Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Di Cina, Kecoa Jadi Bisnis yang Menguntungkan

Vania Rossa, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 12 Desember 2018 | 07:25 WIB
Di Cina, Kecoa Jadi Bisnis yang Menguntungkan
Ilustrasi kecoak. [Shutterstock]

Suara.com - Sebagian orang menganggap kecoa adalah salah satu jenis binatang atau hama yang sangat menjijjkan, sampai-sampai diciptakan berbagai obat untuk membasmi hama tersebut.

Namun, berbeda di Cina. Negeri tirai bambu ini justru menternakkan kecoa. Pesatnya pertumbuhan kota di Cina menimbulkan masalah pelik berupa limbah sisa makanan yang menggunung.

Berkat jasa kecoa, limbah sisa makanan itu hilang dari muka bumi ditelan kecoa, karena bagi binatang serangga itu, sisa makanan adalah santapan paling lezat.

Dilansir dari Huffington Post, di pinggiran Kota Jinan, Ibukota Provinsi Shandong Timur, miliaran kecoa memiliki tugas mulia untuk melahap 50 ton limbah dapur setiap hari. Volume limbah dapur itu beratnya setara dengan tujuh ekor gajah dewasa.

Shandong Qiaobin sendiri berencana membuka tiga industri semacam itu lagi tahun depan untuk mengatasi sampah dapur terbesar ketiga yang dihasilkan di Jinan, wilayah berpenduduk tujuh juta orang.

Awalnya, sampah sisa makanan ini dimanfaatkan sebagai pakan babi, tetapi hal itu rupanya menyebabkan wabah flu babi. Akhirnya, pemerintah Cina melarangnya di seluruh negeri. Larangan itu pun ikut menyuburkan industri kecoak yang nyeleneh ini.

"Kecoa menjadi 'teknologi' ramah lingkungan untuk mengurai sampah dapur," kata Liu Yusheng, presiden Shandong Insect Industry Association.

Tak hanya itu, kecoak juga bisa dijadikan pakan kaya protein untuk babi dan hewan ternak lainnya. "Ini seperti mengubah sampah menjadi sumber daya yang baru lagi," ucap Li Hongyi, ketua Shandong Qiaobin.

Sementara itu, di desa terpencil di Sichuan, Li Bingcai (47) punya ide serupa. Li yang dulunya berbisnis ponsel telah menginvestasikan satu juta yuan (Rp 2 miliar) untuk bisnis kecoak yang dijualnya ke peternakan babi dan peternakan ikan sebagai pakan, tak lupa juga ke perusahaan farmasi sebagai bahan obat-obatan. Kecoa ternaknya kini sudah mencapai 3,4 juta ekor.

baca juga

"Orang-orang masih menganggap aku aneh karena bisnis ini," ujar Li. "Padahal, nilai ekonominya sangat besar dan aku ingin warga desa lainnya bisa makin kaya jika mau mengikuti jalanku."

Di desanya sendiri sudah ada dua peternakan kecoa, sementara Li masih menargetkan untuk membuka 20 peternakan lagi.

Di tempat lain di Sichuan, perusahaan bernama Gooddoctor bahkan mengembangbiakkan 6 miliar kecoak.

“Sari kecoak sangat bagus untuk menyembuhkan lesi mulut, gangguan asam lambung, luka di kulit, dan bahkan kanker perut," ujar Wen Jianguo, manajer peternakan kecoak di Gooddoctor.

Bahkan, para ahli sedang meneliti kemungkinan penggunaan ekstrak kecoa dalam produk masker kecantikan, pil diet, dan perawatan rambut rontok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Pertumbuhan UMKM di Indonesia Tumbuh Stagnan

Alasan Pertumbuhan UMKM di Indonesia Tumbuh Stagnan

Bisnis | Selasa, 11 Desember 2018 | 15:10 WIB

7 Sumber Kekayaan Gisel di Luar Panggung Hiburan

7 Sumber Kekayaan Gisel di Luar Panggung Hiburan

Entertainment | Jum'at, 30 November 2018 | 08:23 WIB

2 Bisnis Ini Dirasa Akan Menguntungkan Menurut Jokowi

2 Bisnis Ini Dirasa Akan Menguntungkan Menurut Jokowi

Bisnis | Kamis, 29 November 2018 | 10:51 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB