WIB

Jokowi Diminta Batalkan 43 Permen yang Dikeluarkan Jonan

Jokowi Diminta Batalkan 43 Permen yang Dikeluarkan Jonan

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2017 | 12:13 WIB

BNI Akui Kredit Pertambangan Pada Tahun Ini Lesu

BNI Akui Kredit Pertambangan Pada Tahun Ini Lesu

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 11:28 WIB

FPR: Pemerintah Tebar Nasionalisme Palsu Soal  Negosiasi Freeport

FPR: Pemerintah Tebar Nasionalisme Palsu Soal Negosiasi Freeport

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 08:02 WIB

Jokowi Ingin Kalsel Beralih Dari Pertambangan ke Pengolahan

Jokowi Ingin Kalsel Beralih Dari Pertambangan ke Pengolahan

Bisnis | Selasa, 11 April 2017 | 08:43 WIB

PKS Kritik IUPK Sementara untuk Freeport Bersifat Diskriminatif

PKS Kritik IUPK Sementara untuk Freeport Bersifat Diskriminatif

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 11:25 WIB

Pemerintah Konsisten Untuk Tidak Konsisten Dalam Kasus Freeport

Pemerintah Konsisten Untuk Tidak Konsisten Dalam Kasus Freeport

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 10:59 WIB

KLHK Didesak Hentikan Pertambangan Ilegal di Kawasan Hutan

KLHK Didesak Hentikan Pertambangan Ilegal di Kawasan Hutan

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 06:25 WIB

Dibawa ke Arbitrase, Indonesia Juga Akan Rugi Terkait Freeport

Dibawa ke Arbitrase, Indonesia Juga Akan Rugi Terkait Freeport

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 16:15 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×