BI: Kondisi Global Buat Arus Modal Masuk ke Saham Naik Turun

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 16:15 WIB
BI: Kondisi Global Buat Arus Modal Masuk ke Saham Naik Turun
Gubernur BI, Perry Warjiyo. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) masih mencatat adanya aliran modal yang masuk ke Indonesia. Hingga saat ini, aliran modal yang masuk mencapai Rp 195,5 triliun.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan jumlah aliran arus modal itu terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) Rp 140,6 triliun. Sisanya, aliran modal masuk ke pasar saham Rp 52,9 triliun.

Menurut Perry, Arus modal yang masuk pasar saham sempat naik turun, akibat ketidakpastian global.

"Sementara arus investasi portfolio ke saham memang, saham itu memang lebih colatille, bergerak naik turun, keluar masuk, ke Indonesia dan terutama pada masa-masa ini banyak kondisi-kondisi global yang berpengaruh terhadap besarnya aliran modal asing masuk ke saham. Sementara kalau SBN itu masih cukup positif," kata Perry saat ditemui di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Meski demikian Perry menyebut dengan masih masuknya aliran modal asing ini membuktikan kepercayaan investor masih tinggi ke Indonesia.

"Itu menunjukkan confidence terhadap ekonmi Indonesia maupun juga imbal hasil investasi di dalam negeri khususnya yang terkait dengan SBN masih cukup kuat dan itu terbukti dari berlanjutnya arus investasi portfolio ke SBN," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cadangan Devisa Turun, Hingga Akhir September Capai Rp 1.759,5 Triliun

Cadangan Devisa Turun, Hingga Akhir September Capai Rp 1.759,5 Triliun

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 10:47 WIB

Hasil Survei BI: Awal Oktober, Harga Daging Ayam Ras dan Tomat Naik

Hasil Survei BI: Awal Oktober, Harga Daging Ayam Ras dan Tomat Naik

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 15:53 WIB

Modal Asing Masuk ke RI Hingga 3 Oktober 2019 Capai Rp 192,6 Triliun

Modal Asing Masuk ke RI Hingga 3 Oktober 2019 Capai Rp 192,6 Triliun

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 14:23 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×