Pemerintah Mau Bangun 3 Juta Rumah Tiap Tahun, Pertumbuhan Ekonomi Diklaim Bakal Meroket

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 09 Maret 2026 | 13:02 WIB
Pemerintah Mau Bangun 3 Juta Rumah Tiap Tahun, Pertumbuhan Ekonomi Diklaim Bakal Meroket
Ilustrasi rumah subsidi. [Gemini AI]
baca 10 detik
  • Hashim Djojohadikusumo meyakini sektor perumahan akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia.
  • Pemerintah menargetkan pembangunan tiga juta rumah per tahun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi signifikan.
  • Pembangunan perumahan menjawab tantangan 27 juta keluarga yang masih menempati hunian tidak layak.

Suara.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, menilai sektor perumahan dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Hashim menyebut, pembangunan rumah dalam jumlah besar setiap tahun berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia. 

Pemerintah sendiri menargetkan pembangunan tiga juta rumah setiap tahun sebagai bagian dari program perumahan nasional.

"Kita sudah perkirakan, kalau nanti semua jalan sesuai dengan keinginan kita, ya 3 juta rumah apartemen kalau bisa tiap tahun, ya, ini kita bisa dapat 1,5-2 persen (pertumbuhan ekonomi) ya," ujar Hashim saat groundbreaking rumah susun (rusun) di kawasan Meikarta, Bekasi, Jawa Barat, dikutip Senin (9/3/2026).

Menurut Hashim, kontribusi sektor perumahan tersebut dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan.

Ia menjelaskan, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini berada di kisaran 5,3 persen, tambahan kontribusi dari sektor perumahan dapat meningkatkan angka tersebut hingga mendekati 7 persen.

Utusan Khusus Presiden sekaligus Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo dalam acara Gotong Royong Membangun Rumah untuk Rakyat di Kawasan Meikarta, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026). [Suara.com/Fakhri]
Utusan Khusus Presiden sekaligus Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo dalam acara Gotong Royong Membangun Rumah untuk Rakyat di Kawasan Meikarta, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026). [Suara.com/Fakhri]

"Kalau sekarang pemerintah 5,3 persen, dari perumahan kita bisa dapat sampai 7 persen," tuturnya.

Hashim menambahkan, pertumbuhan ekonomi itu bahkan berpotensi lebih tinggi jika dikombinasikan dengan sektor investasi dan hilirisasi yang tengah didorong pemerintah.

"Dari proyek-proyek hilirisasi, ya mungkin [Menteri Investasi dan Hilirisasi] Pak Rosan yang lebih ahli dari saya, itu bisa tambah mungkin 1 persen ya, Pak Rosan. Mungkin lebih. Itu saya kira kita sudah bisa capai 8 persen per tahun," ucap Hashim.

baca juga

Di sisi lain, Hashim menilai program pembangunan rumah dalam jumlah besar juga didorong oleh kebutuhan hunian yang masih sangat tinggi di Indonesia.

Ia menyebut masih banyak keluarga yang tinggal di hunian yang tidak memenuhi standar kelayakan.

"Ada 27 juta keluarga tinggal di rumah tidak layak huni. Berarti tempat kumuh, gubuk-gubuk, tempat tidak ada air, tidak ada listrik, dan sebagainya," katanya.

Menurut Hashim, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah untuk mempercepat pembangunan perumahan nasional.

"So, memang tantangan besar, tapi ini adalah kesempatan untuk kita dan saya yakin ya ke depan ekonomi kita akan melampaui 8 persen per tahun," pungkas Hashim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tenor Rumah Subsidi Diperpanjang Jadi 30 Tahun, Pemerintah Klaim Cicilan Lebih Ringan

Tenor Rumah Subsidi Diperpanjang Jadi 30 Tahun, Pemerintah Klaim Cicilan Lebih Ringan

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:04 WIB

Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026

Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 00:05 WIB

Orang Kaya RI Pilih Pindah ke Tangerang, Ini Buktinya.

Orang Kaya RI Pilih Pindah ke Tangerang, Ini Buktinya.

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 08:14 WIB

Program Gentengisasi Mulai Masuk Kawasan Menteng, Sasar 52 Rumah

Program Gentengisasi Mulai Masuk Kawasan Menteng, Sasar 52 Rumah

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 17:51 WIB

Bukan Sekadar Renovasi, Program Pondasi Bangun Rasa Aman dan Produktivitas Warga

Bukan Sekadar Renovasi, Program Pondasi Bangun Rasa Aman dan Produktivitas Warga

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 21:03 WIB

Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI

Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Deklrasi Sumpah Pemuda dengan Massa Bayaran Buat Gaduh, Young Lex Tampar Raffi Ahmad

Deklrasi Sumpah Pemuda dengan Massa Bayaran Buat Gaduh, Young Lex Tampar Raffi Ahmad

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga

Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:33 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kering dan Kusam di Bawah Rp50 Ribu

5 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kering dan Kusam di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Saham RANS Milik Raffi Ahmad Terpuruk! Ribuan Investor Angkat Kaki

Saham RANS Milik Raffi Ahmad Terpuruk! Ribuan Investor Angkat Kaki

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:10 WIB

×