Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PLUT Diharapkan Jadi Rumah Besar bagi Para Pelaku KUMKM

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 19 Maret 2019 | 00:08 WIB
PLUT Diharapkan Jadi Rumah Besar bagi Para Pelaku KUMKM
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring di dampingi Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Abdul Kadir Damanik, Asisten Deputi Pendampingan Usaha Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Eviyanti dan PUM Netherlands Senior Experts Arend F. Knol memukul gong menandai dibukanya Forum Koordinasi Dan Evaluasi Program PLUT-KUMKM. Jakarta, Senin(18/3/2019). (Dok : Kementerian Koperasi dan UKM).

Suara.com - Kementerian Koperasi dan UKM mengharapkan PLUT KUMKM  (Pusat Layanan Usaha Terpadu - Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah) bisa menjadi rumah besar bagi para pelaku KUMKM dalam mengelola potensi dan sumber daya yang dimiliki daerah.

"Untuk mewujudkannya, kita tak bisa hanya duduk berpangku tangan, tapi kita harus bekerja keras dan bekerja cerdas," kata Sesmenkop dan UKM, Meliadi Sembiring pada acara  Forum Koordinasi dan Evaluasi Program PLUT-KUMKM di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Meliadi menegaskan, kerja keras itu diperlukan. Hal ini mengingat tantangan yang dihadapi  PLUT KUMKM beserta para konsultan pendamping juga akan sangat besar, terutama struktur pelaku usaha di Indonesia yang dicirikan oleh dua persoalan besar.

Kedua persoalan itu adalah, pertama, masih terjadi kesenjangan yang amat lebar pelaku usaha berskala besar, menengah kecil dan mikro. Usaha besar dengan omset rata rata Rp 705,6 miliar per tahun, jumlahnya hanya mencapai 0,01 persen. Usaha menengah dengan omset rata-rata Rp 23,7 miliar per tahun dengan pelaku usaha setara 0,09 persen.

Berikutnya usaha kecil dengan omset rata rata Rp 1,34 miliar per tahun yang jumlah pelaku usaha 1,1 persen. Dan terakhir usaha mikro dengan omset hanya Rp 68 juta per tahun yang mendominasi komposisi pelaku usaha nasional sebanyak 98,8 persen.

Kedua, persoalan lemahnya keterkaitan usaha di antara pelaku usaha dimana kemitraan usaha yang sehat sebagaimana pesan UU No 20 tahun 2008 tentang UMKM, belum berkembang.

"Persoalan kesenjangan struktur ekonomi inilah yang menjadi salah satu dasar dalam menyusun pemberdayaan UMKM dengan mendorong  dan menfasilitasi bagaimana agar usaha mikro khususnya dapat cepat berkembang dan naik kelas," kata Meliadi.

Meliadi menilai, dalam perjalanannya PLUT KUMKM masih memghadapi berbagai kendala khususnya untuk mampu bekerja secara profesional dan berkesinambungan dalam upaya mempercepat terwujudnya UKM naik kelas.

"Karena itu, kebijakan dan program pengembangan PLUT KUMKM ke depan masih perlu ditinjau untuk direvitalisasi, baik dalam rangka memperkuat kebijakan aspek legalnya, pengembangan program layanannya maupun peningkatan profesionalisme kompetensinya," katanya.

Pengalaman PUM Belanda

Sementara Eviyanti Nasution, Asdep Pendampingan Usaha Deputi Restrukturisasi Usaha, mengatakan, dalam rentang 2013-2018 sudah berdiri 61 PLUT KUMKM di 26 provinsi dan 35 kabupaten/kota, dan didukung oleh 330 tenaga konsultan. Pada 2019, jumlah konsultan akan ditambah 20 sehingga total menjadi 350 orang konsultan.

"Forum koordinasi dan evaluasi PLUT KUMKM ini bertujuan untuk merumuskan program kerja 2019 sekaligus menggalang komitmen menciptakan PLUT mandiri dan profesional," kata Eviyanti.

Eviyanti menambahkan dalam forum kali ini, pihaknya juga menghadirkan Arend Knol, tenaga ahli dari PUM  Belanda -sebuah LSM yang concern pada pengembangan UMKM-, untuk berbagi pengalaman.

"Mr Arend sudah mengunjungi sejumlah PLUT KUMKM diantarnya di Batu, Malang dan Tasikmalaya dan rencananya juga akan ke PLUT Banten. Dari kunjungannya itu, Mr Arend bisa menangkap apa yang menjadi persoalan PLUT di daerah terkait pengembangan UMKM,"  tambah Eviyanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPDB KUMKM Perkuat Sektor Keuangan Desa Lewat Pembiayaan KSPPS Sekunder

LPDB KUMKM Perkuat Sektor Keuangan Desa Lewat Pembiayaan KSPPS Sekunder

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 13:07 WIB

Kemenkop UKM Dukung Penerapan Pasar Induk Online

Kemenkop UKM Dukung Penerapan Pasar Induk Online

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 15:02 WIB

Ini Resep Kemenkop UKM Soal Polemik Bisnis Taksi Online

Ini Resep Kemenkop UKM Soal Polemik Bisnis Taksi Online

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:13 WIB

Kemasan Produk Koperasi & UKM di Indonesia Masih Lemah

Kemasan Produk Koperasi & UKM di Indonesia Masih Lemah

Bisnis | Kamis, 05 November 2015 | 17:59 WIB

Terkini

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 21:56 WIB

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:22 WIB

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 16:47 WIB

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:53 WIB

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:49 WIB