Kisruh Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air Bikin Susah Banyak Orang

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Kisruh Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air Bikin Susah Banyak Orang
Ilustrasi pesawat mendarat (Pixabay/dirkvermeylen)

Perceraian Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia membuat ratusan penumpang terlantar.

Suara.com - Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia Group kembali berpolemik. Dua maskapai nasional yang awalnya sepakat rujuk kembali memutuskan untuk berpisah.

Perceraian Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia itu pun membuat penumpang terlantar.

Salah satu yang terdampak yaitu karyawan swasta Harvesty yang terpaksa mengembalikan tiket penerbangannya, karena tak ada kejelasan dari pihak maskapai Sriwijaya Air.

Kepada awak media dirinya bercerita, awalnya ia memesan tiket penerbangan Sriwijaya Air rute Jakara-Medan sekitar tiga minggu lalu untuk keberangkatan 7 November 2019 via aplikasi Traveloka.

Namun, sehari sebelum penerbangan, Harvesty merasa kesusahan ketika saat ingin melakukan web checkin.

"Munculnya 'no data found', tapi kalau cek data bookingan masih ada itu tiketnya. Terus, sekitar jam 19.30 saya dapat info dari traveloka (via email dan app traveloka) kalau penerbangan saya dibatalkan karena alasan operasional. Terus saya coba telpon CS Sriwijaya berkali-kali, tapi engga bisa tersambung," ujar Harvesty dalam keterangannya, Kamis (7/11/2019).

Setelah itu, karena merasa tak ada kejelasan dari pihak Sriwijaya Air, Harvesty pun memilih menghubungi pihak Traveloka untuk mengembalikan pesanan atau refund tiket penerbangannya.

"Akhirnya saya telepon Traveloka dan minta bantu untuk di refund. Pembatalan aku sudah di approve, tapi uangnya belum di refund. Katanya sih 14 hari kerja," tutur dia.

"Dan info pembatalannya baru saya terima tanggal 6 November jam 19.30 Itupun bukan dari Sriwijaya, tapi dari Traveloka karena saya beli via Traveloka," pungkas dia.

Untuk diketahui, ratusan penumpang pesawat Sriwijaya Air terlantar di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Banten, setelah belasan pesawat tersebut membatalkan penerbangan secara sepihak.

Salah seorang petugas Bandara Soekarno-Hatta di Gerbang D2 Terminal 2 Bandara yang tidak menyebutkan namanya, mengatakan bahwa pembatalan penerbangan dikarenakan ketiadaan pesawat.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS