Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Kumpulkan Menteri Ekonomi, Jokowi Bahas Perang Dagang AS

Dythia Novianty | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 09 Juli 2018 | 05:21 WIB
Kumpulkan Menteri Ekonomi, Jokowi Bahas Perang Dagang AS
Presiden Joko Widodo. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Hari ini, Senin (9/7/2018), Presiden Joko Widodo akan menyelenggarakan rapat terbatas untuk membahas ancaman perang dagang dengan AS. Rapat digelar di Istana Bogor.

Sebelumnya, secara mendadak pada Minggu (8/7/2018), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi dengan para menteri. Mereka membahas mengenai ancaman perang dagang oleh Presiden Donald Trump.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengungkapkan, Rakor yang terkesan mendadak karena dilangsungkan pada hari Minggu tersebut baru sebatas membicarakan bahan untuk rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo besok di Istana Bogor.

"Bahan rapat. Rapat kabinet," kata Mendag Enggar saat ditemui usai rapat, Minggu (8/7/2018).

Meski demikian, Mendag Enggar enggan membocorkan terkait bahan apa saja yang sudah disiapkan untuk rapat besok.

"Persiapan bahan kan kita menyiapkan apa, kementerian lain menyiapkan apa. Itu nanti pak Menko (Darmin) jelaskan. Semuanya Menko, dilarang mendahului (memberikan pernyataan)," ujarnya.

Rakor dipimpin langsung Menko Ekonomi, Darmin Nasution. Tampak beberapa menteri yang sudah hadir seperti Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri BUMN Rini Soemarno. Hadir juga Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Suahasil Nazara dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Sayangnya, dari seluruh menteri yang sudah hadir tak satupun yang memberi pernyataan mengenai Rakor yang dilakukan. Semua menteri yang datang langsung masuk ke ruang rapat.

Seperti diketahui, Pemerintahan Presiden AS Donald Trump tengah mengevaluasi sekitar 124 produk ekspor asal Indonesia. Evaluasi itu dilakukan untuk menentukan apakah barang-barang tersebut masih layak menerima manfaat skema generalized system of preferences (GSP).

Produk-produk yang sedang dievaluasi itu di antaranya tekstil, plywood, kapas, dan beberapa hasil pertanian, termasuk udang dan kepiting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minggu Malam, Menteri Kabinet Kerja Berkumpul, Ada Apa?

Minggu Malam, Menteri Kabinet Kerja Berkumpul, Ada Apa?

Bisnis | Minggu, 08 Juli 2018 | 19:01 WIB

Jokowi Ajak Cucu Lihat Burung dan Naik Kereta Gantung di TMII

Jokowi Ajak Cucu Lihat Burung dan Naik Kereta Gantung di TMII

News | Minggu, 08 Juli 2018 | 17:00 WIB

Zulkifli Hasan Buka Suara soal TGB Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Zulkifli Hasan Buka Suara soal TGB Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Minggu, 08 Juli 2018 | 16:06 WIB

Begini Jawaban Jokowi saat Ditanya Penuntasan Kasus HAM 98

Begini Jawaban Jokowi saat Ditanya Penuntasan Kasus HAM 98

News | Minggu, 08 Juli 2018 | 06:22 WIB

Ini Janji Jokowi di Depan Relawan Aktivis 98

Ini Janji Jokowi di Depan Relawan Aktivis 98

News | Minggu, 08 Juli 2018 | 06:08 WIB

Setelah Jong Un, Trump Terpikat Putin

Setelah Jong Un, Trump Terpikat Putin

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 10:35 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB