5 Tahun Jokowi-JK, Ekonom Core: Pembangunan Infrastruktur Kurang Optimal

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 18 Oktober 2019 | 11:26 WIB
5 Tahun Jokowi-JK, Ekonom Core: Pembangunan Infrastruktur Kurang Optimal
Suasana lokasi proyek infrastruktur Light Rail Transit (LRT) Cawang-Dukuh Atas di Jalan Rasuna Said, Jakarta, masih tampak sepi dari aktivitas pekerja pada libur lebaran hari ke-4, Senin (18/6/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Sebentar lagi, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Jusuf Kalla (JK) berakhir. Banyak catatan merah yang perlu diperbaiki di masa mendatang.

Piter Redjalam Abdullah Ekonom Centre of Reform on Economics (CORE) mengatakan, sebetulnya era Jokowi dengan maraknya pembangunan infrastruktur menjadi katalis positif bagi dirinya, karena berani melakukan terobosan besar dalam hal pembangunan, tapi sayangnya pembangunan infrastruktur tersebut dirasa kurang optimal.

"Tapi sayangnya kebijakan infrastruktur ini kurang dirancang tidak didesain dari awal itu bagaimana pemanfaatannya sehingga hasilnya kurang maksimal. Itu saja yang kurang," kata Piter di Hotel Westin Jakarta, Kamis (17/10/2019) kemarin.

Namun kalau dibilang gagal, Piter menolaknya lantaran ada juga keberhasilan yang di dapat, hanya ada beberapa program Jokowi yang dinilai kurang optimal.

"Kalau gagal, gagal menurut saya tidak punya catatan kegagalan dari pak Jokowi, tapi kalau kurang optimal saya masih melihat banyak," katanya.

"Masih banyak sekali yang kurang optimal karena sekali lagi memang tidak bisa melakukan semuanya. Pak Jokowi pikiran dari awalnya membangun infrastruktur akan beres semua tapi tidak. Kita berharap dia belajar dari situ," tambah Piter.

Kedepannya kata dia, pembangunan ekonomi Indonesia tidak harus bertumpu pada satu sektor tapi harus dikembangkan secara komprehensif sebagai bentuk strategi yang utuh dan saling terikat.

"Tujuan kita mau kemana, mana saja yang kita mau kembangkan," katanya.

Piter mencontohkan, salah satu sektor ekonomi yang ditinggalkan adalah sektor industri, dimana di era Jokowi-JK sektor ini kurang sekali mendapatkan perhatian.

baca juga

"Salah satu yang ditinggalkan itu adalah industri. Di zaman pak Jokowi juga industri turun, tapi tidak bisa disalahkan sepenuhnya kepada Pak Jokowi karena proses penurunan itu sudah berlangusng sekitar 11 tahun lalu kontribusi dari industri turun, sayangnya pada periode Jokowi tidak ada upaya menghambat laju penurunan itu petumbuhan industri sekarang bahkan di bawah 5 persen seharusnya di negara-negara lain lebih dari 20 persen ini yang disayangkan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pelantikan Presiden, Sejumlah Ruas Jalan Menuju DPR Mulai Dialihkan

Jelang Pelantikan Presiden, Sejumlah Ruas Jalan Menuju DPR Mulai Dialihkan

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 11:22 WIB

Mahasiswa UIN Jakarta Siapkan Tim untuk Gugat UU KPK Lewat Judicial Review

Mahasiswa UIN Jakarta Siapkan Tim untuk Gugat UU KPK Lewat Judicial Review

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 10:27 WIB

Media Asing Sebut 7 Orang Ini Bakal Jadi Menteri Jokowi, Ada Nama Prabowo

Media Asing Sebut 7 Orang Ini Bakal Jadi Menteri Jokowi, Ada Nama Prabowo

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 10:17 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×