Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Hati-hati! Ini 5 Kesalahan yang Bikin Investasimu Menuai Kegagalan

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 28 Februari 2019 | 19:28 WIB
Hati-hati! Ini 5 Kesalahan yang Bikin Investasimu Menuai Kegagalan
Ilustrasi rumah, salah satu investasi properti. (Shutterstock)

Suara.com - Investasi menjadi salah satu cara meningkatkan penghasilan yang kekinian mulai banyak digandrungi. Namun, jika salah dalam bersikap maka bisa jadi investasi yang seharusnya mendatangkan keuntungan justru berakhir menjadi kegagalan.

Berbagai bentuk investasi dapat dilakukan. Bahkan kini pun kamu tak perlu mengeluarkan modal besar untuk memulai investasi. Namun tetap saja, ada rambu-rambu yang perlu kamu patuhi agar investasimu tak berakhir gagal.

Berikut Suara.com merangkum beberapa kesalahan yang bisa membuat investasimu malah gagal seperti dikutip dari Moneysmart.id.

1.   Nggak Sabar

Bila kamu memiliki sifat tak sabaran, ada baiknya jangan melakukan investasi. Karena dapat dipastikan investasi yang kamu lakukan hanya akan menuai kegagalan.

Kok bisa? Ya, karena keberhasilan investasi tidak bisa dicapai dengan instan alias butuh kesabaran ekstra. Perlu waktu agar modal investasimu bisa kembali dan mendapatkan keuntunga. Jika tidak, kamu akan kehilangan peluang mendapatkan keuntungan besar.

2.   Investasi Tanpa Riset

Berinvestasi tanpa melakukan riset terlebih dahulu juga memiliki resiko besar mengalami kegagalan. Sebab, kekinian tak sedikit penipuan berkedok investasi mengintai para awam.

Bila hendak melakukan investasi, pastikan pengelola investasi yang kamu pilih adalah investasi terpercaya. Kamu juga bisa memeriksanya apakah produk investasi sudah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar bisa terhindar dari investasi bodong.

3.   Ambil Resiko Besar

Dalam dunia investasi memang diperlukan keberanian untuk mengambil keputusan beresiko tinggi. Sebab, bila ragu-ragu dalam mengambil keputusan maka keuntungan yang didapatkan pun tidak akan bisa maksimal.

Meski demikian, bukan berarti kamu mengambil resiko terlalu tinggi. Semua keputusan haruslah dipertimbangkan dengan masak. Diperlukan kejelian dalam melakukan perhitungan agar investasimu tak mengalami kerugian besar.

4.   Tak Paham Timing

Memahami kondisi dan waktu menjadi pertimbangan yang harus kamu perhatikan juga. Jangan sampai kamu tidak mengerti waktu kapan harus bertahan dan kapan harus berhenti melakukan investasi.

Bila kamu mendapati perusahaan tempatmu berinvestasi mulai menunjukkan tanda-tanda tak menyehatkan bahkan terancam bangkrut, segeralah keluar dan cabut semua investasimu. Ketepatan waktu sangat mempengaruhi keberhasilan atau malah kerugian yang akan kamu dapatkan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berantas Korupsi dan Pungli, Jurus Jokowi Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

Berantas Korupsi dan Pungli, Jurus Jokowi Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

Bisnis | Rabu, 27 Februari 2019 | 11:49 WIB

Menkominfo: Investasi Unicorn Hadir untuk Selesaikan Masalah di Masyarakat

Menkominfo: Investasi Unicorn Hadir untuk Selesaikan Masalah di Masyarakat

Bisnis | Rabu, 27 Februari 2019 | 01:05 WIB

Gairah Investasi Milenial Masih Lemah

Gairah Investasi Milenial Masih Lemah

Bisnis | Selasa, 26 Februari 2019 | 21:11 WIB

Terkini

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:15 WIB

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:03 WIB

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:01 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB

Link Lowongan Kerja Manajer Kopdes Merah Putih 2026: Ada 30.000 Formasi

Link Lowongan Kerja Manajer Kopdes Merah Putih 2026: Ada 30.000 Formasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:38 WIB

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:12 WIB

OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien

OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:05 WIB