SKK Migas: Bohong Kalau Migas Indonesia Telah Dikuasai Asing

Adhitya Himawan Suara.Com
Kamis, 19 April 2018 | 09:41 WIB
SKK Migas: Bohong Kalau Migas Indonesia Telah Dikuasai Asing
Kilang RU (Unit Pengolahan) V Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (14/4).

Suara.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Sumatera bagian utara menyatakan bohong kalau ada yang mengatakan minyak dan gas Indonesia telah dikuasai asing.

Kepala Departemen Humas SKK Migas Haryanto Syafri, di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (18/4/2018), mengatakan dalam "Production Sharing Contract" migas itu, Indonesia mendapatkan bagi hasil sebesar 85 persen untuk produksi minyak bumi dan 70 persen untuk produksi gas bumi.

"Bohong ketika ada yang menyatakan bahwa negara dikuasai asing," ujarnya, di hadapan mahasiswa yang mengikuti Kuliah Tamu di auditorium Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang itu pula.

Syafri menegaskan hal itu saat menjelaskan ruang lingkup kegiatan usaha hulu migas, dan kaitannya dengan kebutuhan migas nasional dalam Kuliah Tamu bertema "Pengenalan Industri Hulu Migas Dalam Pembangunan Nasional".

Mahasiswa yang mendengar penjelasan Syafri pun mengangguk-anggukkan kepalanya. Mereka terlihat serius mengikuti kegiatan itu lantaran Natuna dan Kepulauan Anambas merupakan daerah penghasil migas.

"Informasi ini penting diketahui mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa agar tidak salah, karena selama ini cukup banyak informasi yang salah terkait penguasaan migas di Indonesia. Dari kontrak itu, jelas bahwa negara masih diuntungkan," katanya dalam kegiatan yang diselenggarakan Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMRAH itu lagi.

Kuliah Tamu itu bertambah menarik lantaran dihadiri perwakilan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Perwakilan KKKS yang hadir seperti dari PT Medco E&P Natuna, Premier Oil Natuna Sea BV, Star Energy, dan Conrad Petroleum-West Natuna Exploration Ltd.

Ketua Jurusan Hubungan Internasional FISIP UMRAH Sayed Fauzan Riyadi IMAS mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai ladang ilmu pengetahuan.

Penjelasan narasumber yang berkompeten mampu menjawab berbagai pertanyaan mengenai industri hulu migas.

"Sering kami ditanya dan berdiskusi dengan para mahasiswa, terutama yang berasal dari Anambas dan Natuna tentang keberadaan perusahaan migas, tentang DBH Migas, dan kegiatan CSR," katanya pula.

"Dengan kuliah tamu ini terbagun diskusi dan tanya jawab positif antara mahasiswa dengan pengelola dan pelaku usaha," ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung interaktif dan dinamis itu dihadiri oleh mahasiswa dari lima fakultas.

Partisipasi dan pertanyaan para mahasiswa diselingi dengan pemberian kuis oleh narasumber dan perwakilan KKKS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI