Tahun 2017, 5 Kapitalis Terkaya Sedunia Dapat Rp14.000 Triliun

Reza Gunadha

Kamis, 28 Desember 2017 | 20:02 WIB
Tahun 2017, 5 Kapitalis Terkaya Sedunia Dapat Rp14.000 Triliun
Seorang gelandangan tengah mengemis di 5th Avenue, New York, Amerika Serikat, 4 Januari 2016. [Timothy A Clary/AFP]

Suara.com - Lima kapitalis terkaya di dunia mendapatkan keuntungan USD1 triliun atau setara Rp14.000 Triliun pada tahun 2017.

Kelima pemilik modal terkaya sedunia itu ialah Jeffrey Preston Bezos, pemilik Amazon.com; Bill Gates, Microsoft; Amancio Ortega pemilik Zara; dan, Mark Zuckerberg pemilik Facebook.

Mereka, seperti diolah dari data The Bloomberg Billionaires Index, mendapat tambahan kekayaan nyaris empat kali lipat dari yang mereka miliki sebelumnya. Peningkatan kekayaan tersebut terindikasi karena melonjaknya pasar saham.

Bezos tercatat sebagai orang terkaya nomor satu di dunia tahun 2017, menggeser pendiri Microsoft Corp Bill Gates sejak Oktober 2017. Ia mendapat penambahan kekayaan senilai USD34,2 miliar. Total kekayaannya saat ini adalah USD99,6 miliar.

Sementara pendiri Facebook Inc, Mark Zuckerberg, memperoleh pertambahan kekayaan USD22,6 miliar atau 45 persen dari total USD1 triliun keuntungan perekonomian global.

Kelima kapitalis tersebut memunyai aset senilai USD425 miliar atau setara dengan seperenam pendapatan domestik bruto (PDB) Inggris.

Bloomberg juga mencatat, 440 miliarder dunia mengalami penambahan kekayaan signifikan sepanjang tahun 2017. Secara kolektif, kekayaan 440 miliarder itu mencapai USD1,05 triliun.

Sedangkan pada penutupan bursa pada hari Selasa, 26 Desember, 500 milyarder menguasai USD5,3 triliun, atau naik dari USD4,4 triliun pada tahun lalu.

baca juga

Selanjutnya, 159 miliarder dari total 500 orang itu berbasis di Amerika Serikat. Pertambahan kekayaan 159 kapitalis AS itu secara kolektif mencapai USD315 miliar.

Namun, merujuk laporan UBS Grup AG dan Pricewater House Coopers, miliarder Asia untuk kali pertama melampaui angka pendapatan miliarder AS.

Tercatat, hampir 38 miliarder asal Tiongkok yang merepresentasikan bisnis di 49 negara Asia memperoleh pertambahan kekayaan USD177 miliar pada 2017. Angka itu naik sebesar 65 persen dari perolehan tahun 2016.

Tapi, laporan kekayaan global tahunan yang dirilis Credit Suisse awal November 2017, menyoroti ketidaksetaraan pendapatan yang fantastis antara kaum kapitalis dan rakyat dunia.

Credit Suisse mencatat, 50 persen kekayaan dunia dikendalikan hanya oleh 1 persen kaum kaya. Kesenjangan kekayaan ini semakin melebar setidaknya sejak krisis keuangan tahun 2008 di AS.

Laporan itu juga menambahkan, orang-orang terkaya di dunia memegang 42,5 persen kekayaan global pada puncak krisis keuangan tahun 2008, dibandingkan dengan 50,1 persen pada tahun 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akhirnya... Facebook Izinkan Pengguna Blokir Mark Zuckerberg

Akhirnya... Facebook Izinkan Pengguna Blokir Mark Zuckerberg

Tekno | Rabu, 20 Desember 2017 | 10:46 WIB

Mark Zuckerberg 'Menghilang' dari Facebook, Untuk Apa?

Mark Zuckerberg 'Menghilang' dari Facebook, Untuk Apa?

Tekno | Kamis, 07 Desember 2017 | 10:20 WIB

Benarkah Orang yang Jarang Tidur Cepat Sukses?

Benarkah Orang yang Jarang Tidur Cepat Sukses?

Lifestyle | Jum'at, 17 November 2017 | 14:56 WIB

Bunuh Diri Marak, Dinilai Jadi 'Sisi Gelap' Facebook Live

Bunuh Diri Marak, Dinilai Jadi 'Sisi Gelap' Facebook Live

Tekno | Kamis, 26 Oktober 2017 | 14:24 WIB

Unik, Microsoft Dirikan Rumah Pohon untuk Karyawan

Unik, Microsoft Dirikan Rumah Pohon untuk Karyawan

Tekno | Senin, 16 Oktober 2017 | 09:46 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×