Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Durian Raja Musang Malaysia Jadi Primadona di Tiongkok

Ade Indra Kusuma, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 29 November 2018 | 05:40 WIB
Durian Raja Musang Malaysia Jadi Primadona di Tiongkok
Buah durian. (Shutterstock)

Suara.com - Durian Raja Musang asal Malaysia saat ini menjadi makanan favorit bagi masyarakat di Tiongkok. Tingginya permintaan dari Tiongkok mendorong pemerintah Malaysia untuk membuka lahan perkebunan durian dalam skala yang lebih besar. 

Malaysia menargetkan akan meningkatkan angka ekspor durian hingga 50 persen pada 2030 mendatang. Menurut konsultan industri durian, Lim Chin Khee, sebelum permintaan yang tinggi dari Tiongkok, perkebunan durian di Malaysia hanya sebagai bagian dari atraksi wisata. 

Reuters melaporkan, pemerintah Malaysia mendorong pertanian durian skala besar, dengan memperkirakan kenaikan ekspor durian sebesar 50 persen pada 2030.

“Industri durian sedang bertransformasi dari pertanian lokal ke global, skala besar karena banyaknya permintaan dari Tiongkok,” kata Lim Chin Khee, konsultan industri.

“Sebelum meledak (permintaannya), perkebunan durian di Malaysia hanya akan menjadi perkebeunan rekreasi. Sekarang menjadi ratusan hektar bahkan lebih besaar lagi.”

Orang Tiongkok berani membayar mahal untuk berbagai durian Raja Musang Malaysia karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang pahit-manis. Berbagai macam harga ditawarkan, yang sekarang sedang ditanam di seluruh negeri, harganya hampir mencapai empat kali lipat dalam lima tahun terakhir.

Impor durian di Tiongkok meningkat hingga 15 persen atau mendekati 350 ribu ton hingga akhir tahun ini. Dari total impor durian itu, 40 persennya berasal dari Thailand, produsen dan pengekspor terbesar durian di dunia. Ekspor durian Malaysia ke Cina sendiri masih kurang dari satu persen, namun pada 2030 diharapkan akan meningkat menjadi 22.061 ton dari 14.600 ton. 

Hingga akhir tahun ini perkebunan durian Malaysia sudah mencapai 72 ribu hektare dan akan terus dikembangkan. Beberapa perkebunan minyak sawit rencananya juga akan dialihkan menjadi perkebunan durian karena lebih menguntungkan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Oksana Voevodina, Eks Miss Moskow Jadi Permaisuri Raja Malaysia

Oksana Voevodina, Eks Miss Moskow Jadi Permaisuri Raja Malaysia

News | Rabu, 28 November 2018 | 16:07 WIB

Kenalkan Asyiela Putri, Dara Cantik di Balik Suara Upin dan Ipin

Kenalkan Asyiela Putri, Dara Cantik di Balik Suara Upin dan Ipin

Entertainment | Rabu, 28 November 2018 | 13:05 WIB

Trump Percepat Kenaikan Tarif Impor dari Tiongkok

Trump Percepat Kenaikan Tarif Impor dari Tiongkok

News | Rabu, 28 November 2018 | 05:58 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×