Genjot Swasembada Pangan, Kementan Lakukan Pendampingan ke Petani

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 04 Desember 2017 | 02:00 WIB
Genjot Swasembada Pangan, Kementan Lakukan Pendampingan ke Petani
Ribuan massa menggelar unjuk rasa di kawasan Silang Monas, Jakarta, Rabu(27/9).

Suara.com - Kementerian Pertanian meyakini program pengawalan dan pendampingan kepada petani yang melibatkan para praktisi serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi efektif. Terutama untuk mendukung pencapaian swasembada sejumlah komoditas strategis.

Ketua Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STTP) Magelang, Jawa Tengah, Ali Rachman melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Minggu (3/12/2017), mengatakan program pendampingan yang menggunakan dana APBN-P 2017 itu berlangsung sejak Oktober hingga 30 November 2017.

"Kami berusaha untuk terus bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dalam upaya peningkatan swasembada pangan," kata dia.

Ia mengatakan untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan APBN-P tahun 2017, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPSDMP) sesuai tugas dan fungsinya mendapatkan mandat melaksanakan pengawalan dan pendampingan kepada petani atau kelompok tani sebagai penerima manfaat program mulai dari penerimaan benih atau bibit, pengolahan tanah, hingga penanaman tumbuh sehat.

Ia menjelaskan dalam pengawalan dan pendampingan itu, BPSDMP melibatkan berbagai komponen pelaksana seperti Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup BPSDMP (widyaiswara dan dosen), dinas terkait (penyuluh pertanian, pengendali organisme pengganggu tanaman /POPT, paramedik veteriner), perguruan tinggi mitra (dosen, mahasiswa dan alumni) serta petani maju pengelola Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S).

Ia mencontohkan, di Kabupaten Temanggung, khusus untuk komoditas bawang putih di enam kecamatan yaitu Kledung, Bansari, Parakan, Wonoboyo, Tembarak, dan Selopampang dengan luas total 1.120 hektar.

Selain itu, ia melanjutkan program pendampingan yang menyasar 25 desa dengan luas lahan 685 hektar melibatkan mahasiswa, alumni STPP juga melibatkan pemuda tani di kabupaten Sleman yang berada di lima kecamatan yaitu Tempel, Pakem, Turi, Prambanan, dan Kalasan.

"Adapun komoditasnya adalah cabe dengan luasan 50 hektar," kata Ali.

Penarikan pendamping/pengawal APBN-P 2017 dilaksanakan serentak di wilayah masing-masing di antaranya UPR Kalteng sejumlah 154 alumni dan pemuda tani, Universitas Tanjungpura Kalbar sebanyak 235 alumni dan pemuda tani dg komoditas karet dan jeruk, Uiversitas Lambung Mangkurat Kalsel sebanyak 140 alumni dan pemuda tani dengan komoditas karet, Universitas Mulawarman Kaltim sebanyak 10 alumni dan pemuda tani dengan komoditas karet, UGM sebanyak 130 alumni dg komoditas kopi serta STPP sebanyak 157 mahasiswa dan pemuda tani dengan komoditas bawang putih dan cabai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB

Pembatasan Rokok Dikaji, Petani Tembakau Khawatir Serapan Anjlok

Pembatasan Rokok Dikaji, Petani Tembakau Khawatir Serapan Anjlok

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:34 WIB

Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia: Turunkan HET 20% Hingga Revitalisasi 7 Pabrik

Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia: Turunkan HET 20% Hingga Revitalisasi 7 Pabrik

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 07:57 WIB

Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II

Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pemerintah Genjot Energi Alternatif dari Singkong, Tebu, Jagung, dan Sawit

Pemerintah Genjot Energi Alternatif dari Singkong, Tebu, Jagung, dan Sawit

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:57 WIB

Presiden Prabowo: Krisis Global Dorong Indonesia Percepat Swasembada Energi

Presiden Prabowo: Krisis Global Dorong Indonesia Percepat Swasembada Energi

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:00 WIB

Prabowo: Krisis Global Jadi Peluang, Indonesia Percepat Swasembada Pangan dan Energi

Prabowo: Krisis Global Jadi Peluang, Indonesia Percepat Swasembada Pangan dan Energi

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:49 WIB

Petani Tembakau Curhat, Perusahaan Rokok Menyusut dari 5.000 Jadi 1.700

Petani Tembakau Curhat, Perusahaan Rokok Menyusut dari 5.000 Jadi 1.700

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:40 WIB

Pratikno Cerita Masa Kecil: Pernah Coba Merokok karena Tumbuh di Lingkungan Petani Tembakau

Pratikno Cerita Masa Kecil: Pernah Coba Merokok karena Tumbuh di Lingkungan Petani Tembakau

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 12:57 WIB

Wujud Swasembada Pangan, Menteri Trenggono Cek Kesiapan Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul

Wujud Swasembada Pangan, Menteri Trenggono Cek Kesiapan Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:49 WIB

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:28 WIB

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:59 WIB

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:07 WIB

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:51 WIB

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:16 WIB

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:52 WIB