Tiap Tahun, Cina Tebang 20 Juta Pohon Hanya untuk Bikin Sumpit

M. Reza Sulaiman, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 05 Desember 2018 | 07:00 WIB
Tiap Tahun, Cina Tebang 20 Juta Pohon Hanya untuk Bikin Sumpit
Makan pakai sumpit di Cina. (Shutterstock)

Suara.com - Penggunaan sumpit di Cina sudah tidak asing lagi, di mana masyarakatnya lebih umum menggunakan sumpit daripada sendok dan garpu untuk makan. Namun, tahukah Anda berapa jumlah pohon yang ditebang setiap tahunnya di Cina hanya untuk bikin sumpit?

Dilansir laman Telegraph, Cina membuang 80 miliar pasang sumpit kayu atau sama jumlahnya dengan 20 juta pohon setiap tahunnya.

Sumpit merupakan alat makan yang berasal dari Asia Timur. Sumpit digunakan untuk menjepit dan memindahkan makanan dari wadah, dari piring satu ke piring lain atau memasukkan makanan ke dalam mulut.

Sumpit bisa dibuat dari bahan seperti bambu, logam, gading dan plastik yang permukaannya sudah dihaluskan atau dilapis dengan bahan pelapis seperti pernis atau catsupaya tidak melukai mulut dan terlihat bagus.

Sumpit digunakan di banyak negara di seluruh dunia untuk menikmati makanan khas Asia Timur. Di beberapa negara Asia Tenggara, sumpit merupakan alat makan utama yang sama pentingnya seperti sendok dan garpu.

Pihak pemerintah mulai berupaya mengubah kebiasaan penduduk di Cina. Salah satu caranya dengan membuat restoran harus berupaya untuk menjauhi pengunaan sumpit sekali pakai. Hal ini dilakukan untuk mencegah suatu hari pohon akan habis karena dijadikan sumpit.

Pengunaan sumpit sekali pakai harus diperangi, tetapi masih ada kendala yang harus di hadapi pemerintah Cina. Produksi sumpit sekali pakai ternyata memberikan kontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

Belum lagi harga sumpit yang dijual cukup murah, dan sulit diterapkan di restoran kecil. Bila penjualan sumpit sekali pakai dihentikan, ditakutkan akan berdampak bagi lapangan pekerjaan.

Kebiasaan untuk memakai sumpit saat makan oleh orang Cina bukan tanpa alasan. Konon cara ini mereka gunakan untuk bertahan hidup.

baca juga

Dikisahkan dahulu kala wilayah tempat orang China rawan akan banjir, dan mereka juga tidak ingin menunggu makanan mereka dingin.

Mereka pun menemukan cara dengan mengambil dua buah ranting pohon untuk digunakan sebagai alat makan. Dua buah ranting inilah yang kemudian berevolusi menjadi sumpit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Datang ke Pameran Mobil, Pria Ini Jadi Rebutan Sales

Datang ke Pameran Mobil, Pria Ini Jadi Rebutan Sales

Tekno | Selasa, 04 Desember 2018 | 19:45 WIB

Bersiap Gelar ke-10, Kevin / Marcus Diminta Tingkatkan Hal Ini

Bersiap Gelar ke-10, Kevin / Marcus Diminta Tingkatkan Hal Ini

Sport | Selasa, 04 Desember 2018 | 16:45 WIB

Liburan ke Cina dan Ingin Memotret Panda, Ada Aturan Khususnya

Liburan ke Cina dan Ingin Memotret Panda, Ada Aturan Khususnya

Lifestyle | Selasa, 04 Desember 2018 | 10:33 WIB

Donald Trump Klaim Cina Bakal Turunkan Tarif Impor Mobil AS

Donald Trump Klaim Cina Bakal Turunkan Tarif Impor Mobil AS

Bisnis | Selasa, 04 Desember 2018 | 05:17 WIB

Perang Dagang AS - Cina Reda, Harga Minyak Mentah Langsung Naik

Perang Dagang AS - Cina Reda, Harga Minyak Mentah Langsung Naik

Bisnis | Senin, 03 Desember 2018 | 09:00 WIB

Terkini

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Perputaran Ekonomi hingga UMKM Lokal

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan

BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan

Bogor | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pelestarian Warisan Batik Nusantara

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pelestarian Warisan Batik Nusantara

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata

MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata

Bekaci | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:56 WIB

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:53 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, BRI Perkuat Dukungan Pariwisata dan UMKM

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, BRI Perkuat Dukungan Pariwisata dan UMKM

Bali | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:50 WIB

BRI Dorong Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 bagi Pariwisata dan UMKM

BRI Dorong Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 bagi Pariwisata dan UMKM

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Perdana Go Public Sejak Debut, Nana Mengaku Sempat Malu Pacaran dengan TOP

Perdana Go Public Sejak Debut, Nana Mengaku Sempat Malu Pacaran dengan TOP

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:45 WIB

×