Para Petani di Lamongan Terima Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 13 September 2019 | 08:56 WIB
Para Petani di Lamongan Terima Klaim Asuransi Usaha Tani Padi
Pelatihan alat mesin pertanian bagi petani. (Dok : Kementan)

Suara.com - Para petani di Desa Truni, Kecamatan Babat, Lamongan, Jawa Timur, menerima klaim gagal panen program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Klaim diserahkan oleh Bupati Lamongan Fadeli  secara simbolis, untuk musim tanam April September 2019.

Adapunluas lahan pertanian yang diasuransikan melalui program ini mencapai 34 ribu hektare. Klaim tersebut dibayarkan setelah melalui survei kerusakan yang dilakukan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) selaku pelaksana program.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Lamongan, Aris Setiadi mengungkapkan, bukti klaim yang dibayarkan di musim tanam itu mencapai Rp 95 juta. Di musim tanam pertama dan kedua 2018, lahan pertanian yang diasuransikan mencapai 136.103 hektare.

"Biasanya petani hanya pada musim tertentu mengasuransikan lahan pertaniannya, misalnya jika dirasa akan terjadi banjir atau serangan hama," ujar Fadeli, Jatim, Kamis (13/9/2019).

Ia menambahkan, pihaknya menyambut positif semakin banyak lahan pertanian di Lamongan yang diasuransikan. Menurutnya, ini sebagai bagian dari prinsip petani modern, untuk mengantisipasi risiko gagalnya pertanian karena bencana alam atau serangan hama.

"Ini bisa membentengi petani untuk berutang kepada tengkulak jika mereka mengalami gagal panen," katanya.

Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menambahkan, AUTP dirasa penting bagi petani, utamanya menghadapi musim kering seperti saat ini. Jadi sayang sekali jika petani tidak mau ikut dalam asuransi ini.

"Preminya murah, karena dapat subsidi dari pemerintah. Hanya Rp 36 ribu per hektare, dari aslinya Rp 180 ribu. Sayang sekali kalau petani tidak ikut, karena jika mereka gagal panen, kan ada uang yang akan cair sebesar Rp 6 juta per hektare. Ini sangat membantu petani," ujarnya.

Mendapati banyak petani Lamongan yang belum banyak ikut AUTP, Sarwo minta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan untuk rajin mensosialisasikan AUTP kepada para petani.

baca juga

"Tolong AUTP ini terus disosialisasikan kepada petani di sini, karena sangat bermanfaat buat petani," kata Sarwo.

Terkait musim kemarau, selain program AUTP, Kementan melalui Ditjen PSP telah melakukan berbagai usaha dalam mengatasi kekeringan. Upaya penanggulangan gagal panen akibat bencana kekeringan ini sebenarnya sudah dilakukan, seperti menginformasikan kepada para petani terkait iklim berdasar pantauan BMKG, memberikan rekomendasi budidaya tanaman dan menyarankan penggunaan varietas toleran kekeringan.

Selain itu, pemerintah juga minta petani mengikuti pola tanam yang telah ditetapkan, termasuk minta mereka untuk menggunakan pupuk organik, yang akan meningkatkan daya ikat air dalam tanah.

Sarwo menambahkan, untuk mencegah semakin luasnya lahan pertanian yang terkena kekeringan dan puso, pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, dari mulai pemerintah daerah dan TNI untuk memetakan kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) dan pemanfaatan sumber air yang harus dibangun.

"Sekarang kita sudah banyak membangun sumber air, baik sumur dangkal, embung, dan damparit. Kita juga telah melakukan program pompanisasi, sehingga diharapkan kekeringan untuk tahun ini bisa teratasi," katanya.

Lahan pertanian yang dapat diklaimkan harus memiliki kerusakan minimal 75 persen. Kerusakan atau gagal panen biasanya terjadi karena, baik itikus atau wereng, serta musibah banjir maupun kekeringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan : Penyediaan Air Jadi Kunci Peningkatan Produksi Pangan

Kementan : Penyediaan Air Jadi Kunci Peningkatan Produksi Pangan

Bisnis | Rabu, 11 September 2019 | 08:46 WIB

Kementan : Petani Serasi Sebaiknya Ikut dalam Asuransi Usaha Tani Padi

Kementan : Petani Serasi Sebaiknya Ikut dalam Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Selasa, 10 September 2019 | 11:53 WIB

Kementan Jamin Petani Tak Kesulitan Dapatkan Kartu Tani

Kementan Jamin Petani Tak Kesulitan Dapatkan Kartu Tani

Bisnis | Jum'at, 06 September 2019 | 10:35 WIB

Efektifkan Informasi, Kementan Gelar Workshop Program Perluasan Areal

Efektifkan Informasi, Kementan Gelar Workshop Program Perluasan Areal

Bisnis | Jum'at, 06 September 2019 | 09:30 WIB

Kementan dan Pemprov Sumut Optimistis Mampu Tingkatkan Produksi Padi

Kementan dan Pemprov Sumut Optimistis Mampu Tingkatkan Produksi Padi

Bisnis | Rabu, 04 September 2019 | 09:08 WIB

Percepat Target Produksi, Kementan Terapkan Teknologi 4.0

Percepat Target Produksi, Kementan Terapkan Teknologi 4.0

Bisnis | Rabu, 04 September 2019 | 08:00 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×