alexametrics

Diangkat Jadi Staf Khusus Jokowi, Putri Tanjung: Saya Bisa Apa

Iwan Supriyatna | Ummi Hadyah Saleh
Diangkat Jadi Staf Khusus Jokowi, Putri Tanjung: Saya Bisa Apa
Putri Tanjung. (instagram.com/putri_tanjung)

"Terima kasih pak Jokowi sudah mempercayai saya untuk jadi staf khusus di umur yang 23 tahun ini pak."

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Putri Indahsari Tanjung atau Putri Tanjung sebagai Staf Khusus Presiden.

Putri Tanjung yang masih berusia 23 tahun merupakan satu dari tujuh stafsus Presiden dari kalangan milenial.

Usai sesi pengenalan, Putri menyampaikan terima kasih kepada Jokowi yang memilihnya menjadi stafsus presiden.

"Terima kasih pak Jokowi sudah mempercayai saya untuk jadi staf khusus di umur yang 23 tahun ini pak. Jadi memang saya dari umur 15 tahun sudah berkarya sendiri. Mencoba untuk independen," ujar Putri di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11/2019) kemarin.

Baca Juga: Staf Khusus Jokowi Tak Bekerja Full Time, Tapi Harus Capai Target

Putri yang merupakan anak dari pengusaha Chairul Tanjung menceritakan saat berusia 15 tahun, ia mencoba berkarya tanpa campur tangan sang ayah. Pasalnya dirinya selalu dikait-kaitkan dengan sang ayah.

"Awalnya emang dari tekanan, karena setiap orang pasti nyambung nyambungin saya sama bapak saya. Akhirnya saya mau mencoba, saya bisa apa sih sebenarnya," ucap dia.

Karena itu saat masih berusia 15 tahun, ia mendirikan yang namanya Creativepreneur.

Creativepreneur kata Putri merupakan sebuah penyelenggara acara yang menyebarkan virus wirausaha ke seluruh daerah.

"Akhirnya saya di umur 15 tahun mendirikan Creativepreneur, Creativepreneur itu adalah sebuah event organizer, yang khusus menyebarkan virus enterpreneurship pak ke seluruh Indonesia. Dikemasnya anak muda, karena sekarang anak anak muda itu pasarnya ada kemasannya," tutur Putri.

Baca Juga: Gracia Billy, Putra Papua Jadi Staf Khusus Jokowi

Putri meyakini, dengan membangun pola pikir anak-anak muda untuk berwirausaha semakin banyak pengusaha-pengusaha muda di Indonesia.

Komentar