Rupiah Terus Menguat Selama Sepekan, Ini Kata Sri Mulyani

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 09 November 2018 | 16:05 WIB
Rupiah Terus Menguat Selama Sepekan, Ini Kata Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Nilai tukar rupiah selama sepekan menguat signifikan hingga berada di bawah Rp15.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Namun, berdasarkan data bloomberg, pada sesi siang ini rupiah kembali melemah 0,49 persen ke level Rp 14.610 per dolar AS dari sesi terakhir kemarin Rp 14.539 per dolar AS

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, penguatan rupiah ini lebih dipengaruhi oleh faktor domestik. Pasalnya, indikator-indikator ekonomi Indonesia memperlihatkan angka yang cukup positif.

Dia menyebutkan pertumbuhan ekonomi hingga kuartal III 2018 masih konsisten tumbuh di atas lima persen atau tepatnya 5,17 persen. Inflasi terjaga di bawah kisaran target yang sebesar 3,5 persen. Lalu, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang hanya 1,35 persen.

“Selama 2018 ini, banyak yang bisa kita topang berdasarkan pondasi Indonesia. Indonesia perlu untuk terus mengembangkan mengenai pentingnya pondasi-pondasi ini," ujarnya di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Kendati demikian, Sri Mulyani mengaku akan tetap waspada dengan pergerakan nilai tukar rupiah ini. Pasalnya, nilai tukar rupiah akan tetap berfluktuasi seiring sentimen pelaku ekonomi di tengah kondisi ekonomi global saat ini.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah juga akan berhati-hati sambil terus menyuarakan kepada investor perekonomian Indonesia masih baik agar rupiah dapat bertahan di tren positif. Menurut dia, para investor serta pelaku ekonomi melihat Indonesia berbeda dengan negara lain yang rentan.

“Waktu saya di Singapura kemarin, kita juga bicara angka yang ada di Indonesia sangat positif. Jadi Indonesia tidak seharusnya masuk ke negara vulnerable (rentan)," tuturnya.

“Jadi sebagai pengelola kebijakan ekonomi bersama dengan Menko (menteri koordinator) dan para menteri yang lain serta bapak gubernur bank sentral, OJK, poin yang paling penting di dalam ekonomi kita dalam suasana yang cukup guncang ini harus punya fleksibilitas dan kemampuan untuk meng-absorb itu yang harus disiapkan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari 50 Orang Indonesia, yang Niat Bayar Pajak Cuma 1 Orang

Dari 50 Orang Indonesia, yang Niat Bayar Pajak Cuma 1 Orang

Bisnis | Jum'at, 09 November 2018 | 16:02 WIB

Menkeu: Defisit Transaksi Berjalan Bukanlah Sebuah Dosa

Menkeu: Defisit Transaksi Berjalan Bukanlah Sebuah Dosa

Bisnis | Jum'at, 09 November 2018 | 16:01 WIB

BI Beberkan Penyebab Rupiah Terus Menguat Terhadap Dolar AS

BI Beberkan Penyebab Rupiah Terus Menguat Terhadap Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 09 November 2018 | 14:02 WIB

Pajak Bakal Jadi Mata Pelajaran dari SD Hingga Perguruan Tinggi

Pajak Bakal Jadi Mata Pelajaran dari SD Hingga Perguruan Tinggi

Bisnis | Jum'at, 09 November 2018 | 13:09 WIB

Dolar AS Diprediksi Menguat Hingga ke Level Rp 14.760

Dolar AS Diprediksi Menguat Hingga ke Level Rp 14.760

Bisnis | Jum'at, 09 November 2018 | 08:01 WIB

Terkini

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:53 WIB

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:42 WIB

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:40 WIB

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:34 WIB

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:01 WIB

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:23 WIB

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:22 WIB

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:18 WIB