Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Durian Raja Musang Malaysia Jadi Primadona di Tiongkok

Ade Indra Kusuma | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 29 November 2018 | 05:40 WIB
Durian Raja Musang Malaysia Jadi Primadona di Tiongkok
Buah durian. (Shutterstock)

Suara.com - Durian Raja Musang asal Malaysia saat ini menjadi makanan favorit bagi masyarakat di Tiongkok. Tingginya permintaan dari Tiongkok mendorong pemerintah Malaysia untuk membuka lahan perkebunan durian dalam skala yang lebih besar. 

Malaysia menargetkan akan meningkatkan angka ekspor durian hingga 50 persen pada 2030 mendatang. Menurut konsultan industri durian, Lim Chin Khee, sebelum permintaan yang tinggi dari Tiongkok, perkebunan durian di Malaysia hanya sebagai bagian dari atraksi wisata. 

Reuters melaporkan, pemerintah Malaysia mendorong pertanian durian skala besar, dengan memperkirakan kenaikan ekspor durian sebesar 50 persen pada 2030.

“Industri durian sedang bertransformasi dari pertanian lokal ke global, skala besar karena banyaknya permintaan dari Tiongkok,” kata Lim Chin Khee, konsultan industri.

“Sebelum meledak (permintaannya), perkebunan durian di Malaysia hanya akan menjadi perkebeunan rekreasi. Sekarang menjadi ratusan hektar bahkan lebih besaar lagi.”

Orang Tiongkok berani membayar mahal untuk berbagai durian Raja Musang Malaysia karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang pahit-manis. Berbagai macam harga ditawarkan, yang sekarang sedang ditanam di seluruh negeri, harganya hampir mencapai empat kali lipat dalam lima tahun terakhir.

Impor durian di Tiongkok meningkat hingga 15 persen atau mendekati 350 ribu ton hingga akhir tahun ini. Dari total impor durian itu, 40 persennya berasal dari Thailand, produsen dan pengekspor terbesar durian di dunia. Ekspor durian Malaysia ke Cina sendiri masih kurang dari satu persen, namun pada 2030 diharapkan akan meningkat menjadi 22.061 ton dari 14.600 ton. 

Hingga akhir tahun ini perkebunan durian Malaysia sudah mencapai 72 ribu hektare dan akan terus dikembangkan. Beberapa perkebunan minyak sawit rencananya juga akan dialihkan menjadi perkebunan durian karena lebih menguntungkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Oksana Voevodina, Eks Miss Moskow Jadi Permaisuri Raja Malaysia

Oksana Voevodina, Eks Miss Moskow Jadi Permaisuri Raja Malaysia

News | Rabu, 28 November 2018 | 16:07 WIB

Kenalkan Asyiela Putri, Dara Cantik di Balik Suara Upin dan Ipin

Kenalkan Asyiela Putri, Dara Cantik di Balik Suara Upin dan Ipin

Entertainment | Rabu, 28 November 2018 | 13:05 WIB

Trump Percepat Kenaikan Tarif Impor dari Tiongkok

Trump Percepat Kenaikan Tarif Impor dari Tiongkok

News | Rabu, 28 November 2018 | 05:58 WIB

Terkini

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:33 WIB

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 13:06 WIB

Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998

Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:55 WIB

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:47 WIB

Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini

Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:31 WIB

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:22 WIB