Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Misumi Incar Besarnya Potensi Pasar E-commerce Indonesia

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 26 November 2019 | 10:11 WIB
Misumi Incar Besarnya Potensi Pasar E-commerce Indonesia
Produsen sekaligus distributor komponen standar untuk engineering PT Misumi Indonesia.

Suara.com - Pertumbuhan ecommerce di Indonesia semakin besar, bahkan diproyeksi pasar ecommerce Indonesia tahun 2022 tumbuh hingga Rp 955 triliun. Ecommerce yang banyak dikenal dan diterapkan pebisnis Indonesia adalah model B2C (business-to-consumer) ataupun C2C (consumer-to-consumer).

Selain B2C dan C2C ada juga sektor B2B (business-to-business) yang juga memiliki potensi besar. Di Amerika Serikat (AS), misalnya, perkembangan pasar ecommerce B2B lebih besar dibandingkan B2C pada 2017.

Pasar B2C di Amerika Serikat mencapai 369 miliar dolar AS, sedangkan B2B senilai 889 miliar dolar AS. Begitu pun di China, pasar ecommerce B2B lebih besar dibanding B2C. Potensi pasar B2C di sana senilai 499 miliar dolar AS, sedangkan B2Bnya sebesar 2,65 triliun dolar AS.

Sementara di Korea Selatan, potensi pasar B2C hanya 22 miliar dolar AS pada 2013. Sedangkan potensi pasar B2B-nya lebih besar, yakni 997 miliar dolar AS.

Celah potensi besar tersebut ditangkap oleh PT Misumi yang didirikan pada Juni 2013 dan mulai beroperasi pada September 2013 yang bergerak di industri manufaktur.

“Dengan pertumbuhan bisnis manufaktur di Indonesia, Misumi percaya bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat potensial di masa depan. Setelah 4 tahun beroperasi, pada bulan April 2017, Misumi meluncurkan VONA (Variation & One-stop by New Alliance) dan memperbarui e-katalog kami untuk menawarkan lebih banyak merek dan produk kepada pelanggan kami. Pilihan produk juga bertambah dari waktu ke waktu sehingga memberikan lebih banyak kebebasan kepada pelanggan dalam memilih Misumi sebagai One Stop Solution," kata Presiden Direktur Misumi, Koji Yamada dalam keterangannya, Selasa (26/11/2019).

Koji Yamada mengatakan, bahwa pihaknya ingin menjangkau lebih banyak pelanggan ecommerce.

“Pelanggan dapat mengakses berbagai produk kami di mana saja dan tanpa harus menghubungi staf kami. Juga, seiring tumbuhnya bisnis ecommerce di Indonesia, Misumi percaya ecommerce adalah satu-satunya cara untuk menjangkau lebih banyak pelanggan di Indonesia,” kata Koji Yamada.

Untuk itu Misumi Indonesia berinovasi mengembangkan layanannya, salah satunya dengan unit bisnis VONA (Variation & One-stop by New Alliance), yang mendukung layanan B2B ecommerce. Misumi-VONA merupakan sebuah platform yang menciptakan hubungan global antara kebutuhan pelanggan akan layanan pengadaan yang efisien dan terpadu untuk berbagai produk dan merek serta menawarkan produk-produk di luar brand Misumi.

Misumi adalah platform ecommerce yang menawarkan lebih dari 1.700 merek dengan lebih dari 5 juta produk. Dengan layanan pengiriman terpendek yang hanya 1 sampai 2 hari untuk produk stok (untuk area tertentu).

“Kami baru saja mendirikan gudang baru pada bulan April lalu, dan mulai beroperasi di sana. Ini memungkinkan kami untuk menyimpan 100.000 SKU stok dan mengirimkan produk kami kepada pelanggan lebih cepat dari sebelumnya. Dengan memanfaatkan gudang baru ini, kami meningkatkan jajaran produk VONA dan stok barang mereka secara drastis,” kata Koji Yamada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

E-commerce Pacu Tumbuhnya Ekosistem Pembayaran Digital

E-commerce Pacu Tumbuhnya Ekosistem Pembayaran Digital

Bisnis | Kamis, 21 November 2019 | 16:58 WIB

Perusahaan Baut Ini Siapkan Modal Kerja Rp 20 Miliar di Tahun Depan

Perusahaan Baut Ini Siapkan Modal Kerja Rp 20 Miliar di Tahun Depan

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 19:47 WIB

Hasilkan Produk Substitusi Impor, Kemenperin Pacu Industri Refraktori

Hasilkan Produk Substitusi Impor, Kemenperin Pacu Industri Refraktori

Bisnis | Minggu, 10 November 2019 | 17:22 WIB

Terkini

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:24 WIB

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:18 WIB

Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen

Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:06 WIB

Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya

Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Makin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih "The Asset Triple A di Hong Kong

Makin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih "The Asset Triple A di Hong Kong

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:35 WIB

IHSG 'Ngamuk' Meroket ke Level 7.600

IHSG 'Ngamuk' Meroket ke Level 7.600

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:04 WIB

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan

Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:09 WIB

Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya

Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:59 WIB

Rekor Buruk Rupiah Hari Ini

Rekor Buruk Rupiah Hari Ini

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:39 WIB