FedEx Akhiri Kontrak Pengiriman Paket dengan Amazon

Bangun Santoso | Muslimin Trisyuliono
FedEx Akhiri Kontrak Pengiriman Paket dengan Amazon
Ilustrasi aplikasi belanja online Amazon pada ponsel pintar (Shutterstock).

Amazon tengah fokus membangun jaringan pengirimannya sendiri

Suara.com - Perusahaan penyedia jasa pengiriman asal Amerika Serikat FedEx menyatakan akan mengakhiri kontrak dengan Amazon terkait pengiriman paket untuk ukuran kecil. Hal tersebut dilakukan karena ritel online berfokus membangun jaringan pengirimannya sendiri.

Dilansir dari Reuters, FedEx mengkonfirmasi pada hari Rabu (7/8/2019) perusahaan membuat keputusan setelah dua bulan lalu mengambil langkah tidak memperpanjang kontrak untuk pengiriman kargo ekspres melalui pesawat.

"Perusahaan ini konsisten dengan strategi kami untuk fokus pada pasar e-commerce yang lebih luas," ujar FedEx.

Selain itu, Amazon dalam sebuah pernyataan mengatakan "Terus berinovasi untuk meningkatkan pengalaman operator dan mengevaluasi kembali hubungan operator kami,".

Amazon telah memperluas jaringan pengiriman pesawat truk dan van sendiri yang dianggap mengancam jangka panjang untuk potensi FedEx dan saingannya United Parcel Service yang sebagian besar pelanggannya yaitu e-commerce.

Analis mengatakan tindakan Amazon telah mengamankan tarif yang lebih baik untuk pengiriman paket di pesawat. Sehingga tidak ada alasan bagi perusahaan untuk bermitra dengan FedEx.

Diketahui, Amazon menyumbang kurang lebih 1,3 persen pendapatan FedEx di tahun lalu. Amazon yakin dengan putusnya kontrak akan mendapat manfaat yaitu volume pengiriman ritel online akan lebih tinggi.

FedEx sudah memperingatkan pada Juni bahwa ketegangan perdagangan AS dan China dan memutuskan kontrak dengan Amazon akan merusak kinerja fiskal tahun 2020.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS