Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pegiat Literasi Pertanyakan Janji Sandiaga Uno Hapus Pajak Perbukuan

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio | Suara.com

Selasa, 05 Maret 2019 | 21:39 WIB
Pegiat Literasi Pertanyakan Janji Sandiaga Uno Hapus Pajak Perbukuan
Sandiaga Uno di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019). (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Suara.com - Nirwan Ahmad Arsuka, penulis sekaligus pendiri Pustaka Bergerak, mempertanyakan janji Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno yang mau menghapus pajak perbukuan.

Sebab, Nirwan menilai Sandiaga belum memerinci janjinya tersebut. Pasalnya, dalam pajak perbukuan juga ada item pajak royalti penulis sebesar 15 persen.

Menurutnnya, kalau Sandiaga juga mau menghapus pajak rolyalti tersebut, maka baru bisa dikatakan menguntungkan para penulis.

“Kalau yang dihapus adalah pajak royalti, ini tentu menguntungkan penulis. Pajak royalti itu sebesar 15 persen. Kalau potongan 15 persen ini dihapus, penulis akan menerima royaltinya 100 persen (penuh), dan bukannya 85 persen saja,” kata Nirwan saat dihubungi Suara.com, Selasa (5/3/2019).

Sedangkan jika yang dihapus adalah royalti penulis, menurutnya itu justru akan berdampak negatif pada penghasilan penulis. Bukan tidak mungkin penulis akan mengamuk.

“Jika menghapus royalti penulis 15 persen, maka ini pasti akan menjadi penindasan buat penulis. Jika para penulis mengamuk dan tidak mau menulis lagi, maka industri buku juga yang rugi, masyarakat juga rugi dalam jangka panjang," Nirwan menambahkan.

Sebelumnya, cawapres nomor urut 02 itu menilai jika pajak perbukuan sangat memberatkan masyarakat dan para penerbit buku.

Namun, dalam janjinya tersebut, Sandiaga tidak menjelaskan secara detail poin pajak perbukuan mana saja yang akan diubah atau dihapuskan.

Untuk diketahui, sedikitnya ada empat macam pajak dari kertas hingga buku sampai ke tangan masyarakat. Mulai dari pajak kertas yang mencapai 10 persen, pajak percetakan sebesar 10 persen, pajak royalti penulis 15 persen, dan pajak penjualan 10 persen.

"Kami menerima berbagai masukan itu dan akan upayakan usulan dari masyarakat dan stakeholders perbukuan untuk menghapuskan pajak perbukuan, saya punya komitmen akan hal ini," ucap Sandiaga saat mengunjungi pameran Islamic Book Fair (IBF) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reaksi Erick Thohir Ditunjukkan Topeng Wajah Sandiaga Uno

Reaksi Erick Thohir Ditunjukkan Topeng Wajah Sandiaga Uno

News | Senin, 04 Maret 2019 | 13:09 WIB

Nirwan Arsuka: Jika Royalti Penulis 15 Persen yang Dihapus, Penulis Protes

Nirwan Arsuka: Jika Royalti Penulis 15 Persen yang Dihapus, Penulis Protes

Bisnis | Senin, 04 Maret 2019 | 11:32 WIB

Pajak Buku Dihapus, Aktivis Literasi: Tak Ada Hubungannya dengan Minat Baca

Pajak Buku Dihapus, Aktivis Literasi: Tak Ada Hubungannya dengan Minat Baca

Bisnis | Senin, 04 Maret 2019 | 11:19 WIB

Jelang Pemilu 17 April, Sandiaga Minta Pendukungnya Khatam Al-Quran

Jelang Pemilu 17 April, Sandiaga Minta Pendukungnya Khatam Al-Quran

News | Senin, 04 Maret 2019 | 02:05 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB