Pimpinan Ponpes di Jabar Apresiasi Rusunawa yang Dibangun Pemerintah

Fabiola Febrinastri

Kamis, 17 Januari 2019 | 14:00 WIB
Pimpinan Ponpes di Jabar Apresiasi Rusunawa yang Dibangun Pemerintah
Rumah susun untuk petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. (Dok: PUPR)

Suara.com - Pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) untuk santri di pondok pesantren masih sangat dibutuhkan, sebab selama ini banyak santri tinggal di asrama dengan kondisi seadanya. Hal ini dikatakan pimpinan Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon, KH. M. Musthofa Aqiel Siroj.

Ia merupakan salah satu dari sejumlah pimpinan pondok pesantren di Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang minta agar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) tetap melaksanakan pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) untuk para santri pada 2019. Rusunawa untuk tempat tinggal para santri yang menuntut ilmu agama diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di pondok pesantren.

“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada  Presiden Bapak Joko Widodo yang sangat memperhatikan kepesantrenan, baik dalam hal pembangunan fisik maupun keilmuan,” ujar KH. M. Musthofa, di Ponpes KHAS Kempek, Cirebon beberapa waktu lalu.

Menurutnya, bantuan rusunawa yang cukup “mewah” untuk para santri akan memacu semangat mereka untuk lebih giat dalam belajar. Selama ini, para santri tinggal di asrama dengan kondisi seadanya. Untuk kamar tidurpun, mereka terkadang berdesak-desakan di ruang yang kurang layak huni.

“Secara keseluruhan, fisik rusunawa yang besar, luas, dan lengkap, dengan tempat tidur dan lemari pakaian untuk para santri termasuk fasilitas yang cukup 'mewah'.  Dulu mereka  tidak kenal dengan kemewahan dan hidup sederhana dan cukup. Tapi fasilitas ini tentunya sangat penting agar santri bisa belajar dan baru kali pesantren diperhatikan sehingga dapat bantuan berupa rusunawa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, rusunawa yang telah ada, bukan hanya nyaman tapi terlalu nyaman, bukan enak tapi terlalu enak. Bahkan ada istilah, kalau kenyamanan atau terlalu nyaman bagaimana nantinya santri mau belajar.

“Kami sedang menyusun agar pengelolaan rusunawa ini nyaman untuk dihuni para santri, tapi tetap mengutamakan kesederhanaan dalam lingkungan Ponpes,” katanya.

Ia juga menyebut, Ponpes KHAS Kempek sudah siap sekali jika rusunawa tersebut akan diresmikan. Ia mengaku sudah bertemu dengan  presiden dan sudah menyampaikan bahwa pembangunan rusunawa sudah selesai dan tinggal menunggu peresmiannya.

“Waktu itu, beliau (presiden) menjawab Insya Allah, saya akan meresmikannya dibarengi dengan acara di sekitarnya. Kami harap rusunawa ini bisa segera diresmikan, agar bisa segera dihuni para santri,” harapnya.

baca juga

Hal senada juga disampaikan, pengasuh Pondok Persantren Al Amin Indramayu, KH Syathori. Pihak Ponpes menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada pemerintahan Jokowi dan KemenPUPR yang telah peduli kepada pondok pesantren dan membangun satu tower rusunawa untuk para santri.

Pondok Pesantren Al Amin Indramayu, katanya, sudah berdiri sejak 2001 dan efektif berjalan sejak 2003, sehingga sekarang usianya sudah 15 tahun. Meskipun demikian, masih banyak para santri yang belum bisa mondok akibat keterbatasan ruang pondokan.

“Kami mengucapkan terimakasih atas fasilitas yang diberikan pemerintah, karena sangat peduli kepada pondok pesantren dan telah memberikan fasilitas pemondokan untuk para santri dalam bentuk rusunawa. Kami juga berharap agar program perumahan, khususnya rusunawa untuk para santri bisa terus dilanjutkan dan sukses dalam pelaksanaannya," katanya.

Ponpes Al Amin, yang terletak di Desa Wirakanan, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, sejak dulu sudah menerima santri dan mahasiswa STIKP sekitar 700 orang. Meskipun demikian, baru sekitar 150 orang santri saja yang bermukim karena keterbatasan fasilitas.

“Kami masih mempunyai lahan sekitar dua hektare dan masih banyak yang belum terbangun. Mudah-mudahan pemerintah bisa memberikan bantuan rusunawa untuk kami lagi,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santriwati Berkedok Pengobatan

Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santriwati Berkedok Pengobatan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Santriwati Modus Manipulasi Doktrin, Polisi Sita Kondom

Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Santriwati Modus Manipulasi Doktrin, Polisi Sita Kondom

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 18:50 WIB

Pondok Pesantren di Serang Diamuk Massa, Diduga Karena Pimpinan Ponpes Cabuli Santriwati

Pondok Pesantren di Serang Diamuk Massa, Diduga Karena Pimpinan Ponpes Cabuli Santriwati

News | Senin, 02 Desember 2024 | 06:57 WIB

Bejat! Pimpinan Ponpes di Jambi Cabuli 11 Santri dan 1 Santriwati, Begini Modusnya

Bejat! Pimpinan Ponpes di Jambi Cabuli 11 Santri dan 1 Santriwati, Begini Modusnya

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:54 WIB

Tragis! Pimpinan Ponpes Pemerkosa Santriwati di Bekasi Mati di Penjara, Sudin Sempat Ngeluh Sesak Napas

Tragis! Pimpinan Ponpes Pemerkosa Santriwati di Bekasi Mati di Penjara, Sudin Sempat Ngeluh Sesak Napas

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 05:10 WIB

Ayo Ikutan Kompetisi Video Storytelling Hari Jalan 2023, Hadiah Total Sampai Rp30 Juta!

Ayo Ikutan Kompetisi Video Storytelling Hari Jalan 2023, Hadiah Total Sampai Rp30 Juta!

News | Jum'at, 17 November 2023 | 14:03 WIB

Renovasi Venue Tuntas 100 Persen, Indonesia Siap Gelar Piala Dunia U-17 2023

Renovasi Venue Tuntas 100 Persen, Indonesia Siap Gelar Piala Dunia U-17 2023

Bola | Rabu, 01 November 2023 | 10:01 WIB

Belajar Sejarah Perkotaan Indonesia, Masyarakat Diundang dalam Pameran Suatu Hati yang Baik 2045

Belajar Sejarah Perkotaan Indonesia, Masyarakat Diundang dalam Pameran Suatu Hati yang Baik 2045

News | Senin, 02 Oktober 2023 | 17:47 WIB

Laporan Kasus Dugaan Penistaan Agama Panji Gumilang Dicabut, Bareskrim Tegaskan Proses Hukum Jalan Terus

Laporan Kasus Dugaan Penistaan Agama Panji Gumilang Dicabut, Bareskrim Tegaskan Proses Hukum Jalan Terus

News | Rabu, 20 September 2023 | 18:47 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×