Perkuat Lini Bisnis, PT Pos Indonesia akan Gunakan Layanan Jemput Bola

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 28 Agustus 2019 | 00:05 WIB
Perkuat Lini Bisnis, PT Pos Indonesia akan Gunakan Layanan Jemput Bola
PT Pos Indonesia (Persero) (Dok : PT Pos Indonesia (Persero).

Suara.com - Di tahun ke-273 tahun, PT Pos Indonsia (Persero) menyatakan akan terus bertransformasi dan berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk memperkuat lini bisnis non finansial menjadi lebih baik.  Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Gilarsi W. Setijono mengatakan, transformasi lini bisnis jasa kurir yang akan dilakukan oleh Pos Indonesia adalah menggunakan skema layanan pengiriman atau jemput bola.

“Konsumen tak perlu datang ke kantor pos untuk mengirim atau mengambil paket kiriman barang. Intinya, perseroan menjemput dan mengantarkan barang secara langsung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gilarsi mengungkapkan, pihaknya akan fokus mengejar konsumen melalui media sosial.

“Misalnya online seller, barangnya ditaruh di gudang milik Pos Indonesia. Mereka hanya suplai data elektronik, nanti kami urus packing barang hingga delivery, semoga akan masif ke depan,” terang Gilarsi.

Tak hanya itu, Pos Indonesia juga melakukan transformasi dengan menambah jam operasional di 117 kantor cabang. Bila semula hanya pada jam kerja, kini menjadi 24 jam setiap hari. Hal itu dilakukan demi memenuhi kebutuhan konsumen.

Tak ketinggalan, lanjut Gilarsi, perseroan juga berupaya memanfaatkan teknologi platform mobile untuk menjangkau konsumen di berbagai wilayah tanpa batasan. Demi mengikuti perkembangan zaman, perseroan juga berupaya menjalankan model bisnis monetisasi data secara perlahan.

Upaya awal dilakukan dengan memanfaatkan kemampuan teknologi artificial intelligent dan big data yang dimiliki Pos Indonesia. Sepanjang 2019 ini, imbuh Gilarsi, perseroan berencana mendorong kinerja pendapatan pos logistik hingga mencapai Rp 1 triliun.

Begitu pula dengan lini pos finansial. Kinerja jasa keuangan diharapkan terus berada pada treknya saat ini, meskipun industri ini diproyeksikan akan menjadi sunset bagi Pos Indonesia ke depan.

Sektor jasa layanan keuangan, saat ini berhasil meraup keuntungan hingga Rp 270 juta, dari semula mengalami kerugian Rp 6,3 miliar. Terakhir, lini bisnis pos properti diharapkan mampu bertransformasi dengan membangun sejumlah gedung komersial, paling tidak dalam kurun 5 tahun ke depan.

baca juga
Logo PT Pos Indonesia. (Dok : Pos Indonesia).
Logo PT Pos Indonesia. (Dok : Pos Indonesia).

“Kami tengah menyiapkan pembangunan commercial building di kantor pos ibu kota, yang ke depannya diproyeksikan akan mempu mendorong revenue perusahaan,” tambah Gilarsi.

Pada 2019, Yakin Mampu Raih Rp 5 Triliun

Melalui upaya transformasi di seluruh anak usaha, Pos Indonesia yakin mampu meraih pendapatan hingga Rp 5 triliun pada 2019. Kontribusi pendapatan mayoritas diperkirakan berasal dari anak usaha pos logistik sebesar Rp 3,3 triliun, sementara pos finansial sekitar Rp 800 juta.

Sementara itu, terkait kinerja keuangan Pos Indonesia, jika mengutip laporan keuangan tahun buku 2018, Pos Indonesia berhasil mencatat pendapatan bersih yang memuaskan sepanjang 2018.

Angkanya mencapai Rp 4,87 triliun, atau naik 12,73 persen dari pendapatan bersih tahun sebelumnya Rp 4,32 triliun. Berdasarkan lini bisnis, usaha di sektor logistik mengalami lonjakan kinerja keuangan mencapai 44,48 persen, sementara itu, lini bisnis jasa kurir meningkat 14 persen, dan jasa keuangan turun tipis 7,7 persen.

Maraknya aktivitas e-commerce dianggap menjadi peluang bagi PT Pos Indonesia untuk meningkatkan pendapatan dari lini bisnis kurir. Tahun lalu, pendapatan jasa kurir perseroan mendominasi dengan porsi Rp 3 triliun, atau sekitar 60 persen dari total pendapatan dalam setahun.

Alhasil, capaian kinerja dari berbagai lini bisnis itu mendorong PT Pos Indonesia berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp127 miliar sepanjang tahun lalu.

“Tahun ini, Pos Indonesia menargetkan bisa meraup pendapatan bersih sebesar Rp 5,88 triliun, atau melonjak 20 persen dari realisasi tahun lalu. Tak hanya itu, laba tahun berjalan juga ditargetkan bisa meningkat 39 persen menjadi Rp 177,52 miliar,” pungkas Gilarsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

273 Tahun, PT Pos Indonesia Selalu Ingin Beri Layanan Terbaik

273 Tahun, PT Pos Indonesia Selalu Ingin Beri Layanan Terbaik

Bisnis | Selasa, 27 Agustus 2019 | 00:05 WIB

273 Tahun Pos Indonesia, Ingin Tetap Relevan Sepanjang Masa

273 Tahun Pos Indonesia, Ingin Tetap Relevan Sepanjang Masa

Bisnis | Senin, 26 Agustus 2019 | 16:55 WIB

Nasib PT Pos, Menkominfo: Pernah Diinisiasi Jadi Layanan Seperti Bank

Nasib PT Pos, Menkominfo: Pernah Diinisiasi Jadi Layanan Seperti Bank

Bisnis | Kamis, 25 Juli 2019 | 20:46 WIB

Hadapi Revolusi Industri 4.0 Pos Indonesia Siap Ganti Model Bisnis Lama

Hadapi Revolusi Industri 4.0 Pos Indonesia Siap Ganti Model Bisnis Lama

Bisnis | Kamis, 25 Juli 2019 | 14:02 WIB

Model Bisnis PT Pos Indonesia Ketinggalan Zaman, KemenBUMN: Kita Ubah

Model Bisnis PT Pos Indonesia Ketinggalan Zaman, KemenBUMN: Kita Ubah

Bisnis | Rabu, 24 Juli 2019 | 11:26 WIB

PT Pos Bantah Pinjam Duit ke Bank buat Gaji Karyawan dan Mau Bangkrut

PT Pos Bantah Pinjam Duit ke Bank buat Gaji Karyawan dan Mau Bangkrut

Bisnis | Senin, 22 Juli 2019 | 17:14 WIB

Terkini

Sifat Shio Anjing yang Sangat Setia dan Berjiwa Pelindung, Benarkah Selalu Jadi Sosok Terpercaya?

Sifat Shio Anjing yang Sangat Setia dan Berjiwa Pelindung, Benarkah Selalu Jadi Sosok Terpercaya?

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Nonton Pestapora 2026 Tanpa Bikin Dompet Menangis dengan Promo dari BRI

Nonton Pestapora 2026 Tanpa Bikin Dompet Menangis dengan Promo dari BRI

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Nomor 0881 Kartu Apa? Ternyata Operator Smartfren, Ini Kode Nomor Prefix Lainnya

Nomor 0881 Kartu Apa? Ternyata Operator Smartfren, Ini Kode Nomor Prefix Lainnya

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan: Tunggu Hasil Penyelidikan

Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan: Tunggu Hasil Penyelidikan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Ikuti Putusan MK, Purbaya Akan Pisahkan MBG dari Dana Pendidikan Mulai 2028

Ikuti Putusan MK, Purbaya Akan Pisahkan MBG dari Dana Pendidikan Mulai 2028

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mencuci Brush Makeup Pakai Sabun Apa? Ini Cara Membersihkannya agar Tetap Awet

Mencuci Brush Makeup Pakai Sabun Apa? Ini Cara Membersihkannya agar Tetap Awet

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:05 WIB

0812 Nomor Apa? Kenali Kode Area dan Daerah Asal Kartu Telkomsel

0812 Nomor Apa? Kenali Kode Area dan Daerah Asal Kartu Telkomsel

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Nahdliyin Muda Serukan 7 Tuntutan, Diadang Banser di Muktamar NU

Nahdliyin Muda Serukan 7 Tuntutan, Diadang Banser di Muktamar NU

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Intip Rencana Bisnis SWAP Usai IPO

Intip Rencana Bisnis SWAP Usai IPO

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Samsung Galaxy Watch9 Rilis, Bawa AI Kesehatan dan Snapdragon Wear Elite

Samsung Galaxy Watch9 Rilis, Bawa AI Kesehatan dan Snapdragon Wear Elite

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×