Ditinggal Pembantu Mudik? Coba Nih Jasa Infal, Siapkan Uang Segini

Iwan Supriyatna | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 31 Mei 2019 | 13:42 WIB
Ditinggal Pembantu Mudik? Coba Nih Jasa Infal, Siapkan Uang Segini
Sejumlah Pembantu Rumah Tangga (PRT) pengganti alias infal tampak beraktivitas di salah satu penyedia jasa tenaga kerja di Jakarta, Sabtu (9/6/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Jasa infal atau pembantu rumah tangga pengganti atau sementara merupakan jasa yang kerap di cari setiap musim lebaran. Mereka biasanya sudah mulai bekerja H-10 hingga H+10 Lebaran.

Berbagai tarif pun ditawarkan oleh para penyedia jasa di saat musim lebaran. Tarifnya pun beragam dari kisaran Rp 175 ribu per hari hingga Rp 350 ribu per hari.

Selain itu para pengguna jasa infal juga akan dikenakan biaya administrasi.

Penyalur Yayasan Baby Sitter-Suster Lansia dan Asisten Rumah Tangga Tiara kasih Bunda Irena Elandana mengatakan, sebelum menggunakan jasa infal, para pengguna jasa diharuskan menyertakan KTP, mengisi perjanjian kerja dan membayar biaya administrasi sebesar Rp 1 juta.

Uang tersebut kata Irena untuk garansi jasa infal lebaran.

"User harus bawa detail data pribadi berupa KTP identitasnya, karena kan nanti mengisi perjanjian kerja MoU antara user dengan lembaga. Kemudian bayaran administrasi Rp 1 juta untuk garansi 1 kali," ujar Irena kepada Suara.com, Jumat (31/5/2019).

Sementara untuk tarif jasa infal lebaran, pihaknya mematok harga dari Rp 175 ribu hingga Rp 200 ribu per hari.

Rinciannya untuk asisten rumah tangga (ART) infal yakni Rp 175 ribu dan untuk suster Rp 200 ribu per hari.

"Tarifnya Rp 175 ribu per hari kalau PRT. Untuk suster Rp 200 ribu perhari. Suster itu ada untuk lansia dan mengurus balita, bayi," kata Irena.

Harga tarif infal tersebut memang tak jauh berbeda. Di CV Yusa Yayasan Kristen yang juga penyalur infal, tarif untuk ART infal mulai dari harga Rp 200 ribu per hari.

Penyalur infal dari CV Yusa Yayasan Kristen, Sisca Yati mengatakan, sebelum menggunakan jasa infal, calon majikan juga harus membayar biaya mulai dari harga Rp 500.000.

"Paling rendah PRT Rp 200 ribu per hari tapi kita ada nego," kata Sisca.

Hal yang sama juga dikatakan salah satu penyalur infal dari LPK Pancaran Kasih, Andriyani.

Andriyani menuturkan, pihaknya juga menetapkan biaya administrasi sebelum calon majikan menggunakan jasa infal.

Untuk biaya administrasi yakni dikenakan biaya Rp 600 ribu. Adapun untuk tarif infal lebaran yakni Rp 200 ribu sehari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembantu Infal Mahal, Ini Alternatif Jasa Bersih-Bersih saat ART Mudik

Pembantu Infal Mahal, Ini Alternatif Jasa Bersih-Bersih saat ART Mudik

Lifestyle | Kamis, 30 Mei 2019 | 15:07 WIB

Mengaku Diperkosa Suami Majikan, PRT Asal Indonesia Dibui di Singapura

Mengaku Diperkosa Suami Majikan, PRT Asal Indonesia Dibui di Singapura

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 16:35 WIB

Bekerja Jadi PRT, Sepasang Kekasih Bekerja Sama Gasak Perhiasan Majikan

Bekerja Jadi PRT, Sepasang Kekasih Bekerja Sama Gasak Perhiasan Majikan

Jabar | Selasa, 07 Mei 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:10 WIB

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:04 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:52 WIB

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:46 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar

Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:43 WIB

Siap-siap! IHSG Bisa Anjlok Setelah Libur Panjang, Simak Rekomendasi Saham

Siap-siap! IHSG Bisa Anjlok Setelah Libur Panjang, Simak Rekomendasi Saham

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:31 WIB

IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir

IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:23 WIB

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB