Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Rasio Kredit Macet Rendah, Ini Kiat yang Dilakukan BRI

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 12 Maret 2018 | 15:57 WIB
Rasio Kredit Macet Rendah, Ini Kiat yang Dilakukan BRI
Kantor cabang BRI di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Selasa (5/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah merupakan salah satu indikator kunci untuk menilai kinerja fungsi perbankan. Hingga saat ini, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menyatakan tidak akan menekan rasio kredit bermasalah (NPL) di tahun 2018 ini.

Optimisme BRI tersebut mengacu pada rasio NPL di tahun 2017 lalu yang berada di kisaran angka 1 hingga 1,2 persen saja. Hal ini disampaikan oleh Handayani selaku Direktur Consumer Bank BRI dalam acara Merchant Signing Ceremony 2018 bertempat di Auditorium Gedung BRI, Jakarta Pusat, Senin (12/03/2018) pagi tadi.

“Iya, kalau NPL konsumer tahun kemarin 1%. Tetap di kisaran itu. Gak mungkin kita akan tekan lagi. Karena growth kita kan agresif jadi kalau untuk consumer di kisaran angka 1-1,2%,” kata Handayani.

Menurut Peraturan Bank Indonesia Nomor 6/10/PBI/2004 tanggal 12 April 2004 tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum, menetapkan rasio kredit bermasalah (NPL) adalah sebesar 5 persen.

Terkait dengan jumlah kredit bermasalah, BRI telah mengupayakan sejumlah langkah untuk dapat mengatasinya. Segmentasi nasabah dan kebijakan restrukturisasi kredit-kredit macet atau bermasalah merupakan beberapa upaya antisipatif BRI terhadap rasio NPL.

“Tentu kalau NPL yang pertama adalah yang paling penting kita segmentasi nasabah. Jadi kita bertumbuh dengan segmentasi yang baik. NPL yang berkontribusi baik tentu dari NPL Micro dan Consumer ya! Dan juga ada beberapa perbaikan di korporasi untuk restruktur kreditnya juga,” ujar Handayani.

Menurut Handayani, sepanjang tahun 2017, pihaknya mengklaim telah memperbaiki sejumlah kriteria dan strategi terkait resiko kredit macet atau bermasalah (NPL) ke depannya guna lebih baik lagi.

“Kami lakukan dengan cara memperbaiki risk disable criteria yang kita buat sepanjang 2017, ini tentu ber-impact kepada 2018 yaitu perbaikan dari sisi portofolio kita. Selain itu kita juga memperbaiki collection strategy kita terutama di consumer banking di mana kita lebih melakukan alert proactive di depan before the date. Sehingga customer kita ingatkan untuk melakukan pembayaran di awal," jelasnya.

Menurut Handayani, ini merupakan reminder kepada customer agar mereka bisa membayar tepat waktu. Selain itu BRI memang memperluas lebih agresif untuk penetrasi kepada payroll customer. "Tentu ini automatically akan memberikan kontribusi NPL yang lebih baik ya,” kata Handayani.

Mengacu laporan keuangan BRI akhir tahun 2017, NPL gross bank pelat merah tersebutmencapai 2,10 persen. Naik dibanding akhir tahun 2016 yang mencapai 2,03 persen. Adapun NPL net mencapai 0,88 persen. Jumlah ini turun dibanding akhir tahun 2016 yang mencapai 1,09 persen. (Priscilla Trisna)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

BRI Dorong Ekonomi Desa Manemeng, Semangat Marenta Barmak Hidupkan UMKM & Klaster Usaha

BRI Dorong Ekonomi Desa Manemeng, Semangat Marenta Barmak Hidupkan UMKM & Klaster Usaha

Bri | Minggu, 08 Maret 2026 | 13:00 WIB

Desa Pajambon Bersinar: Dari Kebun Jambu hingga Agrowisata, Menjadi Inspirasi Desa BRILiaN Indonesia

Desa Pajambon Bersinar: Dari Kebun Jambu hingga Agrowisata, Menjadi Inspirasi Desa BRILiaN Indonesia

Bri | Senin, 16 Februari 2026 | 13:00 WIB

Sentuhan BRI Dorong Sausu Tambu Jadi Desa Berdaya Berbasis Pariwisata dan UMKM

Sentuhan BRI Dorong Sausu Tambu Jadi Desa Berdaya Berbasis Pariwisata dan UMKM

Bri | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:00 WIB

Kampung Koboi Tugu Selatan: Ketika Alam, Tradisi, dan Inovasi Menyatu Membangun Desa BRILiaN

Kampung Koboi Tugu Selatan: Ketika Alam, Tradisi, dan Inovasi Menyatu Membangun Desa BRILiaN

Bri | Minggu, 25 Januari 2026 | 13:00 WIB

Bank Indonesia: Kredit Nganggur Masih Tinggi, Nilainya Tembus Rp2.536 Triliun

Bank Indonesia: Kredit Nganggur Masih Tinggi, Nilainya Tembus Rp2.536 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:45 WIB

Tagihan Kartu Kredit Membengkak? Ini Cara 'Selamat' dari Beban Akhir Bulan dengan Cicilan BRING BRI

Tagihan Kartu Kredit Membengkak? Ini Cara 'Selamat' dari Beban Akhir Bulan dengan Cicilan BRING BRI

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:48 WIB

Gawat! Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp98,54 Triliun, Kredit Macet Mulai Menghantui

Gawat! Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp98,54 Triliun, Kredit Macet Mulai Menghantui

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:58 WIB

BI Ungkap Banyak Orang dan Korporasi Malas Ajukan Kredit Bank

BI Ungkap Banyak Orang dan Korporasi Malas Ajukan Kredit Bank

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 16:54 WIB

Terkini

Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045

Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:59 WIB

Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal

Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:54 WIB

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:48 WIB

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:45 WIB

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:41 WIB

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:34 WIB

BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah

BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:13 WIB

Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar

Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:06 WIB

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:02 WIB

Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru

Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 16:53 WIB