Array

Dikukuhkan UNESCO, Ini Sertifikat untuk Ciletuh Palabuhanratu

Senin, 21 Mei 2018 | 13:54 WIB
Dikukuhkan UNESCO, Ini Sertifikat untuk Ciletuh Palabuhanratu
Sertifikat Unesco Global Geoparks(UGG) bagi Ciletuh-Palabuhanratu. (Sumber: Istimewa)

Suara.com - Sertifikat Unesco Global Geoparks(UGG) bagi Ciletuh-Palabuhanratu telah terbit. General Director of Unesco, Audrey Azoulay, menandatangani langsung sertifikat tersebut.

Dengan demikian lengkap sudah legalitas Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sebagai bagian dari 'keluarga besar' UGG di dunia, yang empat diantaranya berada di Indonesia.

Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Deny Juanda, mengatakan, terbitnya sertifikat ini melengkapi perjuangan proses sertifikasi UNESCO.

"Alhamdulillah, kami bersyukur sekali atas terbitnya sertifikat ini, segera akan digelar acara peresmian UGG-Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Terima kasih atas prestasi semua pihak yang telah concern dan bersama-sama berjuang pada setiap proses sertifikasi UNESCO," katanya, di Bandung, Sabtu (19/5/18).

Sertifikat ini berlaku sejak ditetapkan, yaitu 17 April 2018 hingga 16 April 2022.

Sebelumnya, UNESCO mengesahkan 12 geopark dari 11 negara sebagai UGG. Pengesahan disampaikan dalam sidang Executive Board UNESCO ke 204, Komisi Programme and External Relations, Kamis (12/4/18) di Paris, Prancis.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher), mengatakan, pihaknya mendapatkan kabar tersebut dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi, Budiman, selaku perwakilan Jabar di sidang tersebut.

Hingga kini tercatat empat UGG di Indonesia, yakni Batur UNESCO Global Geopark, Gunung Sewu UNESCO Global Geopark, Ciletuh - Palabuhanratu aspiring UNESCO Global Geopark, dan terakhir, Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark.

Pascapenetapan bulan lalu, Pemprov Jabar terus menggenjot pembangunan infrastruktur di Ciletuh-Palabuhanratu. Aher mengungkapkan, untuk infrastruktur jalan penghubung Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Pemprov Jabar sudah menggelontorkan anggaran Rp 96 miliar pada 2016 untuk ruas jalan dari pintu masuk Waluran ke Geopark.

Selain itu, pada 2017 dibangun juga ruas jalan dari pintu masuk Loji ke Geopark yang menelan anggaran Rp 217 miliar.

"Tahun ini, kita membuat kawasan jalan dari arah pintu masuk Paltiga sebesar Rp 90 miliar, termasuk pembangunan bandara di Sukabumi, karena salah satu syarat geopark internasional  harus ada bandara dengan jarak tempuh maksimal tiga jam perjalanan," katanya, saat melaksanakan peletakan batu pertama untuk proyek pembangunan akses di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Jumat (20/4/18).

Ruas jalan yang akan dibangun itu menghubungkan wilayah Desa Ciemas-Ciatel, hingga Puncak Darma. Panjangnya sekitar 13 km, menggunakan APBD Provinsi Jabar 2018 sekitar Rp 82 miliar. Nantinya jalan tersebut akan tersambung dengan akses jalur sabuk Ciemas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI