Berencana IPO, Lion Air Ingin Perbaiki Bisnis Usai Pesawat Jatuh?

Reza Gunadha | Achmad Fauzi
Berencana IPO, Lion Air Ingin Perbaiki Bisnis Usai Pesawat Jatuh?
Ilustrasi pesawat Lion Air. (Shutterstock)

"Pada saat ini, dokumen secara resmi belum diterima bursa. Bursa menyambut baik apabila perseroan segera merealisasikan rencana," jelas dia.

Suara.com - Lion Air bakal menyusul Garuda Indonesia, sebagai perusahaan maskapai penerbangan yang melantai di Bursa Efek Indonesia.

Maskapai penerbangan berbiaya murah (Low Cost Carrrier/LCC) tersebut sudah berencana melangkahkan kakinya di BEI.

Menurut informasi BEI, pihak maskapai berlogo Singa Merah itu telah mengikuti IPO Master Class yang digelar BEI.

IPO Master Class sendiri adalah kegiatan yang dirancang regulator operator modal, untuk menyiapkan tim dari calon emiten untuk melakukan IPO. Terutama yang telah memiliki rencana matang untuk segera go public.

"Kelas ini khusus dirancang dengan memberikan materi secara komprehensif, dan melibatkan profesi penunjang pasar modal sebagai pembicara," kata Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna, Jumat (22/3/2019).

Namun, Nyoman mengakui, hingga saat ini pihak maskapai belum menyampaikan dokumen resmi terkait dengan rencana pelepasan sahamnya ke publik.

"Pada saat ini, dokumen secara resmi belum diterima bursa. Bursa menyambut baik apabila perseroan segera merealisasikan rencana," jelas dia.

Perbaiki Bisnis Pasca Pesawat Jatuh

Banyak alasan yang mencuat, Lion Air melakukan IPO. Berdasarkan Bloomberg, aksi korporasi maskapai LCC rencana ini dikaitkan untuk memperbaiki bisnis pascajatuhnya pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 pada Oktober 2018 silam.

Tampaknya, kecelakaan tersebut membuat bisnis maskapai milik Rusdi Kirana ini terganggu, sehingga, maskapai membutuhkan dana segar untuk memperbaiki bisnisnya.

Tak tanggung-tanggung, Bloomberg melaporkan, Lion Air mengincar dana USD 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun.

Namun, isu maskapai Lion Air berencana IPO bukan tahun ini saja. Pada medio 2005-an, Lion Air pernah menyatakan niat untuk melepas sahamnya.

Rencana itu telah ditunda beberapa kali karena ekonomi Indonesia yang lesu dan masalah lainnya. Dan tentunya, rencana yang baik ini ditunggu oleh semua pihak, terutama publik.

Suara.com pun telah berusaha menghubungi pihak Lion Air yaitu Managing Director Daniel Putut lewat pesan singkat. Namun, tak kunjung dibalas oleh pihak tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS