Jokowi: Panen Udang Vaname Bisa Capai 5 Ton di Muara Gembong

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 30 Januari 2019 | 18:13 WIB
Jokowi: Panen Udang Vaname Bisa Capai 5 Ton di Muara Gembong
Presiden Jokowi meninjau Panen Raya Udang jenis Vaname dari tambak program perhutanan sosial di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memprediksi Panen Raya Udang jenis Vaname dari tambak program perhutanan sosial di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bisa mencapai sekitar 5 ton dalam kondisi normal.

"Ini diperkirakan nanti akan dapat kira-kira 5 ton (udang). Itu sudah pada posisi yang normal," ujar Jokowi usai meninjau Panen Raya Udang jenis Vaname, Rabu (30/1/2019).

Jokowi mengatakan saat kunjungan awal November 2017, dirinya datang untuk penyebaran benih-benih udang. Ketika itu Jokowi memprediksi, Februari 2018 akan panen udang. Namun pada Februari 2018, para petambak gagal panen.

Kemudian percobaan kedua itu para petani hanya bisa memanen udang vaname sebanyak 2 ton.

"Nanti tanya ke petaninya (kenapa) gagal. Diulang lagi yang kedua berhasil tapi baru 50 persen. Ini proses pembelajaran untuk para petani memang memerlukan proses seperti ini. Yang kedua hanya dapat 2 ton," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut tak mudah memelihara Udang Vaname. Sebab ada hal yang perlu diperhatikan seperti masalah lingkungan, suhu, kemudian oksigen. Mengingat semua pengaturannya tidak mudah.

"Kebetulan di sini gagalnya pertama karena ada virus. Tapi sekarang sudah mulai bisa dilihat kapan dia keluar kapan dia enggak. Saya kira pembelajaran dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), dari kelompok-kelompok petani di sini sudah mengerti apa yang harus dikerjakan," ucap Jokowi.

Lebih lanjut kata Jokowi, baru sekitar 11 ribu hektare lahan yang dimanfaatkan warga untuk tambak udang.

Lebih jauh Jokowi mengaakan, pemerintah tak akan tergesa-gesa untuk mendorong petani memperluas lahan garapan. Kendati demikian, Jokowi ingin budidaya udang vaname di Muara Gembong dilakukan secara bertahap.

"Ini total 11 ribu hektare. Dulu yang kita berikan memang baru 80 hektare, yang dicoba baru kurang lebih 10 hektare. Memang kita tidak usah tergesa-gesa kalau belum dapat format yang betul," ucap Jokowi.

"Karena ini menyangkut uang yang gede, menyangkut petani yang juga pinjam ke bank. Hati-hati, kita tidak boleh membiarkan petani ini rugi kemudian semuanya kapok dan nggak berani memelihara udang. Karena ini permintaan udang vaname ini gede sekali," sambungnya.

Untuk modal awal, para petambak mengeluarkan biaya Rp 180 juta untuk setiap hektar. Namun saat panen, para petani bisa mendapatkan uang sebesar Rp 310 sampai Rp 320 juta.

"Artinya ada margin keuntungan sekali panen itu Rp 120 jutaan kurang lebih. Ini kan duit gede banget. Tapi memerlukan proses kegagalan tadi," ucap dia

Selain itu, Jokowi menuturkan hasil panen udang Vaname nantinya bisa diekspor ke luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tabloid Indonesia Barokah Gagal Rebut Pemilih Prabowo - Sandiaga

Tabloid Indonesia Barokah Gagal Rebut Pemilih Prabowo - Sandiaga

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 16:59 WIB

Jokowi Sidak ke SMPN 1 Muara Gembong, Siswa Heboh Teriak Minta Foto

Jokowi Sidak ke SMPN 1 Muara Gembong, Siswa Heboh Teriak Minta Foto

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 14:11 WIB

Ikut Tarik Jala, Tangan Jokowi Berdarah Kena Setrum Udang

Ikut Tarik Jala, Tangan Jokowi Berdarah Kena Setrum Udang

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 11:53 WIB

Ditemani Gibran, Jokowi Tinjau Panen Raya Udang Vaname di Muara Gembong

Ditemani Gibran, Jokowi Tinjau Panen Raya Udang Vaname di Muara Gembong

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 09:53 WIB

Terkini

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB