Tren Ekspor Sejumlah Komoditas Asal Banten Meningkat

Fabiola Febrinastri

Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:22 WIB
Tren Ekspor Sejumlah Komoditas Asal Banten Meningkat
Peningkatan ekspor komoditas pertanian asal Banten.  (Dok : Kementan)

Suara.com - Berdasarkan data automasi IQFAST, Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), menyatakan, ada peningkatan ekspor komoditas pertanian asal Banten.  Hingga September 2019, ada 23 jenis yang diekspor dibanding periode yang sama pada 2018, yang hanya 15 jenis.

Penambahan jenis komoditas tersebut adalah akar pasak bumi, daun sirsak kering, kelor, gandung pellet, herbarium, gandum olahan, rumput laut dan tepung terigu.

Indikator lainnya adalah jumlah eksportir, yang bertambah 4 sehingga menjadi 16 eksportir, dengan negara tujuan ekspor menjadi 31 negara. Tambahan 6 negara tersebut adalah Jepang, Afrika Selatan, Tonga, Irak, East Timor dan Timor Leste.

"Program Agro Gemilang, yang telah dicanangkan Menteri Pertanian di awal tahun ini, mulai memetik hasil di Banten," kata Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, saat melakukan monitoring pemeriksaan karantina di gudang pemilik, PT Golden Green Mills , Cilegon, Rabu (9/10/2019).

Menurutnya, Program Ayo Gerakan Ekspor komoditas pertanian oleh Generasi Milenial Bangsa, yang digagas pihaknya berupa bimbingan teknis bagi pelaku usaha di bidang agribisnis, khususnya kaum muda atau yang baru mulai memasuki pasar ekspor.

Di era perdagangan global saat ini, pemenuhan persyaratan teknis Sanitary and Phytosanitary (SPS) pada produk pertanian yang akan diekspor menjadi syarat mutlak. Untuk itu, Barantan dengan tugas dan fungsi sebagai fasilitator perdagangan produk pertanian menjadi garda terdepan dalam mengawal produk ekspor pertanian.

"Selaku otoritas karantina, kami menjadi penjamin kesehatan dan keamanan produk agar dapat diterima di negara tujuan ekspor," tambah Jamil.

Program ini dilakukan secara serentak di Unit Kerja Karantina Pertanian seluruh Indonesia dan terus dipantau peningkatan kinerja eksportasinya.

"Jika ada hambatan, kita mitigasi dan carikan solusinya bersama-sama dengan direktorat teknis, pemerintah daerah, asosiasi dan pelaku usaha. Jika ada hambatan dengan negara mitra dagang, kamipun melakukan upaya harmonisasi persyaratan teknis," tambahnya lagi.

baca juga

Inovasi Jaminan Layanan Prima dari Karantina Cilegon
Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Raden Nurcahyo Nugroho, saat mendampingi kunjungan kerja menyampaikan, lalu lintas komoditas pertanian antar area Jawa dan Sumatera, serta antar negara yang melalui wilayah kerjanya cukup tinggi. Selain penerapan layanan dengan sistem 24/7, pihaknya juga telah memilki inovasi SOP Checker.

Inovasi yang berbasis-web ini dimaksudkan agar dapat mengontrol pelaksanaan layanan karantina, yang sesuai dengan standar prosedur yang berlaku.

"Ini perangkat pengendali, baik administrasi maupun teknis, sehingga pengguna jasa dipastikan mendapat layanan prima, terlebih bagi proses bisnis ekspor, layanan 'karpet merah' kami siapkan," kata Raden.

Pada saat yang sama, Raden Nurcahyo juga melepas komoditas ekspor asal Provinsi Banten, dengan total volume 916 ribu metrik ton (MT), senilai Rp 3,7 miliar. Produk berupa olahan dari sub sektor tanaman pangan masing-masing adalah corn starch, wheat brand, whead flour ke Filipina dan Papua Nugini.

Ketiga perusahaan pemilik komoditas diatas menyebutkan, pihaknya mengapresiasi layanan karantina Cilegon. Pada 2019, Januari - September, ketiga perusahaan, yaitu PT. Tereos FKS Indonesia, PT. Bungasari Flour Mills dan PT. Golden Grain Mills, telah merealisasikan ekspor.

Adapun nilai masing-masing adalah PT. Tereos FKS Indonesia yaitu 37,9 juta MT dengan nilai Rp 151, 5 miliar, PT. Bungasari Flour Mills yaitu 7,04 juta MT dengan nilai Rp 29,4 miliar dan PT. Golden Grain Mills yaitu 2,6 juta MT dengan nilai Rp 7,9 miliar.

Sementara itu, PT. Tereos FKS Indonesia dalam realisasi ekspor, pada Januari - September, mencatat kenaikan 96,96 persen dari tahun 2018, yakni sebanyak 16,6 juta MT dengan nilai Rp 76,9 miliar dibandingkan di tahun 2019 sebanyak 37,9 juga MT dengan nilai Rp 151,5 miliar.

"Bersama dengan seluruh staleholder, kita optimalkan Program Agro Gemilang, agar bisa mendongkrak kinerja ekspor pertanian. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama menjaga status kesehatan hewan dan tumbuhan agar produk pertanian kita aman dikonsumsi, lestari dan laris di pasar global," tutup Jamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Dukung Program Prioritas Toli-Toli Pertahankan Lahan Pertanian

Kementan Dukung Program Prioritas Toli-Toli Pertahankan Lahan Pertanian

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2019 | 09:41 WIB

Pemilik Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Prioritas Dapat Bantuan

Pemilik Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Prioritas Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 09 Oktober 2019 | 11:19 WIB

Efektif Atasi Penyakit Padi, Kementan Kenalkan Pengendali Hayati

Efektif Atasi Penyakit Padi, Kementan Kenalkan Pengendali Hayati

Bisnis | Selasa, 08 Oktober 2019 | 14:02 WIB

58 Peneliti Dunia Bahas Perubahan Iklim Global dan Pertanian di Bali

58 Peneliti Dunia Bahas Perubahan Iklim Global dan Pertanian di Bali

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 10:55 WIB

Mentan Lakukan Gerakan Mekanisasi dan Pertanian Organik di Morowali

Mentan Lakukan Gerakan Mekanisasi dan Pertanian Organik di Morowali

Bisnis | Selasa, 08 Oktober 2019 | 10:49 WIB

Kementan akan Optimalkan Kartu Tani dengan Membentuk Tim Lintas Sektor

Kementan akan Optimalkan Kartu Tani dengan Membentuk Tim Lintas Sektor

Bisnis | Selasa, 08 Oktober 2019 | 08:47 WIB

Terkini

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 15:50 WIB

Harimau Malaya Datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Jersey Anyar, Siap Tantang Indonesia di GBK

Harimau Malaya Datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Jersey Anyar, Siap Tantang Indonesia di GBK

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:46 WIB

Kecelakaan VW Tiguan vs Sedan Mazda di Tol Wiyoto Wiyono, Pembatas Jalan Jebol

Kecelakaan VW Tiguan vs Sedan Mazda di Tol Wiyoto Wiyono, Pembatas Jalan Jebol

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:44 WIB

Apa Perbedaan Sudut Pusat dan Sudut Keliling Lingkaran?

Apa Perbedaan Sudut Pusat dan Sudut Keliling Lingkaran?

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 15:41 WIB

Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano

Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:34 WIB

6 Zodiak yang Gampang Emosi dan Sensitif, Lengkap Tips Menghadapinya

6 Zodiak yang Gampang Emosi dan Sensitif, Lengkap Tips Menghadapinya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:34 WIB

Cekcok soal Parkir Rp10 Ribu, Ojol Ditikam Jukir di Samping Mal Ratu Indah

Cekcok soal Parkir Rp10 Ribu, Ojol Ditikam Jukir di Samping Mal Ratu Indah

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 15:29 WIB

PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Wali Kota, Yandri Susanto Dorong Dede Rohana Maju 2029

PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Wali Kota, Yandri Susanto Dorong Dede Rohana Maju 2029

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 15:27 WIB

Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali

Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 15:26 WIB

World Cleanup Day 2026, JHL Group Gandeng Banksasuci Bersihkan Sampah di Sungai Cisadane

World Cleanup Day 2026, JHL Group Gandeng Banksasuci Bersihkan Sampah di Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 15:21 WIB

×