Kemenkop dan UKM : Indonesia Perlu Fokus untuk Pasar Ekspor

Fabiola Febrinastri

Kamis, 28 Maret 2019 | 09:08 WIB
Kemenkop dan UKM : Indonesia Perlu Fokus untuk Pasar Ekspor
"Training of Mentors ASEAN Mentorship for Entrepreneurs Network (AMEN)", di Mercure Bandung City Center, Bandung, Jawa Barat. (Dok : Kemenkop dan UKM)

Suara.com - Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM), Victoria Br. Simanungkalit, mengatakan, saat ini Indonesia perlu fokus pada apa yang akan diangkat untuk mendongkrak ekspor. Pernyataannya ini dikemukakannya setelah berkaca pada negara lain yang mampu melakukan pengembangan usaha fokus pada satu produk.

Menurutnya, globalisasi ekonomi yang kini diikuti revolusi industri 4.0 dan demografi yang akan dirasakan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan, akan menjadi faktor pendorong  untuk mampu melesat menjadi sebuah negara dengan kekuatan ekonomi yang lebih besar. Namun Indonesia perlu melihat potensi-potensi yang dimiliki, terutama dalam perspektif ekonomi dimana peran UMKM menjadi salah satu faktor penentu majunya perekonomian Indonesia.

"UKM di Indonesia perlu didorong untuk menghasilkan produk yang unik dan spesifik, yang kualitasnya berbeda dari yang lain dan dapat menyasar pasar tertentu, khususnya di tingkat internasional," kata Victoria, saat membuka "Training of Mentors ASEAN Mentorship for Entrepreneurs Network (AMEN)", di Mercure Bandung City Center, Bandung, Jawa Barat..

Untuk mendorong UKM fokus pada pemanfaatan sumber daya unggulan lokal, dinilai perlu adanya pendamping-pendamping andal untuk membantu mendorong nilai tambah produk dan mengedukasi UMKM agar bisa masuk pasar global.

"Sehingga produk yang diekspor sudah memiliki nilai tambah, tidak hanya berupa komoditas dan bahan baku," papar Victoria.

Kegiatan Training of Mentors (TOM) Dalam Rangka Peningkatan Ekspor dan Internasionalisasi UKM kali ini merupakan rangkaian kegiatan pelatihan mentor di 4  kota, yang dilaksanakan pada  27 - 28 Maret 2019 di Bandung, setelah sebelumnya di Surabaya, Surakarta, dan Makassar.

Kegiatan ini terselenggara atas sinergi Kemenkop dan UKM, Dirjen Beacukai, FTA Center Kementerian Perdagangan serta Asosiasi Business Development Service Indonesia (ABDSI). TOM di Bandung diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari 14 kabupaten dan kota dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan bahkan tercatat peserta yang berasal dari Kalimantan Utara.

Para peserta berasal dari ABDSI, kalangan akademisi, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), komunitas/asosiasi pendamping UKM, PNM, dan pelaku UKM itu sendiri.

Kegiatan ini diarahkan pada pelatihan bisnis bagi pelaku usaha dan pendamping/konsultan UKM untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan bisnis, mensosialisasikan modul kurikulum AMEN bagi pelaku usaha dan pendamping, atau konsultan UMKM agar mampu berdaya saing di tingkat ASEAN.

baca juga

Begitu juga pelatihan terkait ekspor dan pemanfaatan FTA bagi pendamping UKM dan pelaku UKM yang telah berorientasi ekspor, membentuk jaringan mentor UKM Indonesia yang berkualifikasi dan bersertifikasi dengan standar pelatihan mentor ASEAN.

"Ini upaya kami menginternasionalisasikan UKM di tengah tantangan pasar global, bagaimana menyasar ceruk pasar dengan fokus pada produk unggulan yang memiliki keunikan dan memiliki nilai jual tinggi," ujar Victoria.

Menurutnya, permasalahan UKM umumnya tidak punya kemampuan market intelligence ke pasar yang dituju, tidak punya pengetahuan spesifikasi produk yang dibutuhkan pasar, pengetahuan peraturan untuk masuk pasar kurang, serta minimnya pengetahuan pesaing bisnis.

"Kegiatan ini merupakan wujud bahwa pemerintah tidak hanya membina UKM dengan hal-hal yang sifatnya teori, sudah seharusnya ditambah pengetahuan lainnya. Tinggal di sini bagaimana membangun moral dan mental UKMnya," tandasnya.

Pelatihan ini berisi strategi UMKM Go Global melalui 3M AMEN, menggali peran bea cukai dalam mendukung ekspor UMKM, menggali peluang pasar global UMKM, tata cara mencari potensial buyer, hingga penyusunan rencana kerja, implementasi, pelaporan mentorship, dan mentoring Melalui Platform Layanan UKM Naik Kelas (LUNAS).

Di sisi lain, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong jiwa sociopreneur para pendamping UMKM untuk mengabdikan diri tanpa pamrih, namun dapat menggali potensi bisnis bersama-sama dengan pelaku UKM. Kegiatan ini diharapkan juga dapat mendorong UMKM untuk beradaptasi dengan industri 4.0, agar dapat bersaing di pasar global.

Menurutnya, perlu forum sharing dan komunikasi untuk menjadi partner pemerintah dalam memberikan informasi, agar kebijakan dan program yang digagas ke depan sesuai dengan yang dibutuhkan UMKM di lapangan.

Adapun target AMEN adalah ekspor langsung dengan memanfaatkan fasilitasi pendampingan, pemanfaatan FTA Center hingga informasi Bea Cukai. Dampak jangka panjang, UKM ditargetkan mampu berkontribusi pada pada Global Value Chain.

"Dengan keterlibatan dari para konsultan dari PLUT dukungan Internasional Council for Small Business (ICSB) Indonesia, Bea Cukai, serta FTA Center Bandung diharapkan adanya keberlanjutan sinergitas yang aktif demi mewujudkan UMKM Go-Global," tutup Victoria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkop dan UKM Tingkatan Kompetensi Nelayan di Sulawesi Selatan

Kemenkop dan UKM Tingkatan Kompetensi Nelayan di Sulawesi Selatan

Bisnis | Rabu, 27 Maret 2019 | 09:25 WIB

Kemenkop dan UKM : Pemda Sebaiknya Beri Dukungan pada UKM

Kemenkop dan UKM : Pemda Sebaiknya Beri Dukungan pada UKM

Bisnis | Sabtu, 23 Maret 2019 | 08:22 WIB

Kemenkop dan UKM Dorong Ekonomi Kreatif Generasi Milenial

Kemenkop dan UKM Dorong Ekonomi Kreatif Generasi Milenial

Bisnis | Sabtu, 16 Maret 2019 | 15:14 WIB

Dongkrak Pendapatan Petani, Kemenkop dan UKM Dorong Hilirisasi Produk

Dongkrak Pendapatan Petani, Kemenkop dan UKM Dorong Hilirisasi Produk

Bisnis | Kamis, 14 Maret 2019 | 11:02 WIB

Terkini

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 08:24 WIB

Invasi Mobil China Makin Masif, Pemasok Otomotif Eropa Minta Perlindungan

Invasi Mobil China Makin Masif, Pemasok Otomotif Eropa Minta Perlindungan

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 08:21 WIB

Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama

Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 08:17 WIB

Contoh Energi Alternatif dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Energi Alternatif dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari

News | Sabtu, 12 September 2026 | 08:05 WIB

Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan

Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 08:04 WIB

Tak Butuh Internet, AC Polytron Ubah Suara Jadi Perintah dengan Voice Sense

Tak Butuh Internet, AC Polytron Ubah Suara Jadi Perintah dengan Voice Sense

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 08:03 WIB

Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Kerabat Kisahkan Kegigihan Arie Basuki

Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Kerabat Kisahkan Kegigihan Arie Basuki

News | Sabtu, 12 September 2026 | 08:00 WIB

Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 08:00 WIB

Horor Tol Jomo KM 687: Diduga Sopir Mengantuk, Hiace Hantam Truk, 4 Nyawa Melayang

Horor Tol Jomo KM 687: Diduga Sopir Mengantuk, Hiace Hantam Truk, 4 Nyawa Melayang

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 07:56 WIB

Cara Mengatasi Tombol Cook Magic Com Jeglek Sendiri, padahal Nasi Belum Matang

Cara Mengatasi Tombol Cook Magic Com Jeglek Sendiri, padahal Nasi Belum Matang

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 07:45 WIB

×