Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Warga Hong Kong Pilih Tidur di McDonald's Ketimbang Rumah

Ririn Indriani, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 07 Agustus 2018 | 08:33 WIB
Warga Hong Kong Pilih Tidur di McDonald's Ketimbang Rumah
Logo McDonald's. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam lima tahun terakhir, warga Hong Kong yang memilih tidur di McDonald's bertambah enam kali lipat dibandingkan sebelumnya, demikian hasil penelitian dari lembaga non-profit Junior Chamber International (JCI) Tai Ping Shan.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, Tai Ping Shan menghitung selama Juni-Juli 2018, ada 334 orang yang tidur di restoran cepat saji tersebut. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan pada 2013, di mana kala itu hanya ada 57 orang yang tidur di McDonald's.

Dilansir melalui CNN Internasional, para peneliti yang mengunjungi 110 gerai McDonald's 24 jam di Hong Kong mendapati bahwa tidak semua orang yang tidur semalam menjadi tunawisma.

Lebih dari 70 persen responden mengatakan memiliki tempat lain untuk tidur, seperti flat perumahan umum atau fasilitas publik lainnya, dan mayoritas memiliki pekerjaan penuh waktu atau paruh waktu, menantang persepsi umum bahwa para pemuda ini tunawisma atau menganggur.

"Mereka punya tempat untuk tidur, tetapi mereka tidak pulang ke rumah," kata Hung.

Salah satu alasan utama mereka memilih tidur di sana, karena menghadapi tantangan sosial ekonomi seperti sewa tinggi atau tagihan listrik.

Hung pun mengatakan bahwa pernah ada seorang pria yang tidak mampu membeli AC, dan tidak memiliki jendela untuk aliran udara di apartemennya.

Alih-alih harus membayar 2 dolar AS atau setara Rp 28.000 per unit pendingin udara, pria itu memilih untuk menikmati McDonald's yang ber-AC pada malam-malam saat musim panas.

Selain itu, fasilitas wi-fi gratis, makanan murah, dan kamar mandi yang bersih menjadi alasan lainnya. Menurut studi 2017 dari Demographia mengatakan bahwa Hong Kong memiliki salah satu pasar perumahan paling mahal di dunia dan harga perumahan telah meningkat dari rata-rata 770 dolar AS atau Rp 11 juta per kaki persegi pada 1997, menjadi lebih dari 1.700 dolar AS atau setara Rp 24 juta hari ini.

baca juga

Alasan lain memilih tidur di McDonald's adalah faktor keluarga atau konflik pribadi. Seperti seorang pekerja konstruksi muda yang tidak betah berada di rumah, karena hubungan yang sulit dengan orangtuanya. Serta seorang wanita 55 tahun yang menghindari pulang ke rumah, karena suaminya yang kasar.

Perlu diketahui, Hong Kong merupakan salah satu negara maju yang mempunyai keterbatasan lahan sehingga tak heran bila harga properti di negara itu terus melambung.

Jangankan membeli, banyak orang Hong Kong yang tak sanggup menyewa apartemen di negaranya sendiri. Pasalnya, sejak 2008 harga properti di sana sudah naik 130 persen lebih.

Akibat dari masalah ini, banyak warga Hong Kong yang kesulitan mendapatkan tempat tinggal. Pada akhirnya tak sedikit dari mereka harus tidur di tempat-tempat yang tidak semestinya, seperti di restoran cepat saji McDonald's.

Setidaknya di 2015 saja ada 1.000 orang Hong Kong yang menggelandang, karena tak punya rumah. Untungnya pihak resto siap saji itu sejauh ini tak mempermasalahkan mereka yang datang ke restorannya untuk sekadar tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

Aset Properti BUMN Tak Laku, Apa yang Dilakukan Danantara

Aset Properti BUMN Tak Laku, Apa yang Dilakukan Danantara

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 17:52 WIB

Daya Beli Lesu, Kelas Menengah Pilih Beli Beras Ketimbang Cicil Rumah

Daya Beli Lesu, Kelas Menengah Pilih Beli Beras Ketimbang Cicil Rumah

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:46 WIB

Cari Hunian Impian Lebih Mudah, Ada Promo KPR Bunga Mulai 1,75% di BRI x REI Expo Semarang 2026

Cari Hunian Impian Lebih Mudah, Ada Promo KPR Bunga Mulai 1,75% di BRI x REI Expo Semarang 2026

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 13:47 WIB

Cikarang Makin Dilirik Investor, Hunian Sekaligus Ruang Usaha Menjamur

Cikarang Makin Dilirik Investor, Hunian Sekaligus Ruang Usaha Menjamur

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:33 WIB

Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun

Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 13:05 WIB

Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi

Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:38 WIB

Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian

Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:40 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×