Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Modal Bisnis Rp 8,2 Juta, Yuk Simak Fakta Menarik Seputar Pendiri Huawei

Rizki Nurmansyah, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 12 Februari 2019 | 08:15 WIB
Modal Bisnis Rp 8,2 Juta, Yuk Simak Fakta Menarik Seputar Pendiri Huawei
Pendiri dan CEO Huawei Ren Zhengfei berbicara dalam acara Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, 22 Januari 2015. [AFP/Fabrice Cofrini]

Suara.com - Siapa yang tak mengenai Huawei? Salah satu merek perangkat telekomunikasi dan ponsel ini cukup terkenal di Indonesia lantaran harganya yang cukup terjangkau.

Di balik mengguritanya perusahaan Huawei, ada sosok Ren Zhengfei yang berjasa mendirikannya.

Menurut Forbes, Huawei telah memperkerjakan 180 ribu pegawai di sebanyak 170 negara.

Saking hebatnya kekuatan bisnis Huawei, Ren Zhengfei kekinian telah memiiki kekayaan hingga Rp 22 triliun.

Di balik kekayaan yang berlimpah ruah, ternyata ada sederet fakta menarik seputar Ren Zhengfei.

Yuk simak fakta menarik dibalik modal minim yang menghasilkan triliunan dari bisnis Huawei sebagaimana dikutio dari Moneysmart.id, Selasa (12/2/2019):

1. Dari Keluarga Miskin

Siapa yang menyangka sosok Ren Zhengfei ternyata tidak dilahirkan dari keluarga kaya raya. Pria kelahiran 1944 ini terlahir dari keluarga kurang mampu.

Sang kakek adalah seorang koki. Sementara sang ayah sempat bekerja di salah satu badan usaha milik negara (BUMN) ketika Jepang menduduki China hingga akhirnya menjadi seorang guru.

baca juga

Asal usul keluarga tak membuat Ren Zhengfei putus arah. Ia terbukti dapat terus berprestasi di sekolah hingga sukses melanjutkan pendidikan ke Universitas Chongqing.

Ia pun sempat bergabung di dinas militer. Namun karier militernya tak berjalan mulus.

2. Bangun Bisnis Huawei Modal Rp 8,2 Juta

Bila kalian berpikir untuk membangun bisnis Huawei membutuhkan modal selangit, maka kalian salah besar!

Berdasarkan informasi di laman situs Huawei, Ren Zhengfei mendirikan Huawei Technologies pada 1987 dengan modal 21 ribu Yuan. Bila dikonversikan ke rupiah saat itu sekitar Rp 8,2 juta.

Mungkin di era milenial kekinian uang sebesar Rp 8,2 juta sangatlah kecil. Namun, di era 1980-an sepertinya uang itu memang cukup besar.

Di masa awal berdiri, Huawei menjual peralatan telekomunikasi ke Hong Kong dengan CEO perusahaan saat itu adalah Ren Zhengfei sendiri.

Pendiri dan CEO Huawei Ren Zhengfei (kanan) bersama Presiden China Xi Jinping. [AFP/Matthew Lloyd]
Pendiri dan CEO Huawei Ren Zhengfei (kanan) bersama Presiden China Xi Jinping. [AFP/Matthew Lloyd]

3. Tak Punya Waktu untuk Anak

Selama merintis Huawei, Ren Zhengfei mengakui tidak pernah memiliki waktu sedikitpun untuk bercengkrama bersama anak-anaknya.

Ren Zhengfei dikenal sebagai seorang yang memiliki etos kerja sangat keras, layaknya orang China pada umumnya. Dalam sehari, ia bisa bekerja 16 jam lamanya.

Hubungan pernikahannya dengan Meng Jun pun kandas.

Meski demikian, Ren Zhengfei mengakui niat awal membangun Huawei adalah sebagai warisan untuk anak cucunya. Perusahaan ini ia dedikasikan untuk keturunannya.

4. Punya 1,4 Persen Saham di Huawei

Siapa sangka sebagai pendiri sekaligus pimpinan perusahaan Ren Zhengfei hanya memiliki 1,4 persen saham di Huawei. Sisa saham perusahaan itu ia bagi-bagikan untuk para pegawainya.

Para pegawai Huawei hanya menerima setengah dari total gaji yang seharusnya mereka dapatkan.

Sisa setengah gaji mereka lainnya dikonversikan dengan saham perusahaan.

Ren Zhengfei berharap para pegawai Huawei dapat meningkatkan kinerja mereka dan merasa ikut memiliki perusahaan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 06:13 WIB

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:18 WIB

Bisnis Konstruksi Menggeliat, Produk Terbaik Hadir dalam IndoBuildTech 2026

Bisnis Konstruksi Menggeliat, Produk Terbaik Hadir dalam IndoBuildTech 2026

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:10 WIB

Pos Indonesia Tingkatkan Pemahaman Tata Kelola Perusahaan dan Mitigasi Risiko Hukum

Pos Indonesia Tingkatkan Pemahaman Tata Kelola Perusahaan dan Mitigasi Risiko Hukum

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:00 WIB

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

Emiten UVCR Perluas Distribusi Voucher Digital, Sasar Mobile Banking

Emiten UVCR Perluas Distribusi Voucher Digital, Sasar Mobile Banking

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:09 WIB

Perempuan Tak Lagi Perlu Buktikan Mampu, Kini Tantangannya Akses Modal hingga Teknologi

Perempuan Tak Lagi Perlu Buktikan Mampu, Kini Tantangannya Akses Modal hingga Teknologi

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 07:34 WIB

Terkini

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:28 WIB

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:21 WIB

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

×