Pertamina Siapkan Kilang untuk Produksi Solar Nabati

Reza Gunadha | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 29 November 2018 | 05:00 WIB
Pertamina Siapkan Kilang untuk Produksi Solar Nabati
Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) kendaraan di SPBU Abdul Muiz, Jakarta, Rabu (31/1).

Suara.com - PT Pertamina (Persero), perusahaan energi milik pemerintah, tengah menyiapkan Green Refinery Project, guna mendukung produksi bahan bakar diesel nabati 100 persen (B100).

Menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Pertamina akan memaksimalkan kilang yang sudah ada untuk proyek tersebut sebagai upaya mengoptimalisasi aset yang ada dan biaya investasi lebih efisien dibandingkan pembuatan kilang baru.

“Investasi pengembangan kilang, salah satunya kilang Dumai, hanya sebesar 40 persen dibandingkan investasi kilang baru,” katanya dalam konferensi pers pada Pertamina Energy Forum (PEF) 2018 di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Biasanya, investasi untuk pembuatan kilang baru butuh sekitar 3,5 miliar dolar AS. Dengan konversi tersebut, ujarnya, kedua kilang Pertamina ini akan menghasilkan biodiesel dan juga biofuel.

Ini berbeda dengan produksi sebelumnya yang menghasilkan solar dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dengan konversi kilang ini, Pertamina diharapkan bisa menjadi pemimpin dalam produksi B100. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution dalam paparannya pada Pembukaan PEF 2018.

“Kami berharap Pertamina sebagai batu penjuru serta pemimpin dalam mengembangkan B20 (biodiesel),” ungkapnya.

Sebelumnya, Pertamina perusahaan menandatangani perjanjian minyak dan gas multinasional Italia yaitu ENI SpA. Kerjasama ini untuk menjajaki bisnis hilir minyak dan gas. Dalam perjanjian itu termasuk potensi untuk mengembangkan kilang hijau dan peluang perdagangan bisnis di minyak dan gas, dan produk lainnya.

Penandatanganan yang dilakukan pada 21 September di Porto Marghera, Venesia oleh Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati dan Chief Refining dan Marketing Officer ENI, Giuseppe Ricci disaksikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia, Rini Soemarno.

Kolaborasi dalam kilang hijau ini relevan dengan komitmen Pertamina untuk memasok bahan bakar dengan campuran biodiesel 20 persen (B20), sebagaimana diamanatkan oleh pemerintah Indonesia.

Setelah B20, Pemerintah juga optimistis akan berlanjut menuju B100. Saat ini Indonesia mengkonsumsi sekitar 1,6 juta barel per hari (bpd), sementara produksi dalam negeri hanya mencapai sekitar 800 ribu bpd, oleh karena itu Indonesia harus mengimpor untuk menutupi kekurangan tersebut.

Produksi minyak menurun dan hanya akan mempercepat jika tidak ada investasi besar untuk melakukan eksplorasi baru untuk menambah cadangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Target Produksi Minyak Nasional Capai 60 persen

Pertamina Target Produksi Minyak Nasional Capai 60 persen

Bisnis | Rabu, 28 November 2018 | 23:15 WIB

Menko Darmin Minta Pertamina Cepat Atasi Defisit Neraca Pembayaran

Menko Darmin Minta Pertamina Cepat Atasi Defisit Neraca Pembayaran

Bisnis | Rabu, 28 November 2018 | 23:12 WIB

Pemerintah Minta Pertamina Tak Setengah-setengah Terapkan B20

Pemerintah Minta Pertamina Tak Setengah-setengah Terapkan B20

Bisnis | Rabu, 28 November 2018 | 14:58 WIB

Gandeng Jasa Marga, Pertamina Bikin SPBU dalam Jalan Tol

Gandeng Jasa Marga, Pertamina Bikin SPBU dalam Jalan Tol

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 01:00 WIB

Terkini

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:15 WIB

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:57 WIB

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:41 WIB

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:19 WIB

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:13 WIB

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:08 WIB

Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000

Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 15:53 WIB