Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Lima Tahun ke Depan, Pemerintah Genjot Pembangunan Jalan dan Jembatan

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 06 November 2019 | 18:24 WIB
Lima Tahun ke Depan, Pemerintah Genjot Pembangunan Jalan dan Jembatan
Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat John Wempy Wetipo. (Suara.com/ Dian Kusumo Hapsari).

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan terus menggenjot pembangunan infrastruktur khusunya jalan dan jembatan dalam lima tahun pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri PUPR John Wempy Wetipo.

Pembangunan jalan dalam lima tahun ke depan tersebut termasuk dukungan pembangunan jalan di ibu kota baru yang ada di Kalimantan Timur.

"Pembangunan ini akan difokuskan untuk mendukung kawasan tertinggal, kawasan industri, perkotaan dan destinasi wisata terutama destinasi wisata prioritas," kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat John Wempy Wetipo dalam sambutannya pada acara Konferensi Nasional Teknik Jalan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Berdasarkan data Kementerin PUPR, dalam lima tahun ke depan, pemerintah akan membangun 1.500 km jalan tol, 2.500 km jalan baru dan 60.000 m jembatan baru/flyover. Artinya, pembangunan jalan tol hingga 2024 akan lebih digenjot.

Sugiyartanto mengatakan, dalam rencana strategis tahunan khusus untuk pembangunan jalan dan jembatan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah mencapai target.

"2015-2019 Bina Marga punya target 1.000 km jalan tol, 2.650 km jalan baru, dan rencana jembatan baru 29.859 meter. Di 2015-2018 capaian pembangunan kita untuk pembangunan jalan sudah tercapai 3.387 km meski dari sisi pengamanan belum tuntas," kata Sugiyartanto.

Sedangkan untuk pembangunan jalan nasional pun masih berlanjut hingga tahun 2019, dengan penambahan 732 km lagi, jadi total jalan nasional yang telah terbangun nantinya, mencapai 4.119 km. Sementara untuk jalan tol, kata dia, secara keseluruhan dalam target program kerja yaitu sepanjang 1.000 km akan selesai di akhir tahun 2019.

“Sampai dengan saat ini 2015-2018 sudah tercapai sekitar 782 km. Kita sudah merasakan dari Merak ke Surabaya ke Pasuruan. Di dalamnya, Tol Trans Jawa itu di dalamnya ada tol yang sebelum 2015. Sebagian ada tol di Sumatera dan luar Jawa lainnya,” ujarnya.

Pemerintahpun menargetkan pembangunan jalan tol tahun 2019 sepanjang 1.070 km. Total pembangunan jalan tol nantinya, di masa pemerintahan Presiden Jokowi mencapai 1.852 Km.

Sedangkan khusus untuk jembatan, ujar dia, yang sudah dilakukan untuk pelaksanaan dan selesai sampai 2018 yaitu sepanjang 41.063 meter termasuk jembatan baru, gantung, dan pemeliharaan rutin jembatan.

Untuk tahun 2015, tambahnya, sepanjang 14.952 meter, 2016 sepanjang 24.425 meter dan di tahun 2018 mencapai 41.063 meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Era Industri 4.0, Kementerian PUPR Pakai Teknologi BIM Garap Infrastruktur

Era Industri 4.0, Kementerian PUPR Pakai Teknologi BIM Garap Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 06 November 2019 | 14:41 WIB

Jokowi Janji Huntap Untuk Warga Palu Selesai Akhir 2020

Jokowi Janji Huntap Untuk Warga Palu Selesai Akhir 2020

Bisnis | Selasa, 29 Oktober 2019 | 16:55 WIB

Ditemani Menteri PUPR, Jokowi Tinjau Hunian Tetap di Palu

Ditemani Menteri PUPR, Jokowi Tinjau Hunian Tetap di Palu

Bisnis | Selasa, 29 Oktober 2019 | 14:03 WIB

Bulan Depan, Pemerintah Sesuaikan Tarif Tol Jakarta-Tangerang

Bulan Depan, Pemerintah Sesuaikan Tarif Tol Jakarta-Tangerang

Bisnis | Minggu, 27 Oktober 2019 | 00:55 WIB

Harta Wakil Menteri PUPR Wempi Wetipo Tembus Rp 7 Miliar

Harta Wakil Menteri PUPR Wempi Wetipo Tembus Rp 7 Miliar

Bisnis | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 14:45 WIB

Wamen PUPR dari Papua, Jokowi Minta Genjot Infrastruktur Indonesia Timur

Wamen PUPR dari Papua, Jokowi Minta Genjot Infrastruktur Indonesia Timur

Bisnis | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 12:31 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB